Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Gandeng BSI, REI Sulsel Bidik Transaksi Expo Rp100 Miliar

Gandeng BSI, REI Sulsel Bidik Transaksi Expo Rp100 Miliar

  • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk akan menggelar BSI Property and Automotive Syariah Expo 2022. Gelaran selama empat hari, pada 10 – 13 Maret 2022 di Mal Ratu Indah (MaRI), Kota Makassar,  menargetkan penjualan senilai Rp 100 miliar.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sulsel M Sadiq menjelaskan, agenda pameran ini merupakan bukti komitmen asosiasi ini untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan berbagai stakeholder.

“Target penjualan tahun ini sebesar 15 ribu unit rumah. Jumlahnya naik signifikan ketimbang tahun lalu yakni 11 ribu unit. Kami membidik peluang calon konsumen perumahan yang mencari pembiayaan berbasis syariah,” tutur Ketua DPD REI Sulsel M Sadiq, dalam siaran persnya, Sabtu, 5 Februari 2022.

Sadiq mengungkapkan, developer menawarkan berbagai kemudahan dalam gelaran pameran itu. Misalnya,  program DP nol persen, bebas BPHTB (bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), hingga bebas biaya notaris selama pameran berlangsung.

Adapun hunian yang ditawarkan berada di lokasi yang strategis. Tersebar di daerah penyangga perkotaan seperti Kabupaten Maros dan Gowa. “Kondisi industri properti di Sulawesi Selatan kini terus tumbuh. Bahkan angkanya di atas nasional,” tambahnya.

HUT BSI

Deputy Ritel Financing BSI Makassar, Latif mengemukakan, ada berbagai macam keuntungan bagi calon konsumen selama penyelenggaraan pameran. Contohnya, pembiayaan rumah dengan skema syariah dan margin setara 1,11 persen fixed satu tahun.

“Ini expo pertama kali dan hadiah ulang tahun pertama BSI. Semoga pameran bersama REI Sulsel ini berjalan sukses dan lancar,” tuturnya.

Porsi pembiayaan BSI sepanjang kuartal III-2021 tumbuh 7,38 perssen dari Rp 152 triliun menjadi Rp 163,3 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,32 persen (year on year/yoy) menjadi Rp 219,2 triliun seiring meningkatnya pertumbuhan tabungan wadiah.

Saat ini BSI memiliki produk KPR untuk generasi muda yakni Griya Simuda bagi mereka yang berusia 21-40 tahun. Dengan KPR ini, pengguna KPR dapat menikmati angsuran tetap dan ringan serta ekstra tenor sampai dengan 30 tahun. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog Solusi Pendanaan Program 3 Juta Rumah

    Ini Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kunci sukses penyelenggaraan Program 3 Juta Rumah adalah dukungan skema pendanaan yang terjangkau dan berkelanjutan dari ekosistem pembiayaan perumahan. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah merumuskan sejumlah kebijakan terkait pembiayaan kreatif dan alternatif melalui skema baru seperti agunan tanah, insentif pajak, dan peningkatan FLPP hingga 500 ribu unit rumah per tahun dengan […]

  • Indonesia Bahas Peluang Kerjasama Pariwisata dengan Investor Qatar

    Indonesia Bahas Peluang Kerjasama Pariwisata dengan Investor Qatar

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan pertemuan bisnis untuk membahas peluang kerjasama dengan pelaku bisnis dan investor di Doha, Qatar. Pertemuan tersebut antara lain business meeting dengan Qatar Airways, Qatar Investment Authority (QIA), Power International Holding (PIH), serta para travel agent dan tour operator Timur Tengah. Menparekraf Sandiaga mengawali […]

  • Rumah Subsidi

    BP3 Diingatkan Jangan Hanya Menjadi Badan Penagih Dana Konversi!

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3) diharapkan menjadi solusi untuk mengakhiri berbagai hambatan dalam penyediaan rumah rakyat, dan bukan sebaliknya justru menambah rantai birokrasi dalam program rumah rakyat. Sebab merujuk Undang Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, BP3 ini bukanlah organ yang biasa-biasa saja, namun badan yang memiliki kekuatan besar. Ketua Umum […]

  • Konsorsium Investor Spanyol Jajaki Investasi di IKN

    Konsorsium Investor Spanyol Jajaki Investasi di IKN

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konsorsium investor asal Spanyol tengah menjajaki langkah investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan konsorsium tersebut menyatakan rencana untuk berkunjung ke Indonesia usai Lebaran tahun ini untuk bertemu Pemerintah Indonesia dan Badan Otorita IKN. Kabar itu menjadi angin segar menyusul mundurnya Softbank sebagai investor utama megaproyek tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia […]

  • Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil

    Menteri ATR/BPN akan Revisi Aturan RTH

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil menyatakan akan merevisi aturan mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta. Ini dilakukan salah satunya untuk menyelesaikan masalah RTH di Jakarta yang belum memenuhi kewajiban sebesar 30 persen. “Bagaimana kita mengatasi puncak? Kalau kita bekerja bersama, saya akan mengubah aturan tentang RTH […]

  • Bank BTN Bagikan Dividen Rp700,19 Miliar

    Bank BTN Bagikan Dividen Rp700,19 Miliar

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BBTN menyetujui pembagian dividen sebesar 20% atau Rp700,19 miliar dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp3,5 triliun. Sebesar 80% atau sejumlah Rp2,8 triliun akan digunakan sebagai saldo ditahan untuk pengembangan usaha perseroan. Nilai pembagian dividen tersebut setara dengan Rp49,89 […]

Translate »
expand_less