Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tarif Air Bersih Rusun di Jakarta Melonjak Tinggi, P3RSI Minta Ditunda

Tarif Air Bersih Rusun di Jakarta Melonjak Tinggi, P3RSI Minta Ditunda

  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunda kenaikan tarif air bersih di rumah susun (rusun) yang melonjak hampir 71%. Kenaikan itu dinilai sangat tinggi dan tanpa sosialisasi kepada warga rusun.

Ketua DPP P3RSI, Adjit Lauhatta menegaskan kenaikan tarif air bersih dari Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya di rusun yang mencapai 71% sangat memberatkan. Dia menyesalkan, Pemprov DKI Jakarta dan PAM Jaya yang tidak peka terhadap kondisi kehidupan warga di rumah susun yang mayoritas merupakan kalangan menengah dan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Jelas memberatkan warga, karena dalam tabel layanan baru menempatkan rumah susun sebagai apartemen yang merupakan hunian yang sama dengan gedung bertingkat tinggi komersial, kondominium, dan pusat perbelanjaan dengan tarif sebesar Rp21.500 per m3,,” ungkap Adjit dalam acara Talk Show P3RSI di Jakarta, Kamis (6/2).

Menurutnya, salah satu masalah utama dalam pengenaan tarif air bersih ini adalah penetapan golongan apartemen/rumah susun disamakan dengan gedung bertingkat tinggi komersial, kondominium, dan pusat perbelanjaan. Padahal fungsi dan peruntukannya berbeda.

Rumah susun yang disebut juga apartemen, jelas Adjit, fungsi dan peruntukkannya adalah hunian, sedangkan yang lainnya untuk komersial. Oleh karena itu, tidak adil jika rumah susun disamakan dengan perkantoran dan pusat perdagangan. Bahkan, tarif air bersih yang dibayar warga rusun menjadi lebih mahal dibandingkan rumah tipe besar yang ada di kawasan elit Pondok Indah.

Atas hal tersebut, P3RSI mengusulkan agar kata apartemen di rincian jenis pelanggan gedung bertingkat tinggi komersial/apartemen/kondominium/pusat perbelanjaan, dihilangkan. Selanjutnya, gedung bertingkat yang fungsi dan peruntukkannya sebagai hunian lebih tepat digolongkan sebagai rumah susun menengah dan mewah.

Adjit juga menekankan bahwa akibat kenaikan tarif air bersih yang mencapai 71%, beban yang ditanggung pemilik dan penghuni rumah susun makin berat dengan kenaikan tarif air bersih dari awalnya Rp12.550 menjadi Rp21.500 per m3.

“Padahal, pengelola rumah susun dalam hal ini warga rumah susun masih menanggung perawatan instalasi air bersih di gedungnya yang mencapai miliaran rupiah setiap tahun. Sangat ironis, kalau pemerintah mendorong masyarakat untuk tinggal di hunian vertikal (rusun) tetapi setelah tinggal kok malah dikenakan tarif air bersih yang tinggi,” ujarnya.

DPP P3RSI telah melakukan berbagai upaya agar PAM Jaya menunda dan mengkaji ulang kenaikan tarif air bersih dan penggolongan pelanggan rumah susun di Jakarta. Antara lain melakukan audiensi dengan pihak PAM Jaya, lalu telah ditindaklanjuti dengan beberapa pertemuan. Namun hasilnya belum memuaskan warga rusun. PAM Jaya tetap bersikeras dengan keputusan mereka.

P3RSI juga telah menemui Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), membuat Laporan Masyarakat ke Balai Kota DKI Jakarta, bersurat ke Ketua DPRD DKI Jakarta, bersurat ke semua Fraksi di DPRD DKI Jakarta, serta bersurat ke Pj. Gubernur DKI Jakarta.

Talk show ini juga merupakan salah-satu upaya P3RSI untuk mencari solusi atas permasalahan ini. Kami berharap dengan diskusi ini dapat dihasilkan kesepahaman dan solusi atas persoalan ini,” harap Adjit.

DPRD Minta Tunda

Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo yang menjadi narasumber dalam talk show tersebut meminta PAM Jaya  menunda pemberlakuan tarif baru layanan air, khususnya di rusun (hunian).

