Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Awal Mei 2024, Realisasi KPR FLPP Capai Rp8,8 Triliun

Awal Mei 2024, Realisasi KPR FLPP Capai Rp8,8 Triliun

  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) per 8 Mei 2024 mencapai 72.779 unit rumah atau senilai Rp8,830 triliun. Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP melalui 32 bank penyalur itu tersebar di 8.245 perumahan oleh 5.899 pengembang di 33 provinsi dan 376 Kabupaten/Kota.

“Realisasi penyaluran dana FLPP ini 43,84% dari target tahun 2024,” ungkap Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, dalam keterangan pers yang diterima industriproperti.com, Selasa, 14 Mei 2024.

Merujuk Nota Keuangan RAPBN Tahun 2024, BP Tapera mesti menyalurkan sebanyak 166 ribu unit rumah senilai Rp21,6 triliun. Melalui Kementerian Keuangan RI, alokasi anggaran tersebut dioptimalisasi melalui Indeks Kinerja Utama (IKU) BP Tapera menjadi 170 ribu unit dengan nilai yang sama.

“Kami sangat optimis target ini akan tercapai untuk tahun 2024. Penyaluran FLPP tahun 2024 memang baru mulai April 2024 karena adanya pergantian Komisioner dan Deputi Komisioner periode 2024 – 2029 dan baru disahkannya RKAT 2024 pada akhir bulan sebelumnya. Namun kami yakin hal itu tidak menjadi masalah karena bank penyalur optimis akan target yang ada,” ungkap Heru.

BP Tapera selaku Operator Investasi Pemerintah (OIP) hadir untuk mengelola dan menyalurkan dana FLPP. Untuk itu, kata Heru, pihaknya tidak hanya akan fokus pada kuantitas semata.

“Kami berharap melalui kerja sama BP Tapera dengan 37 Bank Penyalur yang terdiri dari 7 Bank Nasional dan 30 Bank Pembangunan Daerah (BPD), sekaligus memastikan bahwa rumah Tapera FLPP adalah rumah yang layak huni dan juga berkualitas,” tegasnya.

Pemantauan dan Evaluasi

Untuk memastikan bahwa rumah-rumah yang disalurkan layak huni, berkualitas dan tepat sasaran sebagaimana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Penyalur, maka  BP Tapera melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyaluran dana FLPP secara berkala dan berkesinambungan.

Dalam kegiatan ini, BP Tapera memastikan kepatuhan Bank Penyalur terhadap skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera FLPP, kinerja Bank Penyalur, pemanfaatan rumah oleh penerima manfaat, dan kualitas rumah. Itu semua dipastikan melalui kunjungan lapangan terhadap Rumah Tapera FLPP yang sudah dihuni bersama bank penyalur.

“Jika dari hasil kunjungan lapangan terdapat penyimpangan, maka BP Tapera akan melakukan penyempurnaan skema, mengeluarkan surat peringatan atau teguran. Apabila pelanggaran berat, maka kami akan melakukan proses hukum sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Komisioner BP Tapera periode kedua ini.

Heru menegaskan, fasilitas KPR Sejahtera FLPP dapat dihentikan apabila terdapat temuan pelanggaran berdasarkan pemantauan dan evaluasi bahwa penerima manfaat tidak menghuni rumah dalam tempo satu tahun setelah akad KPR sesuai hasil hasil pemeriksaan auditor eksternal.

Selain diikat PKS, BP Tapera juga memastikan kualitas bangunan rumah melalui aplikasi SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang). Aplikasi tersebut akan memastikan kelayakan hunian yang dibangun pengembang sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin semua penerima manfaat FLPP menyadari bahwa pemerintah hadir dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tapi jika fasilitas yang diberikan tidak dimanfaatkan dengan baik, pemerintah melalui BP Tapera berhak menarik kembali fasilitas tersebut dan menyalurkan kembali kepada pihak yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank tanah

    Segini Target Perolehan Tanah untuk Bank Tanah

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan perolehan tanah untuk Badan Bank Tanah sebanyak 9.565,7 hektare. “Keberadaan Bank Tanah penting untuk mendukung PSN Reforma Agraria. Terdapat alokasi paling sedikit 30% dari tanah negara yang diperuntukkan Bank Tanah. Harapannya para petani gurem, buruh tani, nelayan kecil bisa tersenyum manis dan benar-benar merasakan […]

  • Dirjen Tata Ruang Bantah UUCK “Kebiri” Kewenangan Daerah

    Dirjen Tata Ruang Bantah UUCK “Kebiri” Kewenangan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) dituding “mengebiri” atau memotong sejumlah kewenangan pemerintah daerah (Pemda) baik provinsi maupun kabupaten/kota seperti yang sebelumnya diatur UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Abdul Kamarzuki membantah informasi […]

  • KPR FLPP BRI

    Geber Penyaluran Kredit, Menteri PKP Tambah Kuota KPR FLPP BRI

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menerima tambahan kuota penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dari semula 17.700 unit menjadi 25.000 unit untuk tahun 2025. Penambahan kuota FLPP ini menjadi wujud nyata dukungan BRI terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. “Saya meyakini BRI mampu […]

  • BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • 0Komentar

    BEKASI – Mendukung komitmen Pemerintah untuk mengakselerasi jumlah pasokan rumah layak huni, sehat, dan ramah lingkungan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi. Pada 2029, BTN membidik akan membiayai 150.000 Rumah Rendah Emisi. Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif BTN dalam […]

  • Seru! Ikang Fawzi dan Bamsoet Bagi – Bagi Hadiah

    Seru! Ikang Fawzi dan Bamsoet Bagi – Bagi Hadiah

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo kembali menggelar give away virtual sosialisasi Empat Pilar MPR RI putaran ke-14 bagi follower Instagram @bambang.soesatyo dan subscribers YouTube Bamsoet Channel. Kali ini, Ketua MPR RI menggandeng penyanyi rock Ikang Fawzi. Adapun hadiah yang diberikan berupa dua buah sepeda kuning Bamsoet, dua buah […]

  • Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota Yang Berketahanan

    Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota yang Berketahanan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Jakarta ke depan tidak lagi cukup bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan harus bergerak seiring dengan penguatan konektivitas kawasan dan ketahanan ekosistem kota. Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) Indonesia, Adriadi Dimastanto mengungkapkan, konektivitas Jakarta tidak hanya diukur dari ketersediaan moda transportasi massal, tetapi dari seberapa mudah warga bergerak dari […]

Translate »
expand_less