PUPR Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Area Wisata Sepeda
- calendar_month Senin, 19 Apr 2021
- print Cetak

Bike Park (Foto: Kementerian PUPR)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan penataan kawasan Bike Park (Taman Bersepeda) senilai Rp 17 miliar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini tidak hanya untuk menggairahkan olahraga bersepeda, tapi juga bertujuan menggaet minat wisatawan pada Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika-Lombok.
“Untuk pariwisata, yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya. Kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah mengubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam siaran pers, Senin, 19 April 2021.
Kementerian PUPR mulai menata kawasan Taman Bersepeda di Desa Meninting, Kecamatan Batulayar sejak 15 Juli 2020. Pembangunan fasilitas itu mencakup trek sepeda santai (trek biru), talud kolam, plaza 1 dan 2, track BMX, track kayu dan beton, serta pagar keliling.
Kawasan Taman Bersepeda Meninting memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif seluas 2,7 hektare. Perubahan lahan tidak produktif menjadi RTH atau Taman Kota ini memberikan kontribusi terhadap konservasi air, tanah, dan perbaikan kualitas udara di Kabupaten Lombok Barat.
Manfaat lain dari kawasan ini adalah mendukung ekosistem pembinaan olahraga sepeda di NTB dan tujuan wisata yang representatif (sport tourism) di kawasan DPSP Mandalika-Lombok. Jarak tempuh menuju kawasan tersebut sekitar 80 menit melalui jalur darat dari Bandara Internasional Lombok (BIL).
Dukungan infrastruktur pada DPSP Mandalika – Lombok diharapkan mampu menciptakan penataan ruang publik yang sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal budaya daerah untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. (BRN)
Penulis Oki Baren
Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren
