Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

  • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah telah menggelontorkan Rp 10,89 triliun pendanaan pengadaan lahan guna pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Salah satu ruas JTTS yakni Pekanbaru – Kandis – Dumai sepanjang 12 km, telah beroperasi sejak tahun 2020 lalu.

“Pemerintah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera,” ungkap Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dalam siaran pers, Senin, 1 November 2021.

Berdasarkan penelitian PT Hutama Karya (Persero) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), jalan tol ini memberikan manfaat khususnya bagi masyarakat Provinsi Riau dan sekitarnya. Dari sisi ekonomi, ruas tol ini mampu menghemat jarak tempuh sebanyak 51 km dan memangkas 3 jam perjalanan Pekanbaru-Dumai. Pengurangan waktu tempuh ini berimplikasi pada penghematan konsumsi bahan bakar yang cukup signifikan.

Ruas tol ini juga meningkatkan konektivitas sehingga memudahkan mobilitas dan akselerasi peredaran barang dan jasa antar wilayah di Sumatera. Kehadiran JTTS dapat mendorong pertumbuhan daerah baru serta memudahkan akses bagi kawasan industri juga kawasan pariwisata di Pulau Sumatera.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem PSN JTTS, atas kolaborasi dan sinergi untuk percepatan pembangunan infrastruktur. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungannya,” imbuh Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Basuki Purwadi.

Wamenkeu menambahkan, pembangunan PSN JTTS tak lepas dari peran LMAN. Untuk JTTS ruas Pekanbaru-Kandis-Dumai, LMAN telah merealisasikan dana pembebasan lahan sejumlah Rp 328,956 miliar untuk 2.412 bidang atau seluas 7.894.368 m2 (status per 22 Oktober 2021).

“LMAN memastikan pembayaran yang sesuai dengan tata kelola yang baik, dengan kecepatan yang baik. Dengan cara itu, maka LMAN bertanggung jawab dalam pengadaan tanah sehingga BUMN bisa lebih konsentrasi kepada pembangunan fisiknya,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI-Korsel Perkuat Kerja Sama Sektor Pariwisata

    RI-Korsel Perkuat Kerja Sama Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Indonesia bersama Korea Selatan (Korsel) akan memperkuat kerja sama bilateral di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama Pemerintah Korsel melakukan perpanjangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Ekonomi Kreatif dan pembentukan MoU Pariwisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga […]

  • percepatan infrastruktur

    Presiden Teken Perpres Penugasan Khusus Percepatan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 120 Tahun 2022 tentang Penugasan Khusus dalam rangka Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur. Peraturan tersebut ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada tangga 27 September 2022. “Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam melaksanakan penugasan khusus sebagaimana dimaksud memperhatikan prinsip kehati-hatian, transparansi, efisiensi, efektivitas, dan […]

  • Rumah Sekunder

    Rumah Sekunder Ikut Topang Tren Positif Pasar Residensial

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pasar properti di tahun ini diproyeksi masih akan tetap on the right track didukung kebutuhan hunian yang tinggi dan tren positif lonjakan permintaan rumah sekunder (hunian secondhand). Anggota Satgas Perumahan sekaligus Pengamat Properti Panangian Simanungkalit menilai perkembangan pasar sekunder dapat menjadi katalis baru bagi pertumbuhan industri properti ke depan, sekaligus membuka peluang yang […]

  • Ilustrasi Membeli Rumah JHT

    JHT Bisa Buat Beli Rumah dan Takeover KPR

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Perubahan tata cara pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang tertera dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tengah menimbulkan kontroversi. Namun, ada sisi lain mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) dan dana kelolaannya yang bermanfaat bagi pekerja untuk memiliki rumah. “Layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BPJSTK yang sudah […]

  • Ini Empat Aspek Sukses Pengembangan IKN Versi REI

    Ini Empat Aspek Sukses Pengembangan IKN Versi REI

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • 0Komentar

    Balikpapan – Pemerintah harus menerapkan empat aspek supaya pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dapat menuai sukses. Yaitu penyusunan masterplan secara baik, pengembangan infrastruktur, pembagian fungsi dan peranan dalam pengembangan kota serta aspek pengendalian dan pengelolaan secara berkelanjutan. “Keempat aspek itu harus diterapkan agar pembangunan dan pengembangan IKN bisa berhasil. Harus ada distribusi […]

  • Semester I 2023, Investasi Sektor Manufaktur Tembus Rp270 T

    Semester I 2023, Investasi Sektor Manufaktur Tembus Rp270 T

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor industri manufaktur mencatatkan investasi senilai Rp270,3 triliun pada semester pertama tahun 2023 atau setara 39,8% dari total realisasi investasi yakni Rp678,7 triliun. Angka tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Secara keseluruhan, total investasi pada Januari-Juni 2023 meningkat 16,1% (year on year/yoy) dan 48,5% dari target […]

Translate »
expand_less