Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Duh! Jumlah Kelas Menengah Turun, Begini Nasib Bisnis Ritel

Duh! Jumlah Kelas Menengah Turun, Begini Nasib Bisnis Ritel

  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan data bahwa jumlah kelas menengah di Indonesia menurun menjadi 47,85 juta penduduk pada 2024 yang sebelumnya 57,33 juta penduduk di 2019 . Hal tersebut ditengarai akan berdampak pada roda bisnis ritel.

“Kalau kita lihat pada segmen-segmen tertentu, memang grade B dan grade C adalah segmen ritel yang terdampak paling tinggi saat ini,” urai Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat dalam Jakarta Property Highlight H1 2024 secara daring, Kamis, 12 September 2024.

Lebih jauh Syarifah menjelaskan, penurunan jumlah kelas menengah tidak terlalu berpengaruh terhadap sektor tersebut, yakni di premium grade A dan grade A.

“Sektor ritel di grade B dan C yang umumnya adalah strata ritel mengalami koreksi sekitar -3 atau kalau kita bedakan berdasarkan tipe, sektor strata ritel ini mengalami koreksi atau berada di bawah rereta tingkat hunian ritel di Jakarta saat ini,” imbuhnya.

Menurutnya, daya beli masyarakat saat ini relatif lebih rendah pada berbagai lapisan di kelas menengah, terutama kelas menengah bawah yang paling rentan. Dia juga melihat bahwa ruang sektor ini kini telah berkembang sesuai dengan kebutuhan dari konsumen. Contohnya pada segmen food and beverage (F&B) yang aktif untuk masuk dan keluar dari ruang-ruang ritel saat ini.

“Sektor F&B ini tumbuh dengan variasi segmen yang merata tidak hanya pada segmen yang mengisi ruang ritel di premium grade A, grade A, tapi juga mereka berinovasi cukup cepat untuk mengisi ruang-ruang ritel sektor B dan C,” terangnya.

Sementara untuk segmen pangan dan sandang, jumlah transaksi akan tetap terjadi meski volume kualitas maupun volume kuantitas akan berkontraksi.

General Manager General Agency Knight Frank Indonesia Frank Tumewa menambahkan, kelas menengah akan mengurangi belanja di pusat perbelanjaan dan memilih berbelanja secara online. “Mereka ke mall mungkin hanya melihat produk-produk, tapi mereka belinya nanti lewat online. Itu dikelas menengah yang terjadi sehingga kondisi ritel juga akan menurun,” ungkapnya.

Performa Ritel

Secara umum, performa sektor ini pada Semester I-2024 dari sisi pasokan dan permintaan relatif stabil. Namun, dari sisi tingkat hunian terindikasi terjadi koreksi performa dibandingkan semester sebelumnya.

“Sampai akhir tahun ini setidaknya ada tiga proyek ritel baru yang akan menambah pasokan secara umum di Jakarta. Sementara jika kita akumulatifkan future supply dari ritel ini akan masuk sampai dua tahun ke depan di Jakarta,” kata Syarifah.

Dari sisi tingkat okupansi ritel terjadi kencenderungan penurunan 0,45% pada semester I 2024 dibandingkan semester sebelumnya menjadi 77,79%. Kemudian, rerata harga sewa meningkat di angka Rp 782.010 dan service charge juga meningkat di angka Rp 162.630. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPO Properti

    Siap-siap, 3 Perusahaan Properti Mau IPO

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut ada tiga perusahaan properti yang akan melakukan initial public offering (IPO) pada tahun ini. Target dana yang terkumpul dari IPO tersebut adalah sebesar Rp249,33 miliar. “Minat IPO tinggi karena memang dari sisi permintaan cukup tinggi. Kondisi pasar sangat bagus teruatama secara fundamental,” kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal […]

  • Kunjungan Inspeksi Kerja ke Pembangunan Proyek Jembatan Pulau Balang IKN

    Pembangunan Infrastruktur IKN Harus Sejalan dengan Konsolidasi Fiskal

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) baru dapat menjadi titik mula pemulihan ekonomi. Perhitungan dan pemenuhan kebutuhan anggaran IKN akan tetap sejalan dengan konsolidasi fiskal. “Dalam APBN 2023 nanti adalah pemulihan ekonomi dan konsolidasi APBN. APBN kita harus dijaga secara sangat hati-hati sehingga kita bisa menjaga berbagai kebutuhan negara, seperti pemulihan ekonomi, melindungi secara […]

  • PUPR Ajak Perum Perumnas Pacu Program Sejuta Rumah

    PUPR Ajak Perum Perumnas Pacu Program Sejuta Rumah

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak Perum Perumnas untuk memacu Program Sejuta Rumah. Dukungan dan kontribusi Perum Perumnas dalam pembangunan hunian layak penting untuk meningkatkan peluang masyarakat memiliki hunian layak dan terjangkau. “Kami siap berkomitmen bersama Perumnas untuk meningkatkan pembangunan rumah untuk masyarakat di seluruh Indonesia” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian […]

  • Puncak Kerap Macet, Pembangunan Tol Caringin-Gunung Mas Dipertimbangkan

    Puncak Kerap Macet, Pembangunan Tol Caringin-Gunung Mas Dipertimbangkan

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- Komisi V DPR RI mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol di sepanjang kawasan Puncak-Bogor oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Salah satunya pembangunan jalan tol Caringin, Cisarua, hingga Gunung Mas yang dinilai akan efektif mengurai kemacetan di kawasan Puncak. “Setelah berdiskusi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga dan Waskita, pembangunan jalan tol sepanjang […]

  • perlambatan tampak pada permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

    Kebijakan Kredit Diperketat, Penyaluran KPR Melambat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) mengalami perlambatan pada triwulan I 2025. Pada periode yang sama, penyaluran kredit perbankan keseluruhan menunjukkan peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Berdasarkan Survei Perbankan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru triwulan II 2025 sebesar 85,22%, lebih tinggi dari 55,07% pada triwulan I 2025. “Kredit Konsumsi yang […]

  • perkotaan

    Kupas Tuntas Isu Kota, Begini Gagasan Capres 2024 Soal Perkotaan

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kota menjadi pusat peradaban, inovasi, ilmu pengetahuan dan ekonomi. Kondisi tersebut membuat kota mimiliki peran vital sebagai penggerak perekonomian nasional. Saat ini, kota berkontribusi terhadap 60% PDB Indonesia. “Namun jika melihat peran kota yang begitu vital terhadap ekonomi, namun ini sering kali tidak diimbangi dengan penyediaan kebutuhan dasar bagi warganya,” kata Co-founder Stravenues, […]

Translate »
expand_less