Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Bendungan di IKN

Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Bendungan di IKN

  • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sungai Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan infrastruktur sumber daya air berupa bendungan itu bertujuan mencukupi kebutuhan air baku di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Setelah pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sungai Sepaku selanjutnya disiapkan pompa air bakunya secara bertahap. Pada tahun 2023 disiapkan pompa air baku dari bendungan berkapasitas 300 liter/detik,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Jarot Widyoko dalam siaran pers yang dikutip Selasa, 21 Maret 2023.

Bendungan yang berada di Kecamatan Sepaku akan menjadi infrastruktur penyediaan kebutuhan air baku dan pengendalian banjir di kawasan IKN.

Pada tahap awal, disiapkan empat pompa air baku intake Sungai Sepaku, masing-masing berkapasitas 600 liter per detik. “Akan dioperasikan sebanyak tiga pompa dan satu pompa sebagai cadangan,”kata dia.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Harya Muldianto mengatakan, pembangunan Bendungan Sepaku Semoi saat ini progresnya sudah 86,56 persen. Target pengisian air (impounding) pada Juni 2023.

“Bendungan Sepaku Semoi dapat menyuplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter/detik, sebanyak 2000 liter/detik untuk IKN, dan sisanya 500 liter/detik untuk Balikpapan. Selain bendungan, Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan Intake Sungai Sepaku berkapasitas 3000 liter/detik.” kata Harya.

Konsep Pembangunan

Harya mengatakan, Intake Sungai Sepaku ini dibangun dengan konsep Bendung Gerak (obermeyer) dan  memiliki lebar bendung 117,2 meter, serta tinggi bendung 2,3 meter.

“Pembangunan Intake Sungai Sepaku untuk menyediakan air baku sebesar 3.000 liter/ detik. Pengerjaan mulai Oktober 2021 hingga April 2023 nanti. Saat ini progres fisiknya sudah sebesar 92,23 persen,” kata Harya.

Adapun pekerjaan meliputi tubuh bendung (main dam), dinding bendung, feeder canal, kantong lumpur, dinding hilir dan hulu, pekerjaan apron, kolam olak, serta pekerjaan Building Information Modelling (IBM).

Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan mendefinisikan bendungan adalah bangunan yang berupa urukan tanah, urukan batu, dan beton, yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, dapat pula dibangun untuk menahan dan menampung limbah tambang, atau menampung lumpur sehingga terbentuk waduk.

Sedangkan Intake adalah suatu struktur yang dibangun pada sumber air, yaitu sungai, danau, atau waduk untuk mengarahkan air ke suatu kolam di dalamnya agar dapat diteruskan ke komponen lain dengan andal.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUPST Summarecon Agung

    Tahun Buku 2024, Summarecon Agung Cetak Sejarah Penjualan

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk mencetak rekor sejarah dengan kenaikan pendapatan di 9 kawasan kota terpadu yang dikembangkannya. Capaian pendapatan perseroan sepanjang tahun 2024 tercatat sebesar Rp 10,62 triliun atau naik 59,5 persen dengan perolehan laba bersih tertinggi yakni sebesar Rp 1,84 triliun, naik 74,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami bersyukur atas pencapaian luar biasa […]

  • Wacana moratorium pembangunan hotel yang dilakukan Kementerian Pariwisata

    Perkuat Rantai Pasok, Industri Hotel Gandeng Pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri hotel dan pelaku UMKM di Labuan Bajo NTT sepakat bekerja sama dalam upaya memperkuat rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) tersebut dengan nilai komitmen kerja sama senilai Rp2,5 miliar. “Saat ini melalui Deputi Bidang Industri dan Investasi kami sudah melakukan program penguatan rantai […]

  • punya rumah

    Mau Cepat Punya Rumah? Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Banyak cara untuk mendapatkan hunian impian. Namun, cara terbaik cepat memiliki rumah adalah dengan mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) ke lembaga keuangan, seperti perbankan. “Saran saya adalah beli rumah jangan cash bertahap. Belilah rumah melalui KPR karena dengan membeli rumah melalui KPR atau KPA setidaknya ada pihak ketiga, yaitu perbankan yang ikut memitigasi […]

  • Ilustrasi Apartemen Keluarga

    Tinggal di Apartemen dan Punya Bayi? Begini Tipsnya!

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Tinggal di apartemen bagi orang Indonesia memang belum menjadi kebiasaan. Apalagi bagi mereka yang sudah memiliki anak biasanya memilih rumah tapak meski harus ke pinggiran kota. Sebab, rumah tapak di Jakarta makin sulit dicari dan tentu saja dengan harga selangit. Namun, apartemen juga mulai dilirik semenjak pandemi karena dianggap memiliki fasilitas yang lengkap […]

  • Kawasan Pariwisata di Labuan Bajo, NTT (Foto: Muchlis Jr)

    BPIW Kawal Pengembangan ITDP

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan komitmen dalam pelaksanaan Indonesia Tourism Development Project (ITDP) sesuai agenda. Kepala BPIW, Rachman Arief mengatakan, BPIW harus terus mengawal agar proses loan ITDP berjalan sesuai dengan ketetapan awal. “Total loan (Red: Pinjaman) dari Bank Dunia untuk pengembangan pariwisata di Tanah Air mencapai sebesar […]

  • Hindari Stagnasi Pasokan, Segera Tetapkan Harga Baru Rumah Subsidi!

    Hindari Stagnasi Pasokan, Segera Tetapkan Harga Baru Rumah Subsidi!

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendesak pemerintah segera melakukan terobosan terkait kebijakan harga baru rumah sederhana bersubsidi. Hal itu untuk memastikan pasokan rumah khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak mengalami stagnasi. Menjelang penutupan tahun ini, harga jual rumah bersubsidi masih belum ada kejelasan. Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida menegaskan dalam […]

Translate »
expand_less