Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Realisasi Pendapatan Negara 2021 Lampaui Target

Realisasi Pendapatan Negara 2021 Lampaui Target

  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Realisasi pendapatan negara tahun 2021 mencatatkan kinerja positif dan melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021. Hingga Desember 2021, realisasi penerimaan negara tumbuh sebesar Rp 2.003,1 triliun atau setara 114,9 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp 1.743,6 triliun.

“Dengan asumsi deviasi, realisasi APBN 2021 positif. Sampai dengan 31 Desember, pendapatan negara mencapai Rp 2.003,1 triliun,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan persnya, Selasa, 4 Januari 2022.

Realisasi pendapatan negara ini tumbuh 21,6 persen lebih tinggi dibandingkan APBN tahun 2020 sebesar Rp 1.647,8 triliun. “Ini adalah suatu recovery dan rebound yang sangat kuat. Dengan kondisi yang terjadi tahun, namun kita masih bisa tumbuh di 21,6 persen,” kata Menkeu.

Menkeu memaparkan realisasi sementara penerimaan pajak mencapai Rp 1.277,5 triliun atau 103,9 persen dari target APBN 2021 yang sebesar Rp 1.229,6 triliun. Capaian ini tumbuh 19,2 persen dari penerimaan pajak tahun 2020 lalu sebesar Rp 1.072,1 triliun.

“Penerimaan pajak sebesar Rp 47,9 triliun, lebih tinggi dari target APBN,” ujar Menkeu.

Sementara, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp269 triliun atau 125,1 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp 215 triliun. “Tahun lalu, penerimaan bea dan cukai mencapai Rp 213 triliun dan relatif stabil. Tapi tetap sedikit kontraktif, terutama untuk bea masuk dan keluarnya. Jadi kalau sekarang tumbuh 26,3 persen, itu adalah suatu recovery yang luar biasa,” ujar Menkeu.

PNBP

Sri Mulyani memaparkan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) telah mencapai Rp 452 triliun atau 151,6 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp 298,2 triliun. Realisasi ini tumbuh 31,5 persen daripada tahun 2020 yang sebesar Rp 343,8 triliun.

“Jadi ini recovery-nya sudah jauh melebihi kontraksi tahun lalu. Capaian ini juga lebih tinggi dari tahun 2019,” kata Sri Mulyani.

Kinerja APBN 2021 yang semakin baik menjadi sinyal positif berlanjutnya pemulihan ekonomi yang semakin kuat di tahun 2022. APBN akan terus melanjutkan perannya untuk melindungi keselamatan masyarakat sekaligus sebagai motor pengungkit pemulihan ekonomi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PUPR Gelar Sayembara Rumah SMS Berhadiah Rp45 Juta

    Kementerian PUPR Gelar Sayembara Rumah SMS Berhadiah Rp45 Juta

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Sayembara Rumah Sederhana Murah Sehat (SMS) dengan hadiah senilai Rp 45 juta. Kegiatan yang terbuka untuk mahasiswa dan umum ini bertujuan meningkatkan kualitas serta desain rumah sederhana. Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyatakan, Sayembara Rumah SMS ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan mahasiswa dan masyarakat […]

  • Synthesis Karya Pratama Mulai Konstruksi  Apartemen The Belton Residence

    Synthesis Karya Pratama Mulai Konstruksi Apartemen The Belton Residence

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA –Synthesis Development melalui anak perusahaannya PT Synthesis Karya Pratama tidak hanya mengembangkan rumah tapak di proyek Synthesis Huis. Di atas lahan seluas 5.5 hektar, pihak pengembang juga menghadirkan satu tower hunian vertikal untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat khususnya di wilayah Jabodetabek. Dimulainya pengerjaan konstruksi Apartemen The Belton Residence ditandai dengan prosesi groundbreaking yang dilakukan […]

  • Ilustrasi Bangun Rumah

    Malaysia Anggarkan Rp5,1 Triliun Bangun Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Perumahan dan Kerajaan Tempatan (KPKT) menganggarkan RM1,5 miliar atau setara Rp5,1 triliun (mengacu kurs Rp3.440 per RM1) untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain itu, Pemerintah Malaysia juga menyediakan jaminan kredit perumahan sebesar RM2 miliar (Rp6,8 triliun). “Alokasi RM2 miliar yang diberikan melalui Skema Penjaminan Kredit Perumahan […]

  • IAP Penataan Ruang

    MoU Kementerian ATR/BPN dengan IAP, Sinergi Peningkatan Penyelenggaraan Penataan Ruang

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP). MoU ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang ada terkait dengan masalah pertanahan di tanah air. “Tujuan dari MoU ini adalah satu membangun sinergi peningkatan penyelenggaraan penataan ruang yang mana tujuannya mensinergikan pengembangan […]

  • Kuota Habis, Bank Mandiri Terbitkan KPR Rasa FLPP

    Kuota Habis, Bank Mandiri Terbitkan KPR Rasa FLPP

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Keterbatasan alokasi kuota Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) tahun 2020, tidak membuat manajemen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kehabisan akal. Bank berlogo pita emas ini pun menerbitkan pembiayaan perumahan non subsidi, namun dengan fitur mirip KPR Subsidi. “Akhir tahun lalu, kami meluncurkan KPR Sejahtera. Ini adalah produk KPR komersial […]

  • Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

    Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti mengakui bahwa alokasi anggaran untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) pada tahun 2022 belum ada. “Alokasi anggaran ini masih belum memperhitungkan kebutuhan untuk pembangunan IKN baru. Jadi belum kami masukkan karena memang dananya belum ada,” kata Diana dalam Rapat Dengar […]

Translate »
expand_less