Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kebijakan LSD Bukan Kiamat Sektor Properti

Kebijakan LSD Bukan Kiamat Sektor Properti

  • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang mengklaim kebijakan alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah bukanlah kiamat bagi sektor properti.

“Ini SK-nya (SK  Nomor 1589 Tahun 2021), silakan baca bahwa kami tidak kiamat. Ada dampak di sana bisa dilihat dari diktum (batang tubuh) satu sampai sembilan,” ucap Budi Situmorang, dalam acara Rapat Koordinasi DPP REI dan DPD REI Seluruh Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, 19 April 2022.

Sebagai informasi, SK tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1589/Sk-Hk 02.01/XII/2021 tentang Penetapan Lahan Sawah Yang Di lindungi Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Budi menjelaskan, batang tubuh pertama penetapan lahan umum dan batang tubuh kedua adalah luasan masing-masing kabupaten/kota. Batang tubuh ketiga adalah skala kota 1:5.000 per kabupaten/kota. Kemudian, batang tubuh keempat bahwa LSD sebagai bahan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk menyusun dalam rencana tata ruang.

“Diktum lima verifikasi dan sinkronisasi dari lahan sawah oleh tim pelaksana. Apakah ini kiamat? Tidak,” tegas Budi.

Selanjutnya, ujar Budi, batang tubuh keenam adalah izin atau hak atas tanah yang terbit sebelum tanggal 16 Desember 2021 dapat keluar dari LSD. Lalu, batang tubuh ketujuh adalah kawasan industri inisiatif pemerintah yang masuk ke dalam LSD sebelum penetapan tanggal 16 Desember 2021 dapat keluar dari LSD. Batang tubuh kedelapan adalah dalam hal rencana Proyek Strategis Nasional terbaru di atas LSD juga dapat keluar dari LSD.

Perkuat Rencana Tata Ruang

Kebijakan tersebut, ucap Budi, bertujuan untuk memperkuat rencana tata ruang. “Kita lakukan LSD ini untuk memperkuat rencana tata ruang sebagai panglima pembangunan sebagai dasar keluarnya KKPR,” imbuh Budi.

Dasar dari LSD ini, kata Budi, adalah bahan baku sawah. Pemerintah telah menetapkan lahan baku sawah pada 2019 sebesar 7.463.948 hektar. Angka tersebut meningkat sebesar 358 ribu hektar dari tahun 2018. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembang di Persimpangan Soal SiPetruk

    Pengembang di Persimpangan Soal SiPetruk

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persyaratan teknis pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin pelik dengan penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk). Pengembang berada di persimpangan, ada yang tegas menolak. Tak sedikit pula yang mendukung karena aplikasi ini diyakini akan memudahkan upaya pengawasan pembangunan rumah bersubsidi. Sebagian pengembang ketir-ketir dengan aplikasi SiPetruk yang akan berlaku efektif […]

  • investasi pariwisata

    Peringkat TTDI Melesat, Investasi Pariwisata Meroket

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Peringkat Indonesia pada Travel and Tourism Development Index (TTDI) 2024 mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut diyakini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno akan meningkatkan investasi tanah air khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Indonesia sudah berhasil menggeser Selandia Baru. Ini jauh di atas ekspektasi. […]

  • Menteri PUPR Dukung Hunian Berbasis TOD

    Menteri PUPR Dukung Hunian Berbasis TOD

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembeli hunian vertikal berbasis transportasi atau Transit Oriented Development (TOD) dapat menikmati kemudahan dalam mobilisasi dengan sarana transportasi kereta api komuter. “Saya selalu promosikan ke teman- teman bahwa jika anda membeli TOD, selain membeli rumah juga dapat kereta api,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat memberikan sambutan pada […]

  • Jelang HUT KPR ke-46, Bank BTN Gandeng 34 Developer

    Jelang HUT KPR ke-46, Bank BTN Gandeng 34 Developer

    • calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tanggal 10 Desember 1976 menjadi hari bersejarah bagi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN. Karena pada hari itulah, untuk pertama kali program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) digagas dan diluncurkan sehingga menjadi core business bank khusus perumahan tersebut hingga saat ini. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) KPR ke 46 tahun ini, […]

  • apartemen jakarta

    Butuh Insentif Dorong Minat Masyarakat Tinggal di Apartemen

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski insentif Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) terus diperpanjang untuk penyerahan rumah tapak dan rumah susun atau apartemen, namun pasar hunian vertikal masih tak berdaya. Sebagian besar pengembang juga masih menunda pembangunan proyek apartemen baru, penyerapan unit rendah dan harga sewa cenderung stabil. Riset yang dilakukan Colliers Indonesia mengungkapkan minimnya […]

  • perkotaan

    Kupas Tuntas Isu Kota, Begini Gagasan Capres 2024 Soal Perkotaan

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kota menjadi pusat peradaban, inovasi, ilmu pengetahuan dan ekonomi. Kondisi tersebut membuat kota mimiliki peran vital sebagai penggerak perekonomian nasional. Saat ini, kota berkontribusi terhadap 60% PDB Indonesia. “Namun jika melihat peran kota yang begitu vital terhadap ekonomi, namun ini sering kali tidak diimbangi dengan penyediaan kebutuhan dasar bagi warganya,” kata Co-founder Stravenues, […]

Translate »
expand_less