Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » PPN DTP dan Material Bangunan Tahan Lonjakan Harga Properti

PPN DTP dan Material Bangunan Tahan Lonjakan Harga Properti

  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan lonjakan harga material bangunan memicu tertahannya pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer. Demikian terangkum dari Survei Harga Properti Residensial di Pasar Primer Bank Indonesia (BI) kuartal IV (Q4)-2021.

BI mencatat indeks harga properti residensial di pasar primer pada Q4-2021 tumbuh 1,47 persen (year on year/yoy). Sedangkan prediksi harga properti residensial di pasar primer sepanjang Q1-2022 diprakirakan akan tumbuh lebih terbatas yakni sebesar 1,29 persen (yoy).

Secara triwulanan, indeks harga properti residensial (IHPR) pada Q4-2021 tumbuh terbatas sebesar 0,29% (quarter to quarter/qtq). Jumlahnya lebih rendah ketimbang 0,34% (qtq) pada Q3-2021. Tertahannya kenaikan harga properti residensial secara triwulanan akibat perlambatan kenaikan harga rumah tipe kecil yang tumbuh sebesar 0,17 persen (qtq), lebih rendah dari 0,50 persen (qtq) pada Q3-2021.

“Penurunan pertumbuhan tersebut ditengarai adanya upaya developer menghabiskan rumah ready stock di mayoritas kota di Indonesia. Selain itu, pemberlakuan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sehingga membuat pengembang cenderung menahan kenaikan harga,” kata Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono BI, dalam Laporan Survei Harga Properti Residensial Q4-2021, Rabu, 16 Februari 2022.

Berdasarkan data BI, harga properti residensial di pasar primer sepanjang Q4-2021 tumbuh lebih tinggi ketimbang triwulan sebelumnya yakni 1,41 persen. Pertumbuhannya juga lebih besar dari tahun periode yang sama tahun sebelumnya yakni 1,43 persen.

“Kenaikan itu terutama bersumber dari kenaikan harga pada tipe menengah dan tipe besar yang masing-masing tumbuh sebesar 1,48 persen (yoy) dan 0,93 persen (yoy). Pertumbuhannya lebih tinggi dari 1,39 persen (yoy) dan 0,80 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. Sedangkan rumah tipe kecil tumbuh relatif stabil pada kisaran 1,99 persen,” kata Erwin.

Secara spasial, perlambatan kenaikan IHPR karena adanya penurunan harga di Kota Batam dan Surabaya, masing-masing sebesar -0,51 persen (qtq) dan -0,26 persen (qtq) serta perkembangan yang stagnan di Samarinda dan Bandarlampung sepanjang Q4-2021.

Lonjakan Harga Material Bangunan

Masih dari data BI, penjualan properti residensial primer Q4-2021 secara tahunan terindikasi membaik. Meskipun penjualan rumah masih mengalami kontraksi sebesar -11,60 persen (yoy).

Namun mengalami perbaikan dari kontraksi sebesar -15,19 (yoy) pada triwulan sebelumnya, dan juga lebih baik dari kontraksi -20,59 persen (yoy) pada Q4-2020.

Perbaikan perkembangan penjualan pada Q4-2021 terutama akibat membaiknya penjualan pada tipe rumah menengah yang tumbuh signfikan 11,26 persen (yoy). Sementara itu, tipe rumah besar dan tipe rumah kecil tercatat terkontraksi masing-masing sebesar -2,75 persen (yoy) dan -23,79 persen (yoy).

BI mencatat bahwa terhambatnya pertumbuhan penjualan properti residensial terutama karena sejumlah faktor.

“Kenaikan harga bahan bangunan (20,61 persen responden), masalah perizinan atau birokrasi (13,42%), dan suku bunga KPR (11,92 persen). Selanjutnya, proporsi uang muka yang tinggi dalam pengajuan KPR (11,69 persen), dan perpajakan (7,80 persen),” tutur BI.

Membaiknya pertumbuhan penjualan secara tahunan tersebut tidak terlepas dari masih meningkatnya penjualan secara triwulanan yang tercatat tumbuh sebesar 0,26 persen (qtq), tapi lebih rendah dari triwulan sebelumnya sebesar 1,67 persen (qtq).

“Hal itu karena kenaikan penjualan rumah tipe kecil sebesar 6,01 persen (qtq). Sedangkan penjualan rumah tipe menengah dan besar turun masing-masing sebesar -2,34 persen dan -14,01 persen (qtq),” lapor BI. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • kredit properti

    Februari 2022, Kredit Properti Tembus Rp1.124 T

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pertumbuhan kredit sektor properti pada Februari 2022 tercatat sebesar Rp1.124 Triliun atau tumbuh 5,9 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi daripada bulan Januari 2022 yang sebesar 5,4 persen. “Penyaluran kredit sektor properti pada Februari 2022 tumbuh 5,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan Januari 2022 (5,4 persen, yoy), baik pada […]

  • REI Kejar Target Uji Kompetensi SDM Pekerja Properti

    REI Kejar Target Uji Kompetensi SDM Pekerja Properti

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • 0Komentar

    Medan – Pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) diharapkan terus meningkatkan kompetensi pekerjanya. Kehadiran sumber daya manusia (SDM) pekerja berkompeten dan berperilaku positif yang diakui negara tentu akan menumbuhkan kepercayaan investor serta pasar terhadap industri properti. “Pengakuan oleh negara atas kompetensi SDM pekerja harus menjadi kebutuhan bagi pelaku industri properti. Apabila pengembang […]

  • sektor real estat

    Duh! Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Real Estat Turun 21 Ribu Orang

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan bahwa tenaga kerja yang terserap pada lapangan usaha real estat turun 21 ribu orang pada periode Februari 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Salah satu penyebabnya adalah lesunya penjualan dan sewa sektor real estat di periode tersebut. “Sementara itu yang ketiga yang juga mengalami penurunan adalah […]

  • Horison Ultima Kertajati

    Akhir Tahun, Metland Segera Operasikan Horison Ultima Kertajati

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari terus melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di Jalan Kadipaten Jatibarang, Majalengka, Jawa Barat. Saat ini pembangunan hotel bintang empat ini sudah memasuki tahap akhir dan finishing interior. Recananya, hotel ini akan mulai beroperasi pada Desember 2021. “Progres penyelesaian […]

  • Ilustrasi Kota Los Angeles, Amerika Serikat - MBR

    Ringankan MBR, Pemkot LA Beri Bantuan DP USD50 Ribu

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah kota Los Angeles (Amerika Serikat) menjalankan program bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah pertama. Di tengah kenaikan harga rumah tapak, bantuan yang diberikan berupa uang muka maksimal sebesar USD50 ribu (Rp 748.502.500, mengacu kurs Rp 14970.05 per USD). “Dalam lima tahun terakhir, kita melihat kenaikan harga rumah sebesar 50 […]

  • Ilustrasi Rumah Berbasis Komunitas

    REI Ungkap Kendala Pembangunan Rumah Berbasis Komunitas

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah diharapkan lebih berperan aktif dalam penyediaan perumahan berbasis komunitas dalam mendukung penyediaan perumahan di Indonesia. Selain itu, berbagai kendala penyediaan perumahan harus segera diselesaikan. “Program seperti ini harusnya berawal dari Pemerintah Pusat atau Daerah, untuk menyelesaikan bottlenecking penyediaan rumah. Bottlenecking penyediaan rumah ada di Pemda. Jadi Pemda banyak disinggung dalam forum untuk […]

Translate »
expand_less