Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Jababeka Jadi Net Zero Industrial Cluster Pertama di Asia Tenggara

Jababeka Jadi Net Zero Industrial Cluster Pertama di Asia Tenggara

  • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Jababeka, Pertamina, Hitachi, Unilever, dan L-Oréal menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung Kawasan Industri Jababeka sebagai klaster industri nol emisi karbon atau net zero industrial cluster pertama di Asia Tenggara. Kesepahaman tersebut dilakukan pada gelaran KTT B20 Summit 2022 di Bali, Minggu 13 November 2022.

Aksi ini didukung oleh World Economic Forum dan Accenture sebagai bagian dari inisiatif “Transitioning Industrial Clusters Towards Net Zero” yang berkolaborasi dengan Accenture dan EPRI.

Kawasan industri merupakan bagian penting dari transisi energi. Menyadari hal itu, Jababeka sebagai pengembang kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, bersama Pertamina , Hitachi, Unilever, dan L-Oréal berupaya mengembangkan solusi dekarbonisasi secara kolektif yang mensinergikan seluruh stakeholder dengan menargetkan net-zero carbon emission di dalam kawasan sebelum tahun 2050.

Inisiatif tersebut juga mendorong operasional dan sirkularitas yang efisien serta transisi penggunaan listrik tenaga surya dan sumber daya terbarukan lainnya. Inisiatif ini akan menjadi bagian dari upaya transisi energi B20 yang mendukung Presidensi G20 Indonesia di tahun ini.

“Inisiatif ini akan membantu perusahaan di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara itu untuk mengambil peran utama dalam mengatasi meningkatnya permintaan konsumen akan produk berkelanjutan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab,” kata Agung Wicaksono, Managing Director PT Jababeka Infrastruktur dalam keterangannya, Jumat (18/11/2022).

Berangkat dari misi ini, Agung menekankan pentingnya menjaga bumi. Menurutnya, bumi ini bukan warisan nenek moyang melainkan pinjaman dari generasi mendatang. Guna menjembatani pemerintah untuk mencapai net zero emission, maka Jababeka, Pertamina, Hitachi, Unilever, dan L-Oréal menyatakan kesiapan mengerahkan segala sumber daya untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam KTT B20 Summit, Agung Wicaksono juga berpartisipasi sebagai Deputy dan Co-Chair dari B20 Taskforce for Energy, Sustainability and Climate. Dia menegaskan, seruan aksi yang disampaikan dalam KTT itu bertujuan agar perusahaan di Indonesia bergabung dalam komitmen energi hijau dan menciptakan gelombang baru inisiatif dekarbonisasi.

Kolaborasi Bersama

Nicke Widyawati, President Director and CEO Pertamina, Chair of the B20 Energy, Sustainability and Climate Change Task Force menambahkan meningkatkan penggunaan solusi energi terbarukan penting untuk menurunkan emisi karbon dari aktivitas industri. Tetapi mencapai dekarbonisasi membutuhkan kolaborasi antara banyak pemangku kepentingan, sehingga Pertamina memerlukan sinergi perusahaan tambahan di Jababeka untuk bergabung dengan grup baru ini.

“Pertamina, sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia di Fortune Global 500, ingin mendorong perjalanan dekarbonisasi ini,” ujarnya.

Alper Kulak, Supply Chain Director Unilever Indonesia menambahkan keberlanjutan harus menjadi aspek penting dari setiap strategi bisnis sehingga menghasilkan kinerja yang unggul dan bertanggung jawab.

“Unilever berharap dapat bermitra dengan pihak lain dalam ekosistem bisnis manufaktur di Jababeka dalam upaya ini,” sebutnya.

Sementara itu, Puneet Verma, Direktur Operasi Pabrik L’Oréal Indonesia mengatakan dengan mempertimbangkan posisi L’Oréal Indonesia yang memimpin industri kecantikan saat ini, pihaknya berkomitmen untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Melalui L’Oréal For the Future, L’Oréal Indonesia berkomitmen untuk mencapai 100% netralitas karbon.

