Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Investasi Realestat Asia Pasifik Anjlok di Awal Tahun Ini

Investasi Realestat Asia Pasifik Anjlok di Awal Tahun Ini

  • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Aktivitas investasi realestat komersial di Asia Pasifik mengalami penurunan sebesar 30% secara tahunan pada kuartal pertama 2023. Menurut data dan analisis Jones Lang LaSalle (JLL) Global, investasi di wilayah itu mencapai US$27 miliar di kuartal I-2023.

“Kondisi pasar saat ini masih menantang dan para investor melihat bahwa dengan diperketatnya standar pinjaman akan menambah ketidakpastian di pasar realestat komersial,” kata Stuart Crow, CEO Capital Markets JLL Asia Pacific dalam laporan yang dikutip Jumat (9/6).

Namun, JLL meyakini kondisi di Asia Pasifik akan tetap aman , dimana risiko likuiditas masih terkendali dengan baik di kawasan tersebut. Ditambah lagi dengan dimulainya kembali aktivitas investasi yang hanya tinggal menunggu waktu.

Jepang mengungguli wilayah lain dengan catatan investasi sebesar US$8,9 miliar pada kuartal I atau naik 4,7% secara tahunan. Kondisi ini didorong oleh lonjakan penjualan kantor oleh perusahaan-perusahaan Jepang dan aktivitas akuisisi oleh J-REITs. Sebaliknya, Australia mencatat transaksi senilai US$3,7 miliar atau turun 26% secara tahunan melanjutkan dampak dari pola kerja hybrid.

Volume investasi China mencapai US$6,9 miliar pada kuartal I-2023 atau turun 17% secara tahunan, dengan aktivitas yang terbatas di luar Shanghai. Sementara itu, transaksi di Hong Kong menunjukan angka kenaikan sedang menjadi US$1,6 miliar karena mayoritas transaksi yang tercatat merupakan transaksi swasta skala kecil dan menengah.

Begitu pula di Singapura, volume investasi turun 67% secara tahunan menjadi US$1,9 miliar dari angka basis sebelumnya yang tinggi. “Hal ini dikarenakan terbatasnya aktivitas di sektor perkantoran dan ritel,” jelas Stuart Crow.

Sementara itu, investasi pasar perkantoran turun menjadi US$12,7 miliar dari US$17,3 miliar pada tahun sebelumnya. Situasi itu menjadikan kuartal ini salah satu kuartal terlemah sepanjang sejarah di sektor perkantoran seiring dengan tekanan suku bunga dan penentuan harga aset yang berdampak pada perdagangan.

Demikian pula volume di sektor logistik dan industrial, turun sebesar 24% secara tahunan karena jumlah transaksi yang bernilai lebih dari US$100 juta berkurang, seiring dengan dimulainya siklus baru penentuan harga dan tantangan pendanaan.

Masih Sepi

Aktivitas investasi di sektor ritel masih sepi dengan catatan pembukuan hanya US$5,3 miliar pada kuartal I-2023 atau di bawah rata-rata triwulanan lima tahun terakhir sebesar US$7,5 miliar. Pada kuartal pertama tahun ini, sebagian besar transaksi pusat perbelanjaan skala besar menghilang di wilayah tersebut.

Investasi di pasar perhotelan Asia Pasifik mencapai US$2,4 miliar pada kuartal pertama tahun ini, atau turun 30% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun ada pertumbuhan aktivitas di pasar tersebut dan adanya sentimen dari pengaruh makro ekonomi.

“Kami tidak mengantisipasi perubahan harga ke level yang tepat, walau zona Asia Pasifik tertinggal dalam siklus penyesuaian harga pada saat ini. Kami berharap tingkat penyesuaian harga akan mencapai puncaknya di kuartal kedua, lalu akan berjalan secara moderat pada paruh kedua tahun ini dikarenakan biaya bunga pinjaman yang berpotensi turun seiring penurunan suku bunga,” ungkap Pamela Ambler, Head of Investor Intelligence JLL Asia Pacific. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival UMKM 2025

    Bank Jakarta Dukung Festival UMKM 2025 di Kota Tua

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta mendukung upaya pemberdayaan UMKM melalui partisipasi aktif dalam Festival Kemudahan & Perlindungan UMKM 2025 yang digelar Kementerian UMKM di Kawasan Kota Tua, Jakarta. Acara ini menjadi ajang kolaborasi strategis lintas kementerian, lembaga, BUMN/BUMD, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem usaha mikro di Indonesia. Pemprov DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas sinergi Bank […]

  • BTN

    Di Kuartal I, Penyaluran Kredit dan Laba Bersih BTN Melesat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatatkan pertumbuhan laba bersih mencapai 22,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) per kuartal I-2026. Capaian ini ditopang berbagai langkah transformasi, inovasi, serta dukungan solid pemerintah untuk industri pembiayaan perumahan nasional. Sejalan dengan itu, BTN juga terus menjalankan noble purpose dalam mendukung masyarakat memiliki rumah dengan menyalurkan Kredit […]

  • Majalah REI Edisi Juli 2022

    Majalah REI Edisi Juli 2022

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • 0Komentar

    Majalah REI Edisi Juli 2022 WASPADAI “LAMPU KUNING” INFLASI Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Ekonomi global sedang menghadapi lonjakan inflasi yang dipicu inflasi pangan akibat dampak perang Rusia dan Ukraina. Sejumlah negara sudah mengalami inflasi tinggi bahkan berisiko ke arah stagflasi. Di Amerika Serikat (AS) misalnya, tingkat inflasi per Juni 2022 tercatat […]

  • Garap Pasar Pekerja Sektor Informal, BTN Andalkan KPR BP2BT

    Garap Pasar Pekerja Sektor Informal, BTN Andalkan KPR BP2BT

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi bagi pekerja sektor informal di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sepanjang tahun 2021 mencapai 12 persen. Untuk tahun 2022, bank pelat merah itu akan lebih mendorong segmen pembiayaan perumahan untuk pasar pekerja sektor informal melalui skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). “Tahun ini penyaluran KPR […]

  • DPR Minta Menteri PKP Kejelasan Program 3 Juta Rumah.

    DPR Minta Kejelasan Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta kejelasan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam hal Peta Jalan Progam 3 Juta Rumah dalam Rapat Kerja (Raker) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin, 19 Mei 2025. “Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk melaksanakan […]

  • MRT

    2 Tonwship Summarecon Bakal Terintegrasi MRT Koridor Timur-Barat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat di wilayah Provinsi Banten (Kembangan-Balaraja) bersama PT MRT Jakarta (Perseroda). Moda transportasi itu akan mengintegrasikan dua kawasan kota terpadu Summarecon dengan MRT Koridor Timur-Barat bersama sejumlah kawasan lain di sisi barat Jakarta dan Banten. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of […]

Translate »
expand_less