Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » SiPetruk Diberlakukan, Asosiasi Pengembang Beri Catatan Penting

SiPetruk Diberlakukan, Asosiasi Pengembang Beri Catatan Penting

  • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kalangan asosiasi pengembang secara umum mendukung rencana penerapan SiPetruk dengan berbagai syarat dan catatan. Prinsipnya, pengembang berharap aplikasi ini benar-benar tidak menjadi penghambat seperti yang dijanjikan pemerintah.

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) misalnya menyoroti banyaknya item yang harus diisi dalam aplikasi SiPetruk. Asosiasi tertua dan terbesar di Indonesia itu meminta pemerintah menyederhanakan aplikasi tersebut dan fokus pada tujuan awalnya untuk pengawasan konstruksi.

Wakil Ketua Umum Koordinator DPP Realestat Indonesia (REI) Moerod mengatakan dari ujicoba aplikasi SiPetruk di salah satu proyek perumahan di Sentul, Bogor, pada awal Februari lalu terungkap bahwa ada sekitar 120 item yang harus diisi pengembang di aplikasi SiPetruk. Hal itu terkesan rumit dan menyulitkan bagi pengembang terutama di daerah.

“Kami saat itu sudah mendiskusikan dengan PPDPP bahwa itemnya yang diminta terlalu banyak. Sementara kondisi dan kesiapan pengembang di daerah berbeda-beda. REI meminta agar SiPetruk ini difokuskan saja pada pengawasan konstruksi yang inti-inti saja seperti pondasi dan tulang-tulang besi, karena semangatnya memang lebih kepada pengawasan konstruksi,” ujar Moerod pada diskusi bertopik “Memastikan Efektivitas SiPetruk dalam Penyediaan Rumah Rakyat Berkualitas” yang diselenggarakan Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) yang dipusatkan di District 89 Co Working Space, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (17/3/2021).

Dengan item yang cukup banyak juga dikhawatirkan akan menyulitkan tenaga manajemen konstruksi (MK) yang nantinya akan memantau penerapan aplikasi perumahan tersebut di lapangan. Apalagi aplikasi SiPetruk ini akan dipakai serentak oleh pengembang dari seluruh Indonesia. Manajemen konstruksi adalah konsultan yang wajib terdaftar di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

“Kami pun mempertanyakan rencana sosialisasi SiPetruk secara nasional yang masih di-pending. Pertanyaan teman-teman di daerah kapan sosialisasi akan dilakukan PPDPP? REI sudah mengimbau kepada anggota di daerah untuk menunggu jadwal sosialisasi dan aktif ikut dalam sosialisasi,” ungkap Moerod.

Terakhir, dia menyebutkan bahwa kondisi sinyal GPS di beberapa daerah sangat terbatas terutama di kawasan timur Indonesia dan Papua. REI khawatir hal itu akan menganggu aplikasi SiPetruk di lapangan. Untuk itu, diharapkan dalam penerapan aplikasi ini nantinya benar-benar dipastikan dulu kesiapan tim IT-nya.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah juga mengingatkan PPDPP untuk benar-benar menyiapkan teknologi dan sumber daya manusia yang memadai di seluruh Indonesia sehingga SiPetruk tidak justru menjadi penghambat realisasi KPR bersubsidi.

“Kami mendukung SiPetruk ini asalkan memberi kemudahan bagi pengembang. Apersi akan lihat dulu apakah aplikasi ini memudahkan atau justru merepotkan,” tegas dia.

Dia memberi contoh penerapan SiKumbang yang hingga saat ini masih ada gangguan, sehingga pengembang kesulitan dalam melakukan realisasi akad kredit. Karena realisasi adalah tujuan pokok buat pengembang, sehingga jangan sampai akibat ketidaksiapan sistem teknologi SiPetruk berimplikasi hukum bagi pengembang.

“Jangan sampai ketika sudah menuju akad KPR ternyata teknologi di PPDPP ada kemacetan dan error. Karena satu hari saja masalah teknologi ini terjadi berdampak kepada pengembang dan bisa menjadi persoalan hukum karena dituntut konsumen dan supplier,” kata Junaidi.

Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Endang Kawidjaja mengatakan SiPetruk membantu pengembang menjaga kualitas rumah. “Namun perlu juga mempertimbangkan kendala yang ada sehingga sebaiknya diberikan waktu transisi dalam penerapan aplikasi SiPetruk,” ujar Endang. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Momentum Pasar, ISPI Group Luncurkan Rumah Rp600 Jutaan

    Jaga Momentum Pasar, ISPI Group Luncurkan Rumah Rp600 Jutaan

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • 0Komentar

    BEKASI – ISPI Group meluncurkan cluster terbarunya, Cluster Paris di Mutiara Gading City (MGC), Bekasi, Jumat (15/9). Cluster yang dikembangkan di atas lahan seluas 7,8 hektar tersebut merupakan cluster ke-17 di proyek MGC. Cluster ini mengusung tagline New Cluster, New Design and New Lifestyle. Komisaris Utama ISPI Group, Preadi Ekarto menyebutkan pengembangan Cluster Paris dilakukan […]

  • Pasar Modern Paramount Petals

    Lengkapi Fasilitas Kawasan, Paramount Petals Bangun Pasar Modern

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Petals, sebuah kota mandiri seluas sekitar 400 hektar di barat Jakarta melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan fasilitas Pasar Modern Paramount Petals dan opening ceremony Community Club. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Paramount Petals dalam mempercepat pembangunan kota mandiri yang berkelanjutan. Diperkenalkan pada akhir 2021, kota mandiri di barat Jakarta ini telah […]

  • Pemerintah Beri Insentif Investor IKN

    Pemerintah Beri Insentif Investor IKN

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah insentif guna merealisasikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ada tiga hal yang dipersiapkan, yakni penyiapan rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait insentif bagi pelaku usaha dan investor yang akan melakukan usaha di IKN, pembentukan Badan Usaha Milik Otorita (BUMO) IKN, serta pelaksanaan jajak pasar. “Ada tiga hal yang kami […]

  • Kementerian PUPR dan KKP Siap Bangun Rumah ASN di Perbatasan

    Kementerian PUPR dan KKP Siap Bangun Rumah ASN di Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menjajaki peluang pembangunan rumah untuk para aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia. KKP diminta menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan hunian ASN serta mengajukan permohonan usulan pembangunan rumah khusus (Rusus) maupun rumah susun (Rusun). “Rumah dinas […]

  • Kemenparekraf Jalin Kemitraan dengan Marriot International Inc

    Kemenparekraf Jalin Kemitraan dengan Marriot International Inc

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menjalin kemitraan dengan Marriot International Inc. Kerja sama ini mencakup pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. “Kita perlu menjalin kemitraan dengan industri perhotelan sebagai industri yang berkontribusi terhadap sektor pariwisata. Perjanjian kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam upaya pengembangan […]

  • Jababeka Bizpark

    Jababeka Bizpark Usung Bangunan Multiguna Bergaya Jepang

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • 0Komentar

    CIKARANG – Kota Jababeka Cikarang resmi meluncurkan blok terbarunya, Jababeka Bizpark dengan konsep Japanese Bizpark. Peluncuran proyek komersial dan bisnis ini digelar di Hotel Swiss-Belinn Jababeka yang dihadiri ratusan agen properti ini berlangsung Senin (16/6) lalu. Sebagai Japanese Bizpark pertama di Indonesia, proyek tersebut mendapat antusias hangat dari para agen properti yang tertarik dengan konsep […]

Translate »
expand_less