Mau Rumah Hemat Energi? Lakukan Lima Trik Sederhana Ini

Salah satu upaya kita mencegah pemanasan global adalah dengan melakukan penghematan energi. Tidak perlu jauh-jauh, penghematan energi dapat dimulai dari lingkungan terdekat, yakni rumah kita sendiri.
0
5
Ilustrasi Rumah Hemat Energi (Foto: casaindonesia)

Jakarta – Saat ini, kondisi bumi tempat tinggal kita sedang tidak baik-baik saja sebab pemanasan global yang masih saja terjadi. Salah satu upaya kita mencegah pemanasan global adalah dengan melakukan penghematan energi. Tidak perlu jauh-jauh, penghematan energi dapat dimulai dari lingkungan terdekat, yakni rumah kita sendiri.

Nah, bagaimana cara menciptakan rumah hemat energi? Yuk, Sobat iPro lakukan lima trik sederhana berikut ini:

  1. Gunakan Panel Surya

Penggunaan panel surya di negara tropis, seperti Indonesia dengan sinar matahari yang melimpah ruah akan memberikan hasil yang optimal bagi penghematan energi. Dengan menggunakan panel surya berukuran 1 meter persegi maka dapat menghasilkan energi listrik mencapai 100 watt.

Panel surya yang ditempatkan di atap rumah dapat menghemat konsumsi listrik hingga 60 persen. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, potensi energi matahari di Indonesia kurang lebih mencapai 4,8 kWh per meter persegi. Nilai ini setara dengan 112.000 MWp.

  1. Perbanyak Jendela dan Ventilasi

Untuk memperbanyak angin berembus ke dalam rumah, perbanyaklah bukaan atau jendela. Trik ini cukup mujarab untuk mengurangi penggunaan pendingin ruangan karena udara pengap di dalam rumah digantikan udara segar dari luar. Ini tentu akan menghemat energi.

Selain itu, Anda juga dapat memperbanyak ventilasi di beberapa ruangan untuk menurunkan suhu dalam rumah. Penempatan ventilasi dapat dilakukan di ruang keluarga dan ruang makan. Ventilasi dipadukan dengan jendela akan menambah sirlkulasi udara dalam ruangan Anda.

  1. Peralatan Hemat Energi

Perangkat elektronik hemat energi sudah banyak ditemui di pasaran. Untuk penerangan misalnya, gunakanlah lampu LED (Light Emitting Dioda) atau CFL (Compact Fluorescent Lights). Bahkan, lampu CFL dapat menghemat energi hingga 66 persen dibandingkan lampu pijar. Lampu CFL juga tahan hingga 10 kali lipat lebih lama dibandingkan lampu pijar.

Sementara untuk peralatan elektronik, seperti televisi (TV), lemari es dan mesin pencuci piring, pilihlah yang memiliki label Energy Star. Sebab, perangkat tersebut telah memiliki sertifikat hemat energi dengan mengurangi konsumsi listrik 30 persen untuk TV, 20 persen untuk lemari es dan 41 persen untuk mesin pencuci piring.

  1. Lapisi Jendela dengan Kaca Film Solar Control

Cahaya matahari yang masuk menembus kaca akan meningkatkan suhu dalam ruangan. Untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke ruangan, Anda dapat melapisinya dengan kaca film solar control. Suhu ruangan akan menjadi lebih sejuk karena panas matahari akan direduksi oleh kaca film sehingga akan mengurangi konsumsi listrik akibat pemakaian pendingin ruangan.

Selain mengurangi intensitas cahaya yang masuk, penggunaan kaca film juga mengurangi risiko terpapar sinar UV (ultraviolet). Jika dilihat dari luar, kaca yang dilapisi kaca film akan tampak lebih gelap. Tingkat kegelapan kaca dapat disesuaikan dengan keinginan Anda.

  1. Bangun Taman

Membangun taman selain mempercantik rumah juga dapat menghemat energi. Kok bisa? Ya, pepohonan di taman akan menjadi penghalang bagi panasnya sinar matahari yang mengarah ke rumah. Selain itu, taman akan memberikan asupan oksigen yang baik pada siang hari.

Desain taman dapat disesuaikan dengan kondisi rumah. Jika memiliki lahan sempit, ada baiknya menerapkan konsep vertical garden. Apabila memiliki lahan agak luas, menanam jenis tanaman produktif, seperti tanaman buah, tanaman obat dan tanaman pengusir hama dapat menjadi pilihan. (ADH)

EnglishIndonesian