Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » REI Dorong Penyusunan Standar Sertifikasi Properti Hijau

REI Dorong Penyusunan Standar Sertifikasi Properti Hijau

  • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendorong dilakukannya penyusunan standar bangunan hijau (green building) sebagai acuan sertifikasi agar insentif untuk pembiayaan properti hijau dapat segera dinikmati masyarakat. Standar sertifikasi akan memudahkan pemberian insentif termasuk dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan untuk pengembang yang menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kepala Badan Kajian Strategis DPP REI, Ignesjz Kemalawarta menegaskan sertifikasi green building merupakan bentuk pertanggungjawaban green effort yang komprehensif. Sertifikasi menjadi identitas (labeling) bahwa bangunan atau properti itu sudah menerapkan konsep properti hijau. Kriteria yang dinilai itu tidak hanya pada aspek desain bangunan, penghematan energi dan air saja, tetapi juga hingga standar bahan material yang digunakan.

REI, ungkapnya, bekerjasama dengan Green Building Council Indonesia (GBCI) telah membuat daftar kriteria bangunan hijau dan tinggal menunggu pembahasan lebih lanjut dan persetujuan dari pemerintah. Standar sertifikasi ini nantinya akan menjadi acuan dan parameter yang kuat, mengingat GBCI merupakan lembaga yang telah diakui kompetensinya di bidang bangunan hijau, baik di Indonesia maupun di dunia.

Ignesjz menegaskan, REI dan GBCI sedang berupaya untuk dapat bertemu dengan pihak-pihak yang berwenang seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas standar sertifikasi bangunan atau properti hijau ini, termasuk nantinya standar rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami berharap bisa secepatnya bertemu dan dibahas dengan OJK,” kata Iqnesjz kepada Industriproperti.com.

Penerapan ESG di Indonesia diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51 tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. POJK ini mengikat seluruh pelaku sektor jasa keuangan untuk mendukung sistem keuangan yang menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan.

Saat ini, ungkap Ignesjz, sudah banyak perusahaan atau emiten properti yang telah memperlihatkan upaya nyata untuk menjalankan pembangunan berkelanjutan dengan membangun hunian yang hijau dan ramah lingkungan. Meski biayanya tinggi, tetapi komitmen tersebut tetap dilakukan. Demikian pula konsumen yang harus membayar lebih mahal untuk membeli produk properti berkonsep ramah lingkungan.

“Sayangnya, kesadaran itu belum mendapat dukungan keringanan pembiayaan dari lembaga jasa keuangan sesuai POJK Nomor 51/2017. Hal itu butuh dorongan tegas pemerintah terutama dari OJK agar perbankan mau merealisasikan aturan tersebut,” kata Ignesjz.

Harus Dua Arah

REI menilai pemerintah perlu menginisiasi pemberian insentif sebagai penyemangat kepada pengembang yang sudah menerapkan prinsip ESG. Selain itu, pemerintah perlu mengeluarkan data bahan-bahan material yang mengandung karbon.

“Kami pikir penerapan prinsip ESG dan properti hijau ini harus dilakukan bersamaan. Pengembang jalan, sembari ekosistem termasuk ketegasan aturannya juga dilakukan. Harus dua arah, jadi jangan pengembang jalan sendiri,” tegas Ignesjz.

REI berharap dengan adanya dukungan dari lembaga jasa keuangan terutama bank, maka insentif pembiayaan seperti keringanan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) untuk konsumen maupun bunga kredit modal kerja untuk pengembang dapat diwujudkan. Menurut Ignesjz, REI mengusulkan agar bunga kredit bank bisa diberikan 1,5%-2% di bawah besaran bunga pasar agar masyarakat semakin berminat membeli hunian hijau. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Serap Aspirasi: Usulan REI Komprehensif

    Tim Serap Aspirasi: Usulan REI Komprehensif

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Tim Serap Aspirasi Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menyatakan bahwa usulan yang diajukan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia terkait aturan turunan beleid tersebut sudah lengkap. “Draf usulannya tebal sekali dan sudah sangat komprehensif. Namun, perwakilan dari Tim Serap Aspirasi akan tetap mengadakan pertemuan dengan tim kecil dari REI. Jangan sampai […]

  • Pemerintah Percepat Penyelesaian Proyek Strategis Nasional

    Pemerintah Percepat Penyelesaian Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus berkomitmen untuk mendorong pembangunan infrastruktur dengan mengakselerasi penyelesaian pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Capaian kumulatif PSN diharapkan mampu menimbulkan multiplier effect secara sosial dan ekonomi serta menyerap tenaga kerja yang terus bertambah seiring penyelesaian PSN ke depan. Secara kumulatif, sejak 2016 hingga Desember 2022 terdapat 152 PSN yang sudah selesai dan […]

  • REI – PLN Kalselteng Teken MoU Penyediaan Listrik

    REI – PLN Kalselteng Teken MoU Penyediaan Listrik

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng), di Banjarmasin, Kamis, 17 Desember 2020. Nota kesepahaman ini ditempuh demi memastikan ketersediaan infrastruktur listrik di proyek perumahan yang dibangun anggota REI Kalsel. […]

  • IKN Baru

    Begini Konsep Desain IKN Baru Menurut Menteri PUPR

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong keterlibatan para arsitek dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Ditegaskannya, IKN bukan sekadar memindahkan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan, tetapi juga merencanakan pusat perkotaan dengan konsep desain yang modern. “Prinsip pembangunan IKN Nusantara adalah Future Smart Forest City of […]

  • kohler

    Project 6, Dukungan KOHLER untuk Industri Desain Indonesia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    BSD CITY – KOHLER kembali berpartisipasi dalam IndoBuildTech 2026, pameran terbesar di Indonesia untuk industri bahan bangunan, arsitektur, dan desain interior. Ini menandai keikutsertaan mereka yang ke-8 secara berturut-turut di event tahunan tersebut. Tahun ini, melalui Project 6, KOHLER hadir membawa solusi desain yang relevan dengan gaya hidup modern. KOHLER kembali menegaskan posisinya sebagai merek […]

  • Munas P3RSI

    Adjit Lauhatta Kembali Nakhodai P3RSI Hingga 2030

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Adjit Lauhatta kembali terpilih untuk menakhodai Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) masa bakti 2025-2030 mendatang. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV P3RSI yang digelar di Jakarta, Rabu, 28 Mei 2025. “Tahun ini, P3RSI genap berusia 13 tahun. Dari awal berdiri hanya beranggotakan 31 PPPSRS, kini kami memiliki 45 […]

Translate »
expand_less