Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » 50 Developer REI Jawa Barat Ikut Sertifikasi Uji Kompetensi

50 Developer REI Jawa Barat Ikut Sertifikasi Uji Kompetensi

  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung – Developer harus merekrut pekerja yang memiliki sertifikasi uji kompetensi sebagai jaminan kinerjanya sesuai standardisasi ketentuan yang berlaku. Hal ini mengemuka dalam Diklat dan Sertifikasi Profesi DPD REI Jawa Barat yang diikuti 50 developer, di Bandung, Kamis, 12 September 2024.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menginisiasi pelaksanaan kewajiban Sertifikasi dan Registrasi Pengembang Perumahan (SRP2). Ini sebuah langkah maju yang patut kita apresiasi,” ucap Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (LSP REI) Hendra Susanto.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah mengimbau pengembang perumahan di Jawa Tengah untuk memiliki sertifikat kompetensi kinerja bidang pembangunan perumahan dan permukiman layak huni. “Manfaat dari sertifikasi adalah untuk memastikan kompetensi tenaga kerja di bidang pekerjaan yang digelutinya. Pelaku usaha yang mempekerjakan karyawan berkompeten dan bersertifikat tentu akan berdampak positif untuk meningkatkan performa dan meningkatkan kepercayaan stakeholder terhadap perusahaan,” ucapnya.

Hendra mengutarakan, sejumlah negara juga sudah mempersyaratkan berbagai bidang usaha untuk merekrut tenaga ahli kompeten dan bersertifikat. “Di Indonesia memang penerapan persyaratan kompetensi dan sertifikasi itu belum banyak. Pemerintah memahami bahwa jika ketentuan tersebut diberlakukan, maka akan banyak angka pengangguran,” tegasnya.

Kendati demikian, imbuh Hendra, saat ini sejumlah bidang usaha sudah memberlakukan syarat tenaga kerja dengan kompetensi khusus dan berlisensi. “Contohnya di industri keuangan perbankan. Di sejumlah sektor manufaktur dan pertambangan juga sudah mulai berlaku hal itu,” ujar Hendra.

Menurut Kasubdit Perencanaan Teknis dan Evaluasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial (RUK) Kementerian PUPR, Kreshnariza Harahap, industri perumahan nasional membutuhkan standardisasi kompetensi tenaga kerja dan perusahaan. “Sekarang belum ada klasifikasi pengembang. Padahal, developer tidak melulu bicara teknis, ada pula aspek finansial. Selama ini kita belum mengatur sampai ke titik itu,” tuturnya.

Kreshnariza menjelaskan, ke depan ada amanat untuk melakukan sertifikasi kompetensi bagi SDM perusahaan pengembang. “Saat ini memang terlalu mudah barrier to entry untuk mendirikan perusahaan pengembang. Pemerintah mengapresiasi REI karena sudah menginisiasi sertifikasi uji kompetensi bagi SDM perusahaan anggotanya,” tutur Kreshnariza.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • produk halal

    Konsumsi Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Industri Produk Halal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Momentum Ramadan dan perayaan Idulfitri memacu konsumsi masyarakat terhadap berbagai produk halal nasional. Peningkatan konsumsi masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri menjadi peluang strategis untuk memperkuat pengembangan industri halal nasional. Industri halal tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan religius masyarakat, melainkan telah berkembang menjadi sektor ekonomi bernilai tinggi yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur […]

  • Temukan 5 Warna Cat Kamar Tidur yang Bikin Rileks di Sini

    Temukan 4 Warna Cat Kamar Tidur yang Bikin Rileks di Sini

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana kamar tidur yang nyaman dan menenangkan dapat diciptakan dengan pemilihan warna cat yang sesuai. Memilih warna-warna lembut dan menenangkan bisa menjadi salah satu solusi yang tepat untuk menghadirkan ruang istirahat yang lebih rileks. Sederet warna cat direkomendasikan oleh produsen cat asal Amerika Serikat, Benjamin Moore untuk kamar tidur. Berdasarkan penjualan terlaris, Benjamin […]

  • Anak Usaha Mitsubishi Corp Garap Pergudangan Modern

    Anak Usaha Mitsubishi Corp Garap Pergudangan Modern

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – MC Urban Development Indonesia (MCUDI), anak usaha Mitsubishi Corporation, bersama ESR Group, bermitra dengan Indonesia Investment Authority (INA) untuk mengembangkan tiga kawasan logistik. Ini menjadi investasi pertama bagi INA di segmen realestat, sekaligus pengembangan bisnis logistik perdana bagi MCUDI di Indonesia. “Kami menyadari potensi pasar logistik yang sangat besar, seiring pertumbuhan kuat industri […]

  • produk furnitur

    Hadapi Sejumlah Tantangan, Ekspor Furnitur Masih Tumbuh 33%

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Industri furnitur memiliki peranan penting terhadap peningkatan kinerja sektor manufaktur dan ekonomi nasional. Hal itu tercemin dari capaian nilai ekspor produk furnitur nasional yang menembus USD2,5 miliar pada tahun 2021 atau naik 33% dibanding tahun sebelumnya sebesar USD1,9 miliar. Hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Pembukaan Pameran Indonesia International Furniture […]

  • Menteri ATR

    Menteri ATR/Kepala BPN Lantik Dirjen Tata Ruang dan Dirjen SPPR

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Adapun pejabat yang dilantik, yakni Gabriel Triwibawa sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang dan Virgo Eresta Jaya sebagai Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR). “Pengangkatan Saudara ke dalam jabatan Pimpinan […]

  • Ilustrasi Bangun Rumah

    Malaysia Anggarkan Rp5,1 Triliun Bangun Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Perumahan dan Kerajaan Tempatan (KPKT) menganggarkan RM1,5 miliar atau setara Rp5,1 triliun (mengacu kurs Rp3.440 per RM1) untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain itu, Pemerintah Malaysia juga menyediakan jaminan kredit perumahan sebesar RM2 miliar (Rp6,8 triliun). “Alokasi RM2 miliar yang diberikan melalui Skema Penjaminan Kredit Perumahan […]

Translate »
expand_less