Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Presiden Jamin Pengembangan IKN Ramah Lingkungan

Presiden Jamin Pengembangan IKN Ramah Lingkungan

  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur akan mengedepankan konsep yang ramah lingkungan.

“Yang kita gagas di Ibu Kota Negara baru ini 70 persen areanya harus menjadi area hijau, harus itu,” ungkap Presiden Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem (Nasdem Tower) di Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022.

Presiden menjelaskan bahwa dalam pengembangan IKN ramah lingkungan akan menggagas konsep Smart Forest City.. Dengan konsep ini, sebanyak 70 persen dari area IKN akan menjadi area hijau. Selain itu, pengelolaan transportasi, sistem pengairan, sistem kelistrikan, infrastruktur komunikasi, hingga pelayanan publik juga akan menggunakan teknologi modern.

“Konsep besarnya adalah Smart Forest City, banyak hijaunya dan banyak hutannya. Semuanya dikelola dengan teknologi modern baik transportasi, sistem pengairan, kelistrikan, infrastruktur komunikasi, dan pelayanan publik,” kata Presiden.

Jokowi juga menegaskan tata kota di IKN akan mengutamakan pejalan kaki, pesepeda, serta transportasi publik. Presiden mengatakan pemanfaaan IKN hanya 50 ribu hektar dari total lahan seluas 256 ribu hektar. Sisanya akan tetap menjadi hutan hijau.

“Ekosistem hutan yang ada sekarang ini ada beberapa yang sudah rusak, justru akan kita rehabilitasi atau kita perbaiki. Jadi jangan sampai ada anggapan bahwa kita ke sana merusak hutan,” ujarnya.

Energi Hijau

IKN, lanjut Kepala Negara, juga akan mengedepankan penggunaan energi hijau. Pemerintah akan memanfaatkan potensi energi hidro yang ada pada Sungai Kayan di Kalimantan Utara.

“(Sebanyak) 80 persen lebih nanti akan menggunakan energi hijau, yaitu dari hydropower yang ingin kita bangun di Sungai Kayan, di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan pembangunan IKN bertujuan mendorong pemeratan dan pertumbuhan yang Indonesia-sentris. Saat ini, sebanyak 56 persen populasi penduduk Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sekitar 58 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Tak hanya ketimpangan pertumbuhan ekonomi, ketimpangan infrastruktur antarwilayah juga masih terjadi.

“Kajian-kajian (pemindahan ibu kota) itu sudah ada sebelumnya. Sekali lagi, perpindahan ini adalah untuk pemerataan, baik pemerataan infrastruktur, pemerataan ekonomi, dan juga keadilan sosial,” tandasnya.

Kepala Negara mengatakan akan segera mengumumkan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • sentul city csr

    Konsistensi Sentul City Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Sekitar

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • 0Komentar

    SENTUL CITY – Kawasan permukiman Sentul City yang dikembangkan PT Sentul City Tbk (BKSL) mengusung visi eco-city yang berkomitmen kepada peningkatan kualitas hidup dan memastikan aspek keberlanjutan (sustainability) lingkungan menjadi bagian integral dari setiap aktivitas pengembangan kotanya. Penegasan itu disampaikan CEO PT Sentul City Tbk (BKSL), Eddy Sindoro dalam keterangannya, Sabtu (29/3). Menurutnya, dengan berfokus […]

  • tingkat penjualan rumah

    Tingkat Penjualan Rumah di Sentul Tinggi, Harga Terus Naik

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • 0Komentar

    SENTUL – Kawasan Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinilai masih sangat potensial bagi bisnis perumahan. Pasca pandemi, setidaknya ada sekitar 3.000 unit rumah baru yang diluncurkan di kawasan tersebut, dengan tingkat penjualan rumah yang cukup bagus, “Sejak pandemi tahun 2020 hingga saat ini tingkat penjualan cukup bagus dan tinggi di Sentul yaitu berkisar 70%-90%,” […]

  • Ignesjz Kemalawarta (Istimewa)

    Perlu Kolaborasi Sukseskan Green Building

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kolaborasi semua pihak diperlukan untuk menyukseskan penerapan konsep green building dalam rangka memenuhi target penghematan energi sebesar 30 persen, mengurangi konsumsi air sebanyak 30 persen, dan mengurangi emisi karbon dioksida CO2. yang semuanya itu terangkum dalam komitmen 30:30 pada 2030 mendatang. Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang […]

  • Ilustrasi Investasi REITs

    Wow! Investasi REITs Singapura Tembus USD12,3 M

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Aliran dana investasi asing melalui instrumen Real Estate Investment Trusts (REITs) di Singapura melonjak tajam. Nilainya fantastis, yakni mencapai dua kali lipat ketimbang tahun 2020 menjadi USD12,3 miliar. “REITs komersial di Singapura diprediksi akan terus bergantung pada M&A (Merger & Acquisition) luar negeri untuk mencapai pertumbuhan pendapatan di 2022,” jelas Bloomberg Intelligence Analyst […]

  • Perkuat Lini Usaha, Intiland Kembangkan Batang Industrial Park

    Perkuat Lini Usaha, Intiland Kembangkan Batang Industrial Park

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk atau Intiland terus memperkuat lini usaha kawasan industri dengan melakukan ekspansi pengembangan kawasan industri baru. Perseroan memulai pengembangan Batang Industrial Park (BIP), sebuah pengembangan baru kawasan industri terpadu yang lokasinya berada di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis Intiland menjelaskan pengembangan BIP menjadi salah […]

  • Investasi Sektor Perkantoran Asia Pasifik Tembus USD58,6 Miliar

    Investasi Sektor Perkantoran Asia Pasifik Tembus USD58,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Laporan Asia Pacific Office Market Insights February 2026 yang dikeluarkan Lembaga Konsultan Properti Colliers menunjukkan tahap selanjutnya dalam siklus pasar perkantoran tidak lagi ditentukan oleh seberapa banyak ruang kantor yang disewa perusahaan, tetapi lebih pada di mana, mengapa, dan bagaimana ruang tersebut digunakan. “Ini bukan lagi pasar yang digerakkan oleh volume. Pada 2026, […]

Translate »
expand_less