Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Hindari Stagnasi Pasokan, Segera Tetapkan Harga Baru Rumah Subsidi!

Hindari Stagnasi Pasokan, Segera Tetapkan Harga Baru Rumah Subsidi!

  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendesak pemerintah segera melakukan terobosan terkait kebijakan harga baru rumah sederhana bersubsidi. Hal itu untuk memastikan pasokan rumah khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak mengalami stagnasi. Menjelang penutupan tahun ini, harga jual rumah bersubsidi masih belum ada kejelasan.

Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida menegaskan dalam tiga tahun terakhir harga baru rumah subsidi tidak mengalami kenaikan. Padahal, harga bahan material sudah naik berulang kali. Sebelum kenaikan bahan bakar minyak (BBM), harga material bangunan rata-rata sudah naik sekitar 20%-30% bahkan besi sudah naik lebih dari 100%.

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan adanya pengumuman kenaikan BBM pada 3 September lalu yang membuat bahan bangunan kembali tergerek rata-rata hingga 15%.

“Pasca kenaikan BBM kemarin bahan material sudah naik lagi sekitar 15%. Kalau secara harga rumah, kenaikan produksi bisa sekitar 8%-10%. Ini tentu sangat memberatkan bagi pengembang untuk terus melanjutkan pembangunan rumah sederhana,” kata Totok kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Sejak awal tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyosialisasikan kenaikan harga rumah bersubsidi sebesar 7% di 2022. Namun tidak ada kepastian kapan penyesuaian harga tersebut akan diberlakukan.

Menurut Totok, teranyar pihaknya mendapatkan informasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bahwa sesuai aturan undang-undang perpajakan yang baru, penetapan harga rumah bersubsidi termasuk batasan penghasilan penerima subsidi haruslah menunggu penetapan Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan turunan dari UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Saat ini, PP tersebut masih berupa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang sudah diharmonisasi. Tetapi masih membutuhkan persetujuan dari 21 menteri terkait.

“Kami sudah tanyakan kepada pejabat berwenang di Kemenkeu kapan persetujuan dari 21 menteri tersebut selesai? Jawabnya tidak tahu (kapan selesai) dan tidak ada kepastian tenggat waktunya,” jelas Totok.

Informasi ini membuat kepastian soal kapan harga baru rumah bersubsidi diumumkan tetap kabur. Situasi tersebut, ungkapnya, berpotensi menganggu pasokan rumah MBR bahkan kemungkinan terjadi stagnasi.

Rumah untuk MBR/Foto BP Tapera

Opsi Kebijakan

Untuk menghindari terjadinya stagnasi suplai rumah MBR, REI mendesak pemerintah membuat terobosan (breakthrough) yang lebih bijak.

Totok menyebutkan, ada beberapa opsi yang dapat diambil pemerintah antara lain membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah sampai dengan harga Rp300 juta dengan tingkat suku bunga KPR berlaku umum (bunga pasar). Atau sambil menunggu PP terbit, harga baru rumah subsidi ditetapkan saja dengan merujuk pada aturan undang-undang yang lama.

“Opsi lain adalah dengan menerbitkan harga baru rumah bersubsidi tanpa harus menunggu PP. Kalau untuk PPNDTP (Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah) saja bisa dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK), lha kok ini untuk rumah MBR tidak bisa? Seharusnya kan ada breakthrough dan juga prioritas,” tegas Totok.

REI berharap tidak terjadi stagnasi dalam penyediaan rumah bersubsidi untuk MBR. Pasalnya, harga jual yang saat ini berlaku sudah tidak realistis. Apalagi, Totok mengingatkan jika mayoritas atau sekitar 85% pengembang rumah sederhana bersubsidi adalah pengusaha level Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang cashflow-nya sangat terbatas.

“Apa iya tidak ada alternatif kebijakan sama sekali dari pemerintah soal harga rumah subsidi ini? ,” ujar pengembang asal Jawa Timur tersebut. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pertumbuhan ekonomi

    Ini Upaya PUPR Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Usai Lebaran, seluruh jajaran Kementerian PUPR diharapkan tetap menjaga ritme kerja dan mempercepat belanja infrastruktur untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi. Harapannya, belanja anggaran Kementerian PUPR  juga dapat berkontribusi langsung pada percepatan pemulihan kondisi sosial ekonomi, dengan menyerap tenaga kerja dan menjaga daya beli masyarakat. “Tolong dipercepat, nanti akhir Mei 2022 kita lakukan Midterm Review. […]

  • Beroperasi Awal 2024, Living World Grand Wisata Gelar Prosesi Topping Off

    Beroperasi Awal 2024, Living World Grand Wisata Gelar Prosesi Topping Off

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • 0Komentar

    BEKASI- PT Sahabat Duta Wisata, perusahaan joint venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land menggelar prosesi penutupan atap (topping off) Mall Living World di Grand Wisata Bekasi, Jumat (12/5). Berdiri diatas lahan seluas sekitar 4 hektar dengan luas bangunan mall, hotel dan area parkir mencapai 155.000 m2, proyek shopping center ini menghabiskan biaya […]

  • DPR Setujui PMN untuk BUMN

    DPR Setujui PMN untuk BUMN

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai dan non-tunai pada APBN Tahun Anggaran 2023. Pemerintah memastikan bahwa penyaluran PMN secara tunai disertai key performance indikator (KPI) yang memadai dari setiap perusahaan pelat merah. “Seluruh PMN Tunai ini harus beserta Key Performance […]

  • tol jokowi

    Jokowi: Tol Pekanbaru-Bangkinang Tumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Jalan Tol Ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu, 4 Januari 2023 diharapkan dapat memicu tumbuhnya sentra ekonomi baru. “Kita harapkan juga bisa menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, dan pada akhirnya nanti akan membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 4 Desember […]

  • Morizono, Hunian Bersertifikat EDGE di Sawangan Ini Usung Konsep Ala Jepang

    Morizono, Hunian Bersertifikat EDGE di Sawangan Ini Usung Konsep Ala Jepang

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • 0Komentar

    DEPOK – Perumahan skala kota (township) Gardensat Candi Sawangan yang berlokasi di Jalan Cinangka Raya, Sawangan, Depok, melanjutkan tahapan pembangunannya dengan memperkenalkan cluster hunian terbaru bertajuk Morizono. Cluster ke-10 yang pengembangannya berkolaborasi dengan Sumitomo Forestry Indonesia ini menawarkan konsep “The Art of Japanese Living” atau konsep hidup ala Jepang. Konsep ini diaplikasikan mulai dari fasad […]

  • program 3 juta rumah

    BTN Paling Siap Dukung Program 3 Juta Rumah, Ini Strateginya!

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebagai pemain utama dalam pembiayaan perumahan subsidi nasional, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN telah menyiapkan strategi komprehensif untuk mendukung realisasi Program 3 Juta Rumah yang diusung pemerintahan baru di bawah Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan perseroan terus […]

Translate »
expand_less