Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pengembang Menjerit, Tambahan Kuota FLPP Belum Realisasi

Pengembang Menjerit, Tambahan Kuota FLPP Belum Realisasi

  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaPemerintah belum juga merealisasikan tambahan kuota FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) tahun 2024 sebesar 34 ribu unit sebagaimana yang sudah dijanjikan. Akibatnya, pengembang rumah subsidi di sejumlah daerah terancam gulung tikar serta berpeluang memicu lonjakan kredit macet (non-performing loan/NPL) perbankan.

“Kalau tambahan kuota KPR FLPP tidak segera turun di bulan ini, kami khawatir akan banyak developer di daerah terancam gulung tikar. Pengembang kesulitan cashflow bayar pegawai dan tagihan dari pemasok material bangunan,” ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Selatan, Ahyat Sarbini saat dihubungi, Sabtu, 14 September 2024.

Pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan KPR FLPP Tahun 2024 untuk 166.000 unit rumah atau ekuivalen Rp 13,72 triliun. Namun, alokasi FLPP itu habis terserap pada Agustus 2024 lalu sehingga pemerintah memutuskan untuk menambah kuota KPR FLPP Tahun 2024 untuk 34.000 unit rumah dengan penambahan anggaran sebesar Rp 4,3 triliun.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan soal tambahan kuota tersebut. “Tambahan 34 ribu unit itu karena kuota FLPP 2024 sebanyak 166 ribu unit sudah habis. Peminat rumah subsidi masih banyak,” tutur Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2024.

Ahyat menuturkan, dari sekitar 200 perusahaan anggota REI Kalsel, mayoritas adalah pengembang hunian bersubsidi. “Jika kuota tidak segera direalisasikan, maka akan banyak kredit bank yang macet sehingga NPL perbankan bakal melonjak,” tegasnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total penyaluran kredit sektor perbankan per Juni 2024 mencapai Rp 7.567,76 triliun. Angka itu naik dibandingkan penyaluran kredit pada periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp 6.723,22 triliun.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • SCG Indonesia

    SCG Indonesia Cetak Penjualan Rp6,21 T

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – SCG Indonesia mencetak pendapatan dari penjualan sebesar Rp6,21 triliun (US$433 juta). Pendapatan tersebut meningkat 18 persen secara tahunan terutama dari unit bisnis kemasan atau SCGP (yang didominasi oleh FajarPaper dan Intan Group) dan penjualan ekspor dari Thailand. “Kami berharap angka ini dapat terus tumbuh pada 2022, melalui penguatan penjualan domestik, serta mendorong penjualan […]

  • Ilustrasi Gerbang Klangon (Foto: Kementerian PUPR)

    PT Brantas Abipraya Percantik Area Candi Borobudur

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Brantas Abipraya (Persero) dipercaya untuk mempercantik kawasan wisata Candi Borobudur di Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Perseroan akan merampungkan proyek yang masuk dalam Kawasan Strategis Wisata Nasional (KSPN) Borobudur ini pada akhir tahun 2021. “Kawasan Borobudur akan menjadi destinasi super prioritas. Ini adalah upaya kami untuk ikut melestarikan kawasan Borobudur sebagai Situs Warisan […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Oktober 2022

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • 0Komentar

    IS NOW A GOOD TIME TO BUY! Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Di tengah situasi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung, industri properti justru mendapat hantaman yang bertubi-tubi di pengujung tahun ini. Bagaimana tidak, ancaman inflasi yang segera diikuti kenaikan suku bunga kredit properti kini sudah di depan mata. Ini […]

  • REI Usulkan Presiden Terpilih Tunjuk Kementerian Khusus Perumahan

    REI Usulkan Presiden Terpilih Tunjuk Kementerian Khusus Perumahan

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden terpilih mendatang harus menunjuk kementerian khusus yang secara spesifik bertanggung jawab dalam program perumahan rakyat. Pasalnya, urusan perumahan masih menjadi problem yang kompleks serta melibatkan banyak pemangku kepentingan. “Kami berharap kedepan ada Menteri Perumahan Rakyat. Ada banyak stakeholder yang terlibat dalam dalam pengembangan perumahan,” tutur Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan […]

  • Synthesis Development Hadirkan Anandaya Home Resort Mulai Rp300 Jutaan

    Synthesis Development Hadirkan Anandaya Home Resort Dibanderol Mulai Rp300 Jutaan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Synthesis Development memperkenalkan proyek terbarunya bertajuk Anandaya Home Resort. Kawasan berkonsep Home Resort dengan luas pengembangan 80 hektar yang memadukan konsep hunian modern dan fasilitas premium. Dibangun dengan lanskap hijau, view pegunungan dan danau, dan fasilitas danau yang menenangkan, Anandaya Home Resort menawarkan pengalaman tinggal seperti di resort premium dengan suasana alam yang […]

  • banjir jabodetabek memberikan dampak ke sektor ritel dan kawasan industri.

    Banjir Jakarta, Kementerian PUPR Gunakan Pendekatan Kolaboratif

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah berupaya menanggulangi bencana banjir di Ibu Kota Jakarta melalui penanganan kolaboratif dari hulu ke hilir. Hal ini sejalan dengan rencana induk (masterplan) pengendalian di Ibu Kota Jakarta. “Kita perlu menerjemahkan tugas dan fungsi seluruh pihak menjadi peran dan tanggung jawab bersama. Untuk itu kita harus terus […]

Translate »
expand_less