Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » LMAN Alokasikan Rp 29 Triliun untuk Pengadaan Lahan Proyek Infrastruktur

LMAN Alokasikan Rp 29 Triliun untuk Pengadaan Lahan Proyek Infrastruktur

  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Problem pengadaan lahan menjadi tantangan yang kerap muncul dalam pembangunan infrastruktur. Sepanjang tahun 2016 hingga 2021 lalu, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) melalui pendanaan APBN telah mengalokasikan Rp 105,63 triliun untuk pengadaan lahan proyek infrastruktur. Sedangkan untuk tahun 2022, LMAN menganggarkan Rp 28,84 triliun guna pembiayaan pengadaan lahan infrastruktur.

“Pengadaan tanah dari APBN melalui LMAN sejak tahun 2016-2021 sebesar Rp 105,626 triliun. Rencananya, tahun ini LMAN akan bekerja lagi menambah sekitar Rp28,84 triliun. Jumlah yang sangat besar ini menunjukkan komitmen Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur,” beber Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara pada Webinar Infrastruktur untuk Indonesia, Rabu, 2 Maret 2022.

Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum telah memberikan aturan mengenai mekanisme pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur.

LMAN merupakan salah satu special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan sebagai salah satu institusi penting dalam pendanaan lahan. Tujuannya agar proses pengadaan lahan untuk keperluan pembangunan infrastruktur bisa sejalan dengan proses konstruksi dan perencanaan infrastruktur.

Wamenkeu menambahkan pembangunan infrastruktur bukan hanya tugas pemerintah pusat saja. Pasalnya, pemerintah daerah juga dapat melakukan pembangunan infrastruktur di daerahnya masing-masing.

Kontribusi Pemerintah Daerah

Peran aktif pemerintah daerah perlu terus didorong agar mampu melakukan langkah kreatif dan inovatif terkait penciptaan infrastruktur. Sejak tahun 2020, pemerintah pusat mulai memperkenalkan program pinjaman daerah yang merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional.

Wamenkeu menyebut ini adalah upaya untuk memastikan pemerintah daerah mampu membangun infrastruktur. Sebagai salah satu SMV Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) menjadi pelaksana program pendanaan guna pengembangan infrastruktur di daerah.

“PT SMI agar terus mendorong pelaksanaan pinjaman daerah. Bukan semata memberikan pendanaan, tapi juga mendorong tata kelola yang baik dan mempercepat pembangunan infrastruktur,” cetus Suahasil.

“Prinsip environment, social and government principles (ESG) harus tersebar luas. Saya rasa sangat mungkin kita menyebarluaskan ke seluruh Indonesia,” pungkas Wamenkeu.

Wamen mengungkapkan pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada semangat membangun peradaban dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, penyediaan infrastruktur harus memberi manfaat bagi rakyat. Ketersediaan infrastruktur harus dapat menggerakkan perekonomian daerah, bernilai tambah bagi industri, pendapatan masyarakat dan penciptaan kesempatan kerja.

Perwujudan pembangunan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan transformasi, inovasi dan dukungan serta komitmen berbagai sektor, yang mencakup dukungan pemerintah melalui APBN, ketersediaan lahan, pembangunan yang mempertimbangkan aspek sustainabilitas, tata kelola, dan lingkungan, inovasi pembiayaan serta pemanfaatan teknologi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusun subsidi

    DPR Apresiasi Pembangunan Rusun ASN PUPR Citeureup

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi V DPR RI mengapresiasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Legislator berharap rusun itu dapat menjadi alternatif hunian bagi ASN. “Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Ditjen Perumahan Kementerian PUPR atas pembangunan rusun […]

  • SiPetruk Tidak Akan Hambat Kerja Pengembang Perumahan

    SiPetruk Tidak Akan Hambat Kerja Pengembang Perumahan

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran rumah subsidi tidak hanya bertumpu pada masalah kuantitas tetapi juga harus memastikan bahwa rumah yang dibeli oleh masyarakat harus berkualitas, dimanfaatkan dan dihuni dengan baik. Oleh karena itu setiap rumah subsidi yang dibangun harus memenuhi ketentuan teknis bangunan, yaitu persyaratan kelaikan hunian yang meliputi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan […]

  • Skema Sewa-Beli Masih Digodok, Ini Kendalanya!

    Skema Sewa-Beli Masih Digodok, Ini Kendalanya!

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga kini masih menggodok skema pembiayaan sewa-beli atau rent to own (RTO). Pembahasannya masih terkendala sejumlah persoalan, salah satunya menyangkut siapa agregator atau entitas “penjamin” dari aset hunian yang disewa-belikan. Agregator akan bertindak sebagai pihak yang memiliki aset dan menghubungkan penyewa kepada lembaga keuangan yang memiliki […]

  • Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

    Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri perbankan nasional harus meningkatkan penyaluran kredit ke sektor usaha guna memastikan keberlangsungan program pemulihan ekonomi. Pertumbuhan kredit saat ini mencapai 5,2 persen, jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi. Saat ini dana pihak ketiga yang dikelola perbankan nasional mencapai Rp 7.250 triliun dengan loan to deposit ratio (LDR) hanya 77 […]

  • Berkembang Pesat, Komunitas Synergy Indonesia Resmi Jadi Yayasan

    Berkembang Pesat, Komunitas Synergy Indonesia Resmi Jadi Yayasan

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Berawal dari sebuah grup komunitas informal di WhatsApp, Synergy Developer Indonesia telah berkembang tidak hanya sebagai komunitas developer, melainkan melebar ke semua industri turunan properti termasuk perbankan, bahan bangunan, arsitek, interior desain, dan resto dalam payung Synergy Indonesia. Enam tahun bertumbuh, mengakar dan memberi manfaat pada masyarakat, Synergy Indonesia bertransformasi secara resmi menjadi […]

  • Kota Sofifi (Foto: Istimewa)

    Rusun ASN dan Petugas Kepolisian, Cara PUPR Selesaikan Persoalan di Sofifi

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap memberikan dukungan terhadap pengembangan Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara. Untuk itu, Kementerian PUPR selain memberikan bantuan pembangunan infrastruktur juga akan menyediakan hunian berupa Rumah Susun (Rusun) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta petugas kepolisian yang bertugas di Kota Sofifi. “Kementerian telah […]

Translate »
expand_less