Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Beberkan Keuntungan Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia

Menkeu Beberkan Keuntungan Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia

  • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, keuntungan dari penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu dampak secara langsung maupun tidak langsung.

Menkeu menyebut, dampak langsung dan sangat terbatas dirasakan dari sisi ekonomi lokal. Contohnya, Bali yang selama ini mengalami imbas serius dari pandemi Covid-19, dengan adanya seri pertemuan G20 akan meningkatkan pendapatan daerah.

“Namun berbagai kegiatan-kegiatan ikutan dan di level menteri-menteri itu jelas memberikan dampak langsung occupancy dari perhotelan di Bali maupun di tempat-tempat lain yang menjadi host dari G20 itu meningkat,” ungkap Menkeu.

Di sisi lain hal ini menunjukkan keyakinan bahwa traveling ke Indonesia aman. Menkeu mengatakan, sudah lebih dari setengah juta wisatawan masuk Indonesia yang membuktikan pemulihan yang cukup baik.

Sedangkan dampak tidak langsung dan sangat signifikan yaitu kepemimpinan Indonesia di level dunia. Indonesia sebagai negara emerging dapat menunjukkan kinerja ekonomi yang sangat baik. Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi dan pemulihan yang masih meningkat kuat dan inflasi yang relatif rendah.

Di samping itu dengan adanya reformasi di dalam negeri untuk menciptakan iklim investasi yang baik, melalui Presidensi G20 Indonesia dapat memberikan gambaran kepada kepala negara, para menteri, maupun CEO dari berbagai perusahaan domestik dan internasional, untuk melihat Indonesia sebagai negara tujuan yang stabil untuk berinvestasi, stabil, dan pulih sangat kuat.

“Ini akan menimbulkan dampak terhadap perekonomian Indonesia yang mungkin kalau dilihat tidak secara langsung,” ucap Menkeu.

Pemulihan Ekonomi Nasional

Adapun pemulihan ekonomi nasional secara menyeluruh jadi salah satu dampak dari penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.

Selain itu, tercipta pula keseimbangan antara kepentingan global maupun nasional dari penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia sebagai forum kerja sama internasional.

Pelaksanaan 438 rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia yang terselenggara di 25 kota memberikan beragam manfaat lainnya baik secara substansi dan juga fisik .

Contoh concrete deliverables, yakni proyek, program, atau inisiatif merupakan hasil inisiasi dari Presidensi G20 Indonesia. Hal ini dapat menjadi examples bagi pembangunan berkelanjutan. Hal ini bisa terwujud dengan memanfaatkan kerja sama internasional dan peran multi stakeholders. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua BKTKP PII Soelaeman Soemawinata pada Sekolah Semanggi

    Sekolah Semanggi Gali Potensi Jakarta Kota Global

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – IAP Jakarta bersama BKTKP PII dan EAROPH Indonesia menggelar Sekolah Semanggi. Pembukaan Sekolah Semanggi Perencanaan Kota dan Wilayah diadakan di Universitas Tarumanegara, Jakarta, Jumat, 8 November 2024, bertepatan dengan World Town Planning Day. Kegiatan yang diadakan secara daring dan diikuti 150 orang profesional, praktisi properti  dan mahasiswa yang diadakan selama seminggu kedepan. Ketua Ikatan […]

  • REI: Perumahan Harus Jadi Prioritas Pemerintahan Mendatang

    REI: Perumahan Harus Jadi Prioritas Pemerintahan Mendatang

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan bahwa pengentasan backlog perumahan nasional tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa yang telah terbukti tidak efektif. Hal itu didasarkan fakta kalau setiap tahun terjadi penambahan kebutuhan backlog mencapai 800.000 unit rumah, sementara kemampuan pengembang membangun hanya sekitar 450.000 hingga 500.000 unit rumah per tahun, dengan rincian 250.000 […]

  • Investor Ritel dari Kalangan Milenial Masih Minim

    Investor Ritel dari Kalangan Milenial Masih Minim

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Peluang investor domestik di Indonesia relatif sangat besar. Namun, kontribusi kalangan milenial sebagai investor ritel terbilang masih rendah. “Kalau tahun 2019 baru ada sekitar 2,5 juta orang yang menjadi investor ritel, tapi di bulan Juni 2021 ini angkanya meningkat hingga 125% sehingga menjadi 5,6 juta investor ritel. Apakah angka itu besar? Iya, kalau […]

  • PTSL

    Kementerian ATR/BPN Dorong Percepatan Penyelesaian PTSL

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tetap berupaya menjaga kualitas percepatan penyelesaian program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Kendati capaian PTSL terus meningkat, dalam pelaksanaannya masih ditemukan tantangan dan hambatan, seperti di Provinsi Jawa Barat. “Di sini komplet permasalahan dan tantangannya, dan hari inilah langkah lanjut dari Rakernas (Rapat Kerja Nasional, […]

  • Jelang HUT KPR ke-46, Bank BTN Gandeng 34 Developer

    Jelang HUT KPR ke-46, Bank BTN Gandeng 34 Developer

    • calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tanggal 10 Desember 1976 menjadi hari bersejarah bagi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN. Karena pada hari itulah, untuk pertama kali program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) digagas dan diluncurkan sehingga menjadi core business bank khusus perumahan tersebut hingga saat ini. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) KPR ke 46 tahun ini, […]

  • Catat Nih! 3 BPD Terbaik dalam Penyaluran KPR FLPP

    Catat Nih! 3 BPD Terbaik dalam Penyaluran KPR FLPP

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Sumsel Babel, Bank NTB Syariah dan Bank Sulselbar Syariah mendapat kriteria bank terbaik dalam penyaluran KPR FLPP. Evaluasi kinerja atas 40 bank pelaksana KPR bersubsidi kuartal II-2021 dilakukan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Dalam proses evaluasi itu melibatkan 12 indikator dari berbagai aspek. […]

Translate »
expand_less