“Pada 2021, semua lokasi kami sudah menggunakan 100% energi primer terbarukan, dan pada tahun 2023 pabrik kami di Kawasan Industri Jababeka akan mencapai 100% netralitas karbon. Bersama-sama, kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan dapat menjadi bagian dari solusi untuk tantangan yang dihadapi dunia,” kata Puneet Verma.

Yasuhiro Yamamoto, Presiden Direktur Hitachi Astemo Bekasi Manufacturing, mengatakan pihak sudah melakukan peluncuran instalasi 1248kWp rooftop solar PV di pabriknya pada Oktober 2022 dan menjadi yang terbesar hingga saat ini di Kawasan Industri Jababeka. “Hitachi Astemo ingin mempercepat transisi ke net zero emission,” sebutnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Targetkan Kembali Masuk Lima Besar Produsen Keramik Dunia

    Indonesia Targetkan Kembali Masuk Lima Besar Produsen Keramik Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Industri keramik di dalam negeri terus menggeliat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor antara lain dengan meningkatkan kapasitas produksi. Upaya ini semakin memperkuat aliran rantai pasok ubin keramik nasional sejalan dengan program subtitusi impor sebesar 35%. Indonesia bahkan ditargetkan kembali masuk dalam lima besar produsen keramik di dunia. Plt. Direktur Jenderal Industri […]

  • Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah

    Punya Bonus Demografi, Indonesia Bakal Jadi Negara Maju di 2045

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak dan sebagian besar merupakan usia produktif, yaitu usia antara 14-64 tahun. Jumlah usia produktif mencapai 70 persen dari jumlah penduduk. Kondisi ini membuat Indonesia berpotensi besar mendapatkan bonus demografi yang puncaknya terjadi pada 2030 dan bakal jadi negara maju di 2045. “Saya percaya dan yakin bonus […]

  • apartemen jakarta

    Butuh Insentif Dorong Minat Masyarakat Tinggal di Apartemen

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski insentif Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) terus diperpanjang untuk penyerahan rumah tapak dan rumah susun atau apartemen, namun pasar hunian vertikal masih tak berdaya. Sebagian besar pengembang juga masih menunda pembangunan proyek apartemen baru, penyerapan unit rendah dan harga sewa cenderung stabil. Riset yang dilakukan Colliers Indonesia mengungkapkan minimnya […]

  • Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR dan Menteri Pertahanan meninjau akses jalan ke Ibu Kota Negara(Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden) Jalan IKN

    Jokowi, Prabowo, dan Basuki Tinjau Akses Jalan ke IKN

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo meninjau langsung sodetan akses jalan menuju rencana ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur. Sodetan akses tersebut berlokasi di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda KM 14 yang dilewati Presiden dalam perjalanan dari Kota Samarinda ke Kota Balikpapan pada Selasa, 24 Agustus 2021. “Kita melihat ini melihat lebih detail lagi karena untuk […]

  • Ruang Belajar

    Ruang Belajar Angga Budi Kusuma Diminati Ribuan Developer

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Ruang Belajar gelombang pertama yang digagas Angga Budi Kusuma sukses digelar di Kantor Pesona Kahuripan Group, Cileungsi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Sabtu-Senin, 27-29 Desember 2025. Kegiatan berbagi ilmu bagi para pengembang rumah subsidi itu diserbu ribuan calon peserta. “Namun keterbatasan kapasitas tempat yang hanya dapat menampung sekitar 100 orang, sehingga kami terpaksa […]

  • 3.000 Tenaga Manajemen Konstruksi Segera Ikuti Pelatihan SiPetruk

    3.000 Tenaga Manajemen Konstruksi Segera Ikuti Pelatihan SiPetruk

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persiapan pelaksanaan aplikasi SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi) baru mulai dilakukan, meski penerapan aplikasi tersebut tinggal sekitar tiga bulan lagi. Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR dan Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR bahkan baru akan menyelenggarakan pelatihan bagi Manajemen Konstruksi (MK) dalam waktu dekat ini. Hal tersebut terungkap […]

Translate »
expand_less