Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Segera Terbit, Inpres Pembangunan Jalan Daerah

Segera Terbit, Inpres Pembangunan Jalan Daerah

  • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Instruksi Presiden (Inpres) tentang petunjuk pelaksanaan kebijakan pembangunan jalan di daerah bakal segera terbit. Hal itu sesuai keputusan dalam rapat percepatan pembangunan jalan daerah oleh sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 25 Januari 2023.

“Tadi telah diputuskan akan ada inpres untuk jalan daerah yang ruas-ruas jalannya tentu akan diputuskan bersama. Dalam hal ini, leading sector-nya adalah Kementerian PUPR,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa, seusai mengikuti rapat internal bersama Presiden Joko Widodo.

Suharso menyebutkan, saat ini hanya sekitar 42 persen dari 480 ribu kilometer jalan kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam kondisi mantap. Pemerintah akan membantu membangun jalan daerah yang berstatus tidak mantap hingga mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 65 persen pada tahun 2024 mendatang.

“Kita akan memulai dengan membantu sekitar hampir 9 ribuan kilometer jalan dari usulan sekitar 32.000 kilometer,” ungkap Suharso.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan sejak April 2022 lalu, pemerintah telah menyiapkan inpres tentang pembangunan jalan daerah. Di dalam rancangan aturan tersebut tercantum rincian prioritas jalan daerah. Menurut Basuki, prioritas jalan daerah adalah jalan yang terhubung dengan kawasan-kawasan industri.

“Kita putuskan waktu itu inpresnya supaya kita tahu persis jalan-jalan nasional, jalan provinsi, kabupaten/kota ini yang prioritasnya menuju ke kawasan-kawasan industri,” ucap Basuki.

Perbaikan Jalan

Basuki juga menjelaskan bahwa melalui inpres tersebut, Presiden ingin agar pemerintah pusat dapat membantu percepatan perbaikan jalan-jalan daerah. Presiden tidak ingin perbaikan jalan daerah yang menjadi prioritas terhambat karena keterbatasan anggaran.

“Dulu ada yang (bawa) jeruk sampai sini. Itu tidak tertangani dengan baik karena anggaran, bukan tidak ada prioritas. Tapi memang anggaran infrastruktur mahal, (anggaran) kabupaten/kota terbatas,” tutur Basuki.

Basuki menyebut, Presiden Jokowi telah menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan anggaran percepatan perbaikan jalan daerah sebesar Rp 32,7 triliun. Anggaran tersebut telah melalui proses evaluasi agar tidak tumpang tindih dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Anggarannya tadi diusulkan dan disepakati Rp32,7 triliun,” ucap Basuki. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Komentar REI Soal Kebijakan Pembiayaan Perumahan di 2024

    Ini Komentar REI Soal Kebijakan Pembiayaan Perumahan di 2024

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) terus menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) mengenai strategi pembiayaan perumahan untuk mendukung pembangunan 3 juta unit rumah yang menjadi prioritas pemerintahan baru mendatang di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto mengatakan sejalan dengan pendekatan propertinomic pihaknya selalu mengambil sikap […]

  • Kendala Perizinan Disuarakan Peserta Diklat REI Riau

    Kendala Perizinan Disuarakan Peserta Diklat REI Riau

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Pelatihan untuk anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Riau di Pekanbaru, 19 – 20 Oktober 2022, salah satunya mengupas permasalahan kendala perizinan di sektor perumahan di Negeri Lancang Kuning. Isu ini menjadi salah satu topik ulasan sebagai upaya meningkatkan pemahaman pengembang terkait skema perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. “Produk aturan terkait perizinan di […]

  • Knight Frank Indonesia Luncurkan Platform Data Transaksi Properti

    Knight Frank Indonesia Luncurkan Platform Data Transaksi Properti

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu penyebab sulitnya penilaian suatu aset properti secara optimal adalah karena belum tersedianya suatu wadah data transaksi properti yang aktual dan up-to-date. Fluktuasi tren harga dan dinamika pasar properti juga kerap kali sulit dianalisa oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor properti sehingga masing-masing memiliki persepsi berbeda. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya […]

  • PPN 12% untuk rumah mewah diprediksi tidak akan mempengaruhi penjualan secara signifikan.

    Dampak PPN 12 Persen ke Penjualan Rumah Mewah

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah mengesahkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% untuk barang mewah seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 131 Tahun 2024 yang berlaku mulai 1 Januari 2025. Kategori barang mewah di sektor properti adalah seperti yang tertuang dalam PMK 15/2023 dan PMK 42/2022, yaitu rumah, apartemen dan kondominium dengan harga di atas […]

  • properti residensial

    REI Aceh Apresiasi Penambahan Porsi Pembiayaan Tapera Syariah

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperbesar volume Pembiayaan Tapera Syariah sebesar 2.200 unit dari total kuota 8.717 unit rumah sepanjang tahun 2024. Penambahan porsi penyaluran Pembiayaan Tapera Syariah untuk merespons naiknya permintaan pembiayaan Tapera dengan skema syariah. “BP Tapera sudah mengalokasikan sebanyak 2.200 unit Pembiayaan Tapera Syariah untuk tahun 2024,” papar […]

  • Transformasi Perkantoran, Bukan Lagi Sekadar Tempat Kerja

    Transformasi Ruang Kantor, Bukan Lagi Sekadar Tempat Kerja

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Cara perusahaan memandang kantor sudah berubah cukup signifikan. Di kawasan Asia Pasifik, kantor sekarang lebih dari sekadar ruang buat kerja. Kantor sudah menjadi pusat budaya, sarana kolaborasi, dan bahkan penopang kesejahteraan karyawan. Laporan terbaru 2026 Asia Pacific Workplace Insights yang diterbitkan Colliers memperlihatkan perubahan ini. “Sekarang, kantor bukan lagi soal di mana orang […]

Translate »
expand_less