Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Meski Mahal, Gen-Z Negeri K-Pop Antusias Beli Rumah

Meski Mahal, Gen-Z Negeri K-Pop Antusias Beli Rumah

  • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaGenerasi Z (Gen-Z) Korea Selatan (Korsel) tetap antusias membeli rumah, meski mahal imbas dari kenaikan suku bunga yang tajam. Kondisi ini mempersulit rencana Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol untuk meredakan krisis keterjangkauan properti di negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia itu.

“Pembelian rumah oleh generasi muda meningkat seiring dengan kenaikan suku bunga yang cepat. Sehingga konsumsi dapat terpukul karena banyak orang akan dipaksa untuk mengurangi biaya hidup mereka,” kata Economist DB Financial Investment, Park Sung-woo mengutip dari Reuters, Kamis, 23 Juni 2022.

Park menjelaskan, utang rumah tangga Negeri K-Pop ini mencapai beberapa tingkat yang berbahaya. Untuk itu, perlu melihat perlambatan dalam pembelian rumah dan pertumbuhan hipotek untuk mengurangi risiko itu.

Total utang yang dimiliki oleh rumah tangga Korsel, senilai USD1,5 triliun atau 104 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka utang tersebut lebih tinggi daripada 35 negara lainnya yang tercatat Institute of International Finance.

Bank of Korea (BOK/Bank Sentral Korsel) telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 125 bps (basis points) sejak Agustus tahun lalu. Namun, kenaikan suku bunga ini tak menyurutkan Gen-Z di Negeri Ginseng ini membeli hunian meski harganya melonjak.

Pelonggaran

Presiden Yoon telah berjanji untuk melonggarkan pembatasan pinjaman dan memasok 2,5 juta apartemen. Hal ini untuk mengurangi kekurangan properti akut, termasuk melonggarkan pembatasan loan to value (LTV) mulai Juli 2022.

Real estat merupakan salah satu sektor yang menciptakan kekayaan bagi warga Korea Selatan. Investasi dalam properti tercatat sebanyak 73 persen dari total aset rumah tangga pada tahun 2021 berdasarkan rilis data pemerintah.

Adapun survei BOK bulan Mei menunjukkan sebagian besar warga Korea Selatan tetap optimis tentang harga properti untuk 12 bulan ke depan.

Presiden Yoon menghadapi tantangan dalam memasok jutaan apartemen bagi warga Korsel. Salah satu tantangan terberatnya adalah inflasi global yang melonjak tajam. Kondisi ini menaikkan biaya konstruksi dan memperlambat proyek pembangunan. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Properti Asing

    WNA Miliki Properti di Indonesia, Pemerintah Beri Perlindungan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memberikan perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi warga negara asing (WNA) yang telah memiliki properti di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah dalam hal pendaftaran tanah di Indonesia. “Sekali lagi, kalau proses peralihan hak-nya kemudian proses kepemilikannya dilakukan sesuai dengan  ketentuan negara pasti hadir untuk memberikan kepastian, termasuk perlindungan hukum,” terang Direktur Jenderal […]

  • Yuk, Seruput Kopi Sembari Wisata Pagi di Candi Prambanan

    Yuk, Seruput Kopi Sembari Wisata Pagi di Candi Prambanan

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Siapa yang tak mau menghirup segarnya udara pagi dengan berolahraga sembari menikmati ambience Candi Prambanan? Ya, kali ini pengelola Candi Prambanan, menawarkan paket wisata Pruputan Prambanan, sebuah paket wisata bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Candi Prambanan lebih pagi. “Kami membuka kesempatan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Candi Prambanan di luar waktu kunjungan […]

  • Kemenkeu: Realisasi FLPP Tembus Rp18,7 Triliun

    Kemenkeu: Realisasi FLPP Tembus Rp18,7 Triliun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat realisasi pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp18,77 triliun hingga akhir Agustus 2025 dengan jumlah pembangunan rumah sebanyak 163.831 unit. “Di sektor perumahan tahun 2025 dialokasikan sebesar Rp35,2 triliun dengan target Rp350.000 unit rumah. Realisasi sampai akhir Agustus mencapai 18,77 triliun dengan output 163.831 unit rumah senilai Rp20,32 triliun. […]

  • Infiniti Realty

    Bantu Masyarakat, Infiniti Realty dan Kopassus Bagikan Sembako

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • 0Komentar

    SERANG – PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty, pengembang Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang bersama dengan tim Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup-1 Banten kembali mengadakan pembagian ratusan bantuan sosial (bansos) sembako kepada warga sekitar perumahan tersebut, pada Sabtu, 15 Maret 2025. Kegiatan ini dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan dihadiri lebih dari 300 orang […]

  • SKBG Sarusun

    Wagub DKI: Implementasi SKBG Sarusun Percepat Penyediaan Hunian

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa Sertifikat Kepemilikan Bangunan dan Gedung Satuan Rumah Susun (SKBG Sarusun) hadir sebagai salah satu skema baru dalam penyediaan tanah untuk pembangunan rusun dengan memanfaatkan lahan Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD) atau pun tanah wakaf melalui sewa. “Sehingga dapat menghasilkan harga hunian […]

  • rumah subsidi

    BP2BT Tidak Diminati, Perlu Tambahan Kuota FLPP dan SSB

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sukiryanto dalam Focus Group Discussion (FGD) “Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Sektor Perumahan” mengatakan bahwa skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau BP2BT tidak diminati oleh pasar. Dalam FGD yang mendiskusikan mengenai sektor perumahan tersebut, hadir Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sebagai keynote speaker, dan […]

Translate »
expand_less