Dia menilai, belum ada urgensi kenaikan tarif air PAM Jaya di 2025 karena sejak tahun 2017 PAM Jaya selalu untung, dan tertinggi di tahun 2023 untung Rp1,2 triliun. Bahkan pada 2024 membagikan dividen Rp62 miliar ke Pemprov DKI Jakarta selaku 100% pemegang saham PAM Jaya. Tetapi tingkat kebocoran air atau non-revenue water sejak  2017 sangat tinggi yakni berkisar 42%-46%.

“Selain karena banyaknya penolakan dari warga rumah susun kalangan menengah dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dasar hukum keputusan kenaikan tarif air bersih ini masih dapat diperdebatkan,” tegasnya.

Menurut Francine, secara aturan sebenarnya yang bisa diterapkan PAM Jaya itu adalah kenaikan tarif air minum, bukan air bersih. Sebab PAM Jaya itu adalah perusahaan air minum bukan air bersih. Tetapi selama ini banyak warga Jakarta masih menikmati taraf air bersih saja.

“Jadi terkait tarif itu, harusnya dibedakan antara air minum dengan air bersih,” ungkapnya.

Sebenarnya, lanjut Francine, kenaikan tarif yang diatur di dalam Keputusan Gubernur Nomor 730 tahun 2024 itu terkait dengan tarif air minum, sehingga yang dinaikkan PAM Jaya seharusnya adalah tarif air minum terhadap pelanggan-pelanggan yang sudah menerima layanan air minum.  (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenko Perekonomian Dukung Proyek MRT Balaraja-Cikarang

    Kemenko Perekonomian Dukung Proyek MRT Balaraja-Cikarang

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional Mass Rapid Transit (PSN-MRT) East-West atau Timur-Barat yang melintasi tiga provinsi dan menghubungkan Balaraja (Banten) hingga Cikarang (Jawa Barat). “KPPIP tetap mendorong dan mendukung pembangunan PSN MRT East-West ini yang nantinya akan mendukung konektivitas antar […]

  • PUPR Pastikan Venue Kejuaraan F1PowerBoat di Danau Toba Rampung

    PUPR Pastikan Venue Kejuaraan F1PowerBoat di Danau Toba Rampung

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan venue Kejuaraan Dunia F1PowerBoat atau F1H2O di Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara. Jelang penyelenggaraan F1H2O pada 24-26 Februari 2023, pekerjaan fisik venue sudah mencapai 99,97%. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya mendukung penuh pembangunan infrastruktur di Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. “Untuk […]

  • ATR/BPN Wajibkan KKPR untuk Perubahan Fungsi Hutan

    ATR/BPN Wajibkan KKPR untuk Perubahan Fungsi Hutan

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mewajibkan rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) bagi perubahan fungsi kawasan hutan yang belum termuat dalam rencana tata ruang. “Pelaksanaan kegiatan yang lokasinya di kawasan hutan yang mengalami perubahan fungsi dan belum dimuat dalam Rencana Tata Ruang (RTR), wajib melalui KKPR,” ucap Direktur Jenderal Tata […]

  • BSD City

    Kebutuhan Ruang Komersial di BSD City Terus Meningkat

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • 0Komentar

    BSD CITY – Kawasan BSD City terus berkembang sebagai mega township dan menjadi salah satu kawasan hunian serta bisnis terintegrasi terbesar di Indonesia dengan total populasi mencapai hingga 500.000 jiwa. Pertumbuhan kawasan ini mendorong kebutuhan akan ruang-ruang komersial yang tidak hanya fungsional, tetapi juga selaras gaya hidup masyarakat urban. Melihat peluang tersebut, Sinar Mas Land kembali berinovasi […]

  • Persija Jakarta

    Persija Resmi Disponsori Bank Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta resmi menjadi sponsor bagi klub sepak bola Persija. Komitmen dukungan tersebut dibuktikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua belah pihak yang digelar di Taman Menteng, Jakarta, Kamis, 17 Juli 2025. Lewat kolaborasi ini, Bank Jakarta menegaskan komitmennya mendukung kebangkitan Macan Kemayoran dengan menjadi salah satu sponsor, sekaligus memperluas jangkauan layanan […]

  • KPR FLPP

    KPR FLPP, Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo Terhadap MBR

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, salah satunya melalui program KPR FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pesan tersebut disampaikan dalam acara akad massal 26 ribu rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah, di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin, 29 […]

Translate »
expand_less