Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Mau Cepat Punya Rumah? Begini Caranya

Mau Cepat Punya Rumah? Begini Caranya

  • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Banyak cara untuk mendapatkan hunian impian. Namun, cara terbaik cepat memiliki rumah adalah dengan mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) ke lembaga keuangan, seperti perbankan.

“Saran saya adalah beli rumah jangan cash bertahap. Belilah rumah melalui KPR karena dengan membeli rumah melalui KPR atau KPA setidaknya ada pihak ketiga, yaitu perbankan yang ikut memitigasi risiko legalitas tanahnya,” jelas Kepala Subdit Rentek Direktorat Rumah Umum dan Komersial (RUK) Kementerian PUPR, Kreshnariza Harahap dalam sebuah webinar, baru-baru ini.

Seirama dengan Kreshnariza, Dewan Pakar Caritra DKI Rizal Seiful Sabirin mengatakan, dengan mengajukan KPR maka akan cepat mendapatkan hunian idaaman.

“Cepat punya rumah ya cepat mendapatkan KPR. Contoh yang sama kalau kita lihat harga yang ditaksir Rp300 juta dan pendapatan yang bisa ditabung Rp2 juta per bulan dengan DP 20 persen. Lama kita menabung sampai Rp60 juta itu cuma 30 bulan atau 2,5 tahun,” urai Rizal Seiful Sabirin pada kesempatan yang sama.

Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana bank dapat meluluskan pengajuan KPR Sobat iPro? Kreshnariza mengungkapkan, untuk bisa mendapatkan KPR itu rasionya hanya dua, yaitu rasio LTV (loan to value) dan rasio PTI (payment to income).

Permasalahan dan Solusi LTV

LTV adalah pebandingan antara nilai KPR dengan nilai rumah. Kalau dirasiokan itu sekitar 70-80 persen. Biasanya kalau baru rasionya 80 persen dan seken rasionya 70 persen.

“Rumusnya adalah semakin rendah rasio LTV, kita semakin layak KPR. Biasanya semakin tinggi DP (down payment) maka probalitas untuk semakin probabilitas untuk layak lolos KPR makin tinggi. Tapi, persoalannya adalah tidak semua orang bisa memenuhi DP,” tutur Kreshnariza.

Apabila DP belum cukup janganlah dipenuhi melalui pinjaman atau kredit. Solusinya adalah menabung terlebih dahulu atau mendapatkan pinjaman dari keluarga terdekat.

Setelah itu, imbuh Kreshnariza, periksalah track record dari pengembang dan fasilitas lingkungan sekitar perumahan yang akan dibeli. “Kebanyakan KPR macet itu berada di lingkungan perumahan yang kurang baik. Hindari pula beli rumah yang belum jadi,” ucap Kreshnariza.

Untuk yang beli rumah seken atau rumah swadaya juga terdapat permasalahan, yaitu terkait dengan legalitas tanahnya yang rendah. Tapi, ketika dia sertifikatnya sudah SHM, tentunya nilainya akan meningkat.

Kreshnariza pun memberikan sejumlah tips agar bank meluluskan pengjuan KPR. Yang pertama untuk rumah umum atau komersial adalah dengan mengurangi nilai KPR. Caranya adalah dengan menambah uang muka KPR.

Contohnya, harga rumah Rp100 juta maka uang muka Rp10 juta. Ini berarti nilai KPR adalah Rp90 juta maka rasio LTV= 90 juta/100 juta. Dengan menambah uang muka menjadi 20 juta maka rasio LTV turun menjadi 80%. Potensi lolos KPR pun menjadi lebih tinggi.

Tips berikutnya adalah untuk rumah swadaya adalah dengan mengurangi pinjaman sesuai tahapan rencana rumah tumbuh (tidak sekaligus langung bangun Tipe 48).

Permasalahan dan Solusi PTI

Rasio terakhir yang perlu dipahami adalah rasio payment to income (PTI) yang merupakan perbandingan antara cicilan KPR dan penghasilan. Nilai rasio biasanya berkisar antara 30-40 persen.

“Rumusnya sederhana, semakin rendah rasio PTI, semakin layak KPR,” tutur Kreshnariza.

Kreshnariza mencontohkan, cicilan KPR per bulan sebesar 1/3 dari gaji. Permasalahan yang serig dihadapi adalah adanya cicilan lain yang belum selesai, seperti KTA, kartu kredit dan cicilan kendaraan.

“Supaya lolos, lunasi dulu pinjamannya atau kalau perlu dirayu bank-nya di-bundling kredit motornya dengan kredit KPR-nya. Jadi, yang pertama itu lunasi dulu kredit-kredit existing, baru ajukan KPR,” kata Kreshnariza.

