Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Begini Solusi Hilangnya Legalitas Fungsi Non-Hunian di UU 20/2011

Begini Solusi Hilangnya Legalitas Fungsi Non-Hunian di UU 20/2011

  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menghilangnya fungsi non-hunian di dalam Undang-undang No.20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun, khususnya di dalam Pasal 50 menimbulkan polemik. Meski di dalam penjelasannya mengatur di dalam fungsi campurannya. Tetapi, kenyataanya di dalam pasal atau batang tubuh UU No. 20/2011, khususnya di Pasal 50 menimbulkan problematika dan keresahan bagi para pelaku rumah susun.

“Hemat saya ketika memang ketiadaan fungsi bukan hunian ini bisa mempunyai aspek keresahan. Bisa saja mungkin pada saat pembentukan P3SRS-nya,” jelas Senior Lawyer Adhinata Law Office, Eko Ibnu Hayyan dalam Webinar Property Law bertopik Hilangnya Legalitas Fungsi Non-Hunian dalam Undang-Undang 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun; “Bagaimana Nasib Perkantoran, Mall, dan Kondotel?”, Rabu, 2 Maret 2022.

Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Pangihutan Marpaung memberikan beberapa rekomendasi. Pertama, legalitas tanah dan SHMSRS sarusun non-hunian bagi rumah susun yang sudah terbangun, baik di atas HGB maupun HGB di atas HPL masih dimungkinkan diperpanjang dan diperbaharui sesuai dengan Perjanjian di antara pemegang Hak (PPRS dengan pemegang HGB/HPL atau HGB). Sepanjang tercantum dalam Perjanjian.

Kemudian yang kedua, untuk sarusun non-hunian pada rumah susun yang telah terbangun sejak berlakunya UU 20/2011 pada 1 (satu) tower rusun perlu adanya sarusun hunian. Hal ini supaya bisa diterapkan UU 20/2011. Kemudian, untuk bangunan mixed-use building, sepanjang ada sarusun hunian tidak ada masalah sepanjang berada pada Satu Tanah Bersama.

“Misalnya ada sarana non hunian yang berdiri terpisah dari sarana hunian, sepanjang dia satu tanah bersama itu tidak ada masalah. Masih bisa diterbitkan SHMSRS atas sarana hunian tadi,” ucap Paul demikian ia akrab disapa.

SHMSRS

Lalu, jika dibangun beberapa tower rusun dalam Satu Tanah Bersama, dimungkinkan membangun sarana komersial (sarusun non-hunian komersial). Sepanjang terdapat tower hunian agar sarusun non- hunian memperoleh SHMSRS.

“Bagaimana kalau towernya banyak? Usul saya adalah tanah bersamanya di pecah sehingga rusun yang dibangun itu bisa memperoleh SHMSRS sementara tower yang lain belum dibangun,” kata Paul.

Adapun untuk sarusun non-hunian pada tower rusun non-hunian tidak ada dasar hukum untuk menerbitkan SHMSRS, karena telah dibatalkannya UU 16/1985 oleh UU 20/2011. “Ini yang juga sering disalahartikan oleh teman-teman di PUPR.  UU 20/2011 itu SKBG hanya untuk rusun umum,” tukas Paul.

Yang terakhir adalah terbitnya UU 20/2011 sebetulnya mendorong penyediaan sarusun (hunian) yang lebih banyak. Ini berdampak pada tetap ada kehidupan pada Kawasan non permukiman (perkantoran, perdagangan, pergudangan, dan lain-lain). Selain itu, efisiensi penggunaan ruang, tanah dan infrastruktur, serta mendorong perwujudan Hunian Berimbang. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didukung BTN, Jakarta International Marathon 2024 Berlangsung Sukses

    Didukung BTN, Jakarta International Marathon 2024 Berlangsung Sukses

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sukses menggelar ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 yang berlangsung Minggu, 23 Juni 2024. Event internasional ini diikuti oleh setidaknya 15.000 pelari yang terbagi dalam tiga kategori, yakni1.000 orang untuk Marathon (42K), 4.000 orang untuk Half Marathon (21K), […]

  • Kuala Lumpur (Foto: thetowerinfo.com)

    Begini Aturan P3SRS di Malaysia

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Negara – negara di ASEAN punya kemiripan soal pengaturan pengelolaan rumah susun. Hal ini tidak terlepas dari keberhasilan Singapura membangun dan mengelola public housing (rumah rakyat). Malaysia pun juga banyak belajar dari pengelolaan rumah susun (rusun) dari Singapura, hingga akhirnya Negeri Jiran ini sukses menarik masuknya investasi rusun ke negaranya. Dalam rangka berbagi […]

  • BTN Solusi

    Laris di Indonesia Timur, BTN Solusi Melonjak 171%

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Program BTN Solusi milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sukses mendapatkan banyak peminat dari kalangan pekerja di wilayah Indonesia Timur. Ratusan pekerja pada Rabu (25/5) mengikuti akad massal BTN Solusi di wilayah kerja Kantor Wilayah 5 Bank BTN. Adapun, wilayah kerja Kanwil 5 Bank BTN tersebut mencakup Ambon, Balikpapan, Banjarbaru, Banjarmasin, Gorontalo, […]

  • Ilustrasi Rumah MBR SLIK(Foto: Ditjen Perumahan PUPR)

    Riwayat SLIK Jelek, MBR Bisa Ambil KPR, Angin Segar Program 3 Juta Rumah?

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan penggunaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dalam proses pemberian kredit atau pembiayaan perumahan merupakan salah satu informasi yang digunakan dalam analisis kelayakan calon debitur dan bukan merupakan satu-satunya faktor dalam pemberian kredit dan pembiayaan. “Dalam kaitan itu, tidak terdapat ketentuan OJK yang melarang pemberian kredit atau pembiayaan untuk […]

  • hunian cerdas

    Hunian Cerdas Bisa Kurangi Backlog Perumahan?

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hunian cerdas (smart housing) dipercaya dapat mengurangi angka backlog perumahan yang masih tinggi. Konsep hunian cerdas yang menawarkan berbagai kemudahan dapat menarik minat masyarakat untuk memiliki tempat tinggal. “Tapi kalau mahal, itu tidak menjadi daya tarik. Logikanya mungkin begini, kalau misalkan karyawan baru di sebuah kota gaji misalkan Rp10 juta. Sepertiga income itu […]

  • PT Len Industri Diminta Pacu Produksi Panel Surya

    PT Len Industri Diminta Pacu Produksi Panel Surya

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Len Industri (Persero) diharapkan secara konsisten terus meningkatkan kapasitas produksi sel dan modul surya untuk mendukung bauran energi nasional. Upaya ini untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi nasional. “Kami minta PT Len Industri terus melakukan pendalaman struktur industri hingga ke bagian hilir, khususnya pembuatan sel surya dengan mengolah bahan baku pasir silika,” kata […]

Translate »
expand_less