Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Properti China Lesu, Apa Kabar Properti untuk WNA di Indonesia?

Properti China Lesu, Apa Kabar Properti untuk WNA di Indonesia?

  • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sementara pertumbuhan negara EMDEs akan turun dari 3,9% tahun 2023 menjadi 3,8% pada tahun 2024 dan stagnan pada 3,8% pada 2025. Di negara maju, pertumbuhan ekonomi terdorong oleh Amerika Serikat yang tumbuh relatif tinggi yaitu 1,9% pada 2023. Pertumbuhan ekonomi AS itu terutama karena konsumsi rumah tangga dan sektor jasa yang berorientasi domestik, kemudian menurun menjadi 1,1% pada 2024 sebelum naik lagi menjadi 1,8%.

Pertumbuhan ekonomi di Tiongkok melambat, yaitu dari 5,0% pada 2023 menjadi 4,3% di 2024 dan turun lagi 4,1% pada 2025. “Perlambatan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok karena pelemahan konsumsi dan penurunan kinerja sektor properti,” tulis laporan tersebut.

Kebangkrutan Korporasi Raksasa

Turunnya kinerja sektor properti di China akibat sejumlah kasus kebangkrutan yang menimpa beberapa korporasi properti besar beberapa tahun belakangan. “Kebangkrutan raksasa korporasi properti itu justru menjadi sumber petaka perlambatan pertumbuhan ekonomi di China. Perlambatan pertumbuhan dalam investasi properti telah berdampak pada seluruh perekonomian, sehingga menurunkan investasi di berbagai sektor. Hal ini terjadi karena kuatnya keterkaitan ke belakang (backward linkage) sektor properti terhadap sektor ekonomi lainnya. Utamanya, terhadap industri manufaktur bahan konstruksi, produk logam dan mineral, mesin dan peralatan,” ujar Sunarsip.

Sunarsip melihat bahwa pemulihan sektor properti di China masih akan terjadi pada tahun ini. Pemulihan terutama akan terjadi pada perusahaan pelat merah. Sedangkan korporasi properti swasta masih akan menghadapi tekanan akibat keterbatasan sumber keuangan dan akses pendanaan.

Pemerintahan Xi Jinping telah turun tangan dalam upaya memulihkan kondisi sektor properti. Pemerintah, misalnya, telah menerbitkan berbagai kebijakan dalam rangka memperbaiki kinerja keuangan korporasi di sektor properti maupun meningkatkan daya beli masyarakat. Mereka juga memberlakukan langkah-langkah untuk mendukung sektor properti. Termasuk upaya mendukung pengembang dan pembeli rumah secara finansial, memperluas akses pendanaan, serta upaya pengendalian aksi spekulasi properti.

“Namun berbagai kebijakan tersebut belum serta merta akan mendorong kinerja sektor properti di China. Penjualan properti di China masih akan mengalami kontraksi selama 12 hingga 18 bulan ke depan,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Tanam Pohon di Kota Baru Lampung

    REI Tanam Pohon di Kota Baru Lampung

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realesat Indonesia (REI) melakukan aksi penghijauan sebagai bagian Program Sejuta Pohon. Penanaman dilakukan di kawasan Rumah Sakit Bandar Negara Husana, Kota Baru, Lampung Selatan. “REI telah mencanangkan Program Sejuta Pohon. Sebagai salah satu bagian dari program tersebut, REI ikut berpartisipasi melakukan penanaman pohon di Provinsi Lampung,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) […]

  • widari village

    Infrastruktur Tol Pacu Penjualan Widari Village

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – Pembangunan infrastruktur jalan tol yang melintasi Kabupaten Tangerang, Banten memberikan dampak positif bagi industri properti. Salah satu proyek perumahan yang terdampak positif adalah Widari Village yang dikembangkan Wida Agung Group. William Widjaja, Direktur Utama Wida Agung Group mengatakan pembangunan tol JORR II yang fokus di bagian barat Jakarta, tepatnya di ruas Serpong – […]

  • Diversifikasi Usaha, Vasanta Group Bangun RS Bertaraf International

    Diversifikasi Usaha, Vasanta Group Bangun RS Bertaraf International

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Perusahaan properti, Vasanta Group dan Sanusa Medika (perusahaan joint venture Aspen Medical dan PT Jasa Sarana) melakukan penandatanganan kerjasama pembangunan rumah sakit berstandar internasional pertama di Kota Depok, tepatnya di kawasan Eco Town Sawangan. Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak pada Rabu, 31 Mei 2023 lalu di Kantor Pusat Vasanta Group […]

  • Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Mitbana dan PT Sinar Puspapersada, anak usaha PT Intiland Development Tbk, secara resmi meluncurkan Green Bestari Park, sebuah kawasan properti terpadu berbasis transit oriented development (TOD) seluas 51 hektar di Tangerang, Banten. Pengembangan kawasan skala kota ini akan dilakukan oleh perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development. Green Bestari Park akan dibangun dalam […]

  • Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Homestay di Mandalika

    Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Homestay di Mandalika

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) atau homestay yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di sekitar Sirkuit MotoGP Mandalika. Adanya pembangunan homestay tersebut diharapkan mampu mendukung gelaran ajang MotoGP sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita juga ingin agar Mandalika ini tidak hanya urusan balap […]

  • Rumah.com dan REI Property Expo Targetkan 10.000 Pengunjung

    Rumah.com dan REI Property Expo Targetkan 10.000 Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pameran virtual bertajuk Rumah.com dan REI Property Expo yang berlangsung dari tanggal 18 September hingga 18 Oktober 2021 menargetkan 8.000 – 10.000 pengunjung. Antusiasme pengunjung pun terlihat dengan jumlah pengunjung mencapai 1.000 orang pada hari ketiga pameran. “Target kita sebetulnya untuk event ini 8.000 sampai 10.000 pengunjung untuk yang benar-benar mengisi data berupa […]

Translate »
expand_less