Kemudian, karakteristik cicilan yang tidak sesuai dengan penghasilan. Misalnya, penghasilan harian (pedagang) sulit mengumpulkan uang cicilan KPR yang bulanan. Solusinya adalah gunakanlah account bank penampung yang bersifat harian dan langsung tabung/bayar setiap hari.

Cara lain adalah dengan menerapkan “potong penghasilan”. Contohnya, KPR untuk pengemudi ojek online dimana potong penghasilan melalui aplikasi. Sementara itu, alternatif untuk pegawai honorer adalah dengan memindahkan payroll gaji ke bank pemberi KPR.

Beberapa tips yang dapat Sobat iPro lakukan agar lolos KPR terkait dengan PTI, antara lain dengan mengurangi cicilan KPR. Caranya dengan memperpanjang tenor atau masa pinjaman KPR, misalnya dari 10-15 tahun menjadi 15-20 tahun untuk rumah umum atau komersial.

Kemudian, mengurangi cicilan KPR dengan cara memangkas plafon pinjaman/KPR untuk rumah tumbuh (rumah swadaya). Contohnya pinjaman pertama sebesar Rp 30 juta selama 5 tahun untuk kavling siap bangun. Setelah lunas, ambil pinjaman kedua sebesar Rp 40 juta selama 5 tahun untuk bangun rumah inti tumbuh. Kemudian, setelah lunas ambil lagi pinjaman ketiga sebesar Rp 50 juta untuk memperbesar rumah.

Tips terakhir adalah menambah penghasilan dengan cara “joint income” antara suami dan istri (atau anak dan bapak). (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Februari 2026, Okupansi Hotel Melemah

    Februari 2026, Okupansi Hotel Melemah

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel secara nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar 33,56%, turun 2,50 poin dibandingkan bulan sebelumnya dan 3,60 poin secara tahunan. “TPK hotel bintang pada Februari 2026 mencapai 44,89%,” tulis Berita Resmi Statistik BPS dikutip Rabu, 1 April 2026. Sementara itu, hotel nonbintang mencatat tingkat […]

  • PLN Sertifikasi Energi Hijau Smelter PT Freeport Indonesia

    PLN Sertifikasi Energi Hijau Smelter PT Freeport Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) memasok kebutuhan energi hijau smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. BUMN Kelistrikan ini menyediakan layanan energi hijau melalui Renewable Energy Certificate (REC) sebanyak satu juta unit atau setara 1.000 GWh hingga tahun 2025 untuk smelter PTFI. Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan, […]

  • Pakai Schneider, Rumah Sutradara Muda Kristo Immanuel Makin Nyaman

    Pakai Schneider, Rumah Kristo Immanuel Sang Sutradara Muda Makin Nyaman

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Gen Z dan milenial memandang rumah tak lagi sekadar bangunan yang nyaman untuk ditinggali dengan ukuran yang besar. “Zillenial” – istilah baru untuk menyebut dua generasi itu – yang disematkan oleh Film Director dan Lifestyle Influencer Kristo Immanuel menilai, fungsi rumah kini telah bertransformasi menjadi ruang personal personal yang mencerminkan karakter sekaligus gaya […]

  • SML Raih Kredit Sindikasi Rp3,28 T untuk Tol Serpong-Balaraja

    SML Raih Kredit Sindikasi Rp3,28 T untuk Tol Serpong-Balaraja

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land (SML) melalui PT Trans Bumi Serbaraja memperoleh pembiayaan kredit sindikasi sebesar Rp3,28 triliun untuk membiayai pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja Seksi 1. Kredit sindikasi untuk proyek ini digagas oleh PT Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Book Runners (JMLAB) […]

  • Helpdesk Perizinan REI, Jadi Tumpuan Asa Pengembang

    Helpdesk Perizinan REI, Jadi Tumpuan Asa Pengembang

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Peluncuran Helpdesk Perizinan REI menjadi tumpuan asa seluruh pengembang di Tanah Air. Betapa tidak, melalui layanan ini diharapkan dapat mendorong percepatan birokrasi di bidang perizinan berusaha di sektor properti. Demikian benang merah percakapan industriproperti.com dengan sejumlah Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI), Rabu, 15 Februari 2023. “Kami sangat terbantu dengan […]

  • Presiden Joko Widodo dengan ASN Kementerian ATR/BPN saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional ATR/BPN Tahun 2019 (Foto Biro Setpers Presiden)

    Giatkan Penertiban, ATR/BPN Dorong Pembetukan Sekretariat PPNS

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki kewenangan dalam melakukan penertiban pemanfaatan ruang dan pertanahan. Adapun bentuk perwujudan kewenangan tersebut ialah melalui pembentukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang, yang nantinya bertugas untuk melakukan penegakan hukum, termasuk penyidikan terhadap pelanggaran penataan ruang. Berdasarkan penuturan dari Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang, Andi […]

Translate »
expand_less