Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Ini Prioritas Program Infrastruktur di Tahun 2023

Ini Prioritas Program Infrastruktur di Tahun 2023

  • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah memiliki dua prioritas terkait program penyediaan infrastruktur di tahun 2023 mendatang. Pertama, yakni percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Kedua, mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk dalam program pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Untuk kawasan inti pusat pemerintahan, menjadi domain pemerintah melalui APBN. Tapi untuk kawasan-kawasan penyangganya, itu yang ditawarkan kepada investor atau kepada pihak lain untuk ikut membangun IKN,” beber Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Made Arya Wijaya dalam keterangan pers, Selasa, 20 Desember 2022.

Made Arya menjelaskan, prioritas program pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintah di tahun depan. Hal ini seiring upaya menaikkan produktivitas untuk transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju 2045.

Salah satu instansi yang berperan penting dalam pembangunan infrastruktur adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pada 2023, Kementerian PUPR memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 125,18 triliun. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang pagu anggaran tahun 2022 sejumlah Rp 116,37 triliun.

Kendati demikian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam pelaksanaan program belanja infrastruktur tahun anggaran 2023, pihaknya akan fokus pada penyelesaian pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. Utamanya, Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan target penyelesaian pada semester I Tahun 2024 atau sebelum periode Pemerintahan Kabinet Indonesia Maju berakhir.

“Sesuai arahan Presiden, Kementerian PUPR menargetkan penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas dan infrastruktur dasar atau konektivitas pada tahun 2023. Atau paling lambat semester I tahun 2024,” ungkap Basuki.

Selain itu, Kementerian PUPR juga akan membangun infrastruktur pada empat bidang utama yaitu sumber daya air, jalan dan jembatan, permukiman, serta perumahan. Pada bidang sumber daya air, salah satu yang vital adalah pembangunan bendungan yang akan menopang kebutuhan pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

Kementerian PUPR akan terus mengoptimalkan infrastruktur yang sudah terbangun melalui pendekatan Operasi, Pemeliharaan, Optimalisasi, dan Rehabilitasi (OPOR). Harapannya agar infrastruktur yang telah dibangun benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Sumber Pendanaan Baru

Selain pendekatan OPOR, pada 2023 Kementerian PUPR juga akan memfokuskan alokasi anggaran untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui program padat karya dengan alokasi anggaran sebesar Rp 14,34 triliun. Anggaran tersebut bertujuan untuk penyerapan tenaga kerja sebanyak 701 ribu orang, yang tersebar pada beberapa kegiatan padat karya, antara lain bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, infrastruktur permukiman, dan perumahan.

Basuki menyebutkan, tantangan pembangunan infrastruktur akan semakin besar, khususnya kebutuhan pendanaan yang terus meningkat setiap tahunnya. Menteri PUPR berharap adanya terobosan sumber-sumber pembiayaan baru.

Ia menilai penerbitan Sukuk Negara untuk pembiayaan infrastruktur serta pelibatan swasta dalam membangun infrastruktur dengan skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha (KPBU)  adalah sebuah langkah awal yang baik.

“Kami terus mendorong pengembangan creative innovative financing melalui sinergi dengan berbagai instrumen pendanaan lainnya. Hal ini agar pembangunan infrastruktur dapat berlangsung secara berkelanjutan,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank BTN Bidik Kemitraan REI Sultra

    Bank BTN Bidik Kemitraan REI Sultra

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • 0Komentar

    Kendari – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengajak pengembang anggota REI Sulawesi Tenggara untuk menjalin kemitraan dalam penyediaan hunian bersubsidi. Hal itu seiring masih tingginya potensi pengembangan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di provinsi yang memiliki tambang nikel terbesar di Indonesia. “Realisasi penyaluran KPR subsidi Bank BTN Kendari tahun 2022 lalu sebesar 2.922 unit […]

  • Properti Komersial Diuntungkan DP 0% dan Bebas PPN

    Properti Komersial Diuntungkan DP 0% dan Bebas PPN

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kebijakan Pemerintah dalam melakukan relaksasi di sektor industri properti telah membuahkan hasil. Adanya pertumbuhan peminat membuat sejumlah pengembang kini mulai melirik proyek hunian segmen komersial di rentang harga Rp 200 juta hingga Rp 500 juta. “Di Kota Palembang saat ini rumah yang banyak dicari mulai dari harga Rp 200 juta sampai dengan Rp […]

  • hunian orang asing

    Catat! Begini Aturan Baru Hunian untuk Orang Asing dan Harganya

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerbitkan keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1241/SK-Hk.02/IX/2022 Tentang Perolehan dan Harga Rumah Tempat Tinggal/Hunian untuk Orang Asing. Dalam dokumen yang diterima redaksi industriproperti.com, disebutkan bahwa aturan tersebut sebagai batasan harga pemilikan rumah tapak maupun satuan rumah susun oleh orang […]

  • Menteri PKP Sosialisasi KUR Perumahan

    Menteri PKP Ajak REI Manfaatkan KUR Perumahan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait mengajak pengembang anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memanfaatkan KUR Perumahan untuk mendorong percepatan pembangunan perumahan. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan adalah salah satu upaya pemerintah dalam mendorong percepatan program penyediaan hunian bagi masyarakat. “Saya yakin dengan dukungan dari pengembang perumahan yang tergabung dalam REI, maka Kredit Program Perumahan […]

  • Rumah Tapera Jadi Top of Mind Konsumen Rumah Subsidi

    Rumah Tapera Jadi Top of Mind Konsumen Rumah Subsidi

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Rumah Tapera diharapkan menjadi top of mind atau yang pertama kali terlintas dalam benak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ketika hendak membeli rumah subsidi. Progam yang dibangun dengan sistem kontrol umpan balik (closed loop) ini mengubah supply driven menjadi deman driven untuk mewujudkan ekosistem ideal antara konsumen, developer dan bank penyalur. “Rumah Tapera adalah […]

  • Sosialisasi KUR Perumahan

    Sosialisasi KUR Perumahan Gandeng Danantara dan Kadin Indonesia

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia diharapkan bisa naik kelas melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang dinamai Kredit Program Perumahan (KPP). Melalui program ini, Pemerintah menyediakan kredit modal kerja dan kredit investasi dari sisi penyediaan dan permintaan sehingga diharapkan mampu mendorong capaian Program 3 Juta Rumah. […]

Translate »
expand_less