Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » SiPetruk Masih Sosialisasi Hingga Semester Dua 2021

SiPetruk Masih Sosialisasi Hingga Semester Dua 2021

  • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akan memberlakukan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) pada paruh kedua tahun ini. Sedianya, sistem aplikasi yang bertujuan memastikan kelayakan rumah yang dibangun pengembang akan diterapkan per awal Januari 2021.

“Selama enam bulan pertama tahun 2021 aplikasi SiPetruk masih dalam tahap sosialisasi kepada seluruh asosiasi pengembang. Setelahnya baru akan diterapkan sebagai salah satu syarat bagi pengembang untuk dapat mengajukan huniannya masuk dalam Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) yang kemudian dapat disajikan dalam Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep),” demikian disampaikan Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, dalam siaran pers akhir tahun PPDPP yang diterima industriproperti.com, beberapa waktu lalu.

Arief memastikan bahwa sistem tersebut dibikin untuk mewujudkan iklim usaha yang lebih positif di sektor perumahan bersubsidi. Aplikasi itu juga bertujuan sebagai upaya perlindungan bagi konsumen dalam pemenuhan kebutuhan hunian layak terjangkau.

“Kami tidak memberlakukan punishment atau blacklist, hanya saja bagi yang tidak memenuhi ketentuan maka tidak akan lolos dalam SiPetruk. Artinya, hunian tersebut tidak akan masuk di aplikasi SiKumbang sehingga pengembang tidak dapat menjualnya sebagai rumah bersubsidi pada aplikasi SiKasep,” beber Arief.

Sebelumnya, pengembang menyuarakan permintaan penundaan penerapan aplikasi SiPetruk karena dikhawatirkan akan mengganggu realisasi akad kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi di awal tahun ini. Pasalnya, di berbagai wilayah di Indonesia, telah tersedia rumah siap huni yang segera diajukan persetujuan akad KPR-nya pada awal Januari 2021.

Tidak tanggung-tanggung, desakan penundaan juga disuarakan oleh Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sukiryanto. “Aplikasi SiPetruk yang dirilis PPDPP sangat baik demi menjamin kualitas hunian yang dibangun oleh pengembang. Hanya saja, untuk pemberlakuannya tentu butuh waktu untuk sosialisasi,” tegas Sukiryanto.

Senator asal Provinsi Kalimantan Barat itu menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari daerah, saat ini developer telah menyediakan unit rumah bersubsidi yang siap untuk diajukan akad KPR. “Unit rumah ready stock sudah tersedia, calon konsumen juga sudah ada. Kalau ada kewajiban penerapan SiKasep di awal tahun, maka rumah-rumah yang sudah terbangun itu tidak akan bisa tersalurkan KPR-nya,” tandas Sukiryanto.

Aplikasi SiPetruk diluncurkan pada 18 Desember 2020 kemarin, berbarengan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) antara PPDPP bersama 30 bank penyalur KPR Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tujuan aplikasi ini untuk memastikan kelayakan bangunan yang dibangun oleh pengembang harus sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 20/PRT/M/2019 Tahun 2019 tentang Kemudahan dan Bantuan Pemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, yang salah satunya di dalam mengatur tentang standar kualitas rumah subsidi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menetapkan kebijakan peningkatan aksesibilitas etnik minoritas untuk kepemilikan rumah dan pengembangan usaha kecil di kantong-kantong kelompok tersebut. Kebijakan itu ditempuh sebagai tindakan konkret memperingati Tulsa Race Massacre (Pembantaian Ras Tulsa).  Laman resmi Kantor Kepresidenan Amerika Serikat, whitehouse.gov, menyatakan bahwa Pemerintah AS berupaya untuk mengurangi backlog dari sisi kepemilikan […]

  • Akses Tol Langsung Dibangun, Paramount Petals Pasarkan Hunian Premium

    Akses Tol Langsung Dibangun, Paramount Petals Pasarkan Hunian Premium

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Petals, kota mandiri baru seluas sekitar 400 hektar di koridor barat Jakarta, mempercepat pembangunan produk, infrastruktur, serta fasilitas kawasan. Teranyar, proyek township besutan pengembang Paramount Land itu meluncurkan klaster premium pertama di Paramount Petals yaitu ‘Lily’. Klaster ini hanya berjarak 4,5 kilometer dari gerbang tol, sehingga sangat strategis dan memiliki prospek tinggi […]

  • Wapres Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

    Wapres Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pertumbuhan jumlah wakaf tanah di Indonesia terus meningkat sekitar 7 persen atau lebih dari 3.000 hektare setiap tahun. Tercatat, saat ini jumlah tanah wakaf tersebar di lebih dari 430.000 lokasi seluas 56 ribu hektare. Namun, baru sekitar 58 persen yang sudah mengantongi sertifikasi tanah wakaf. “Sertifikasi tanah wakaf merupakan langkah konkret dalam menjaga […]

  • OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih bermasalah. Untuk itu, pelaku usaha meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengurai persoalan perizinan berusaha. “Pelaksanaan OSS sejak Agustus 2021 lalu terbukti belum dapat mengakselerasikan regulasi dengan sistem yang baru. Akibatnya semua tahapan proses perizinan […]

  • Warna Fine Living

    Optimalkan Aset Potensial, Sarana Jaya Pasarkan Hunian Eksklusif

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tingginya permintaan hunian tapak (landed house) yang nyaman dan strategis di dekat Jakarta mendorong Perumda Pembangunan Sarana Jaya untuk menghadirkan hunian eksklusif berkonsep modern-resort dengan desain yang kompak di selatan Jakarta, tepatnya di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Groundbreaking perumahan yang diberinama Warna Fine Living itu digelar di lokasi lahan, Kamis (31/10)  yang dihadiri […]

  • Kawal Pertumbuhan Ekonomi, Insentif PPN Rumah Dilanjutkan

    Kawal Pertumbuhan Ekonomi, Insentif PPN Rumah Dilanjutkan

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kucuran insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rumah mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Sejak terbitnya insentif diskon PPN pada Maret 2021, penjualan rumah tumbuh sebesar 39,6 persen daripada periode yang sama tahun sebelumnya. Demi mengawal momentum pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, pemerintah akan melanjutkan skema insentif PPN rumah. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengisyaratkan akan melanjutkan […]

Translate »
expand_less