Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Thailand Beri “Lampu Hijau” Ekspatriat Miliki Properti

Thailand Beri “Lampu Hijau” Ekspatriat Miliki Properti

  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Thailand berencana memberikan “lampu hijau” bagi ekspatriat kaya raya untuk memiliki tanah sebagai tempat tinggal (properti). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi dengan cara menarik satu juta penduduk baru  dari luar negeri.

“Departemen Pertanahan sedang menyusun peraturan untuk memungkinkan kepemilikan tanah. Kebijakan tersebut sejalan dengan rencana pemerintah untuk membujuk orang asing yang kaya untuk tinggal lama guna menopang perekonomian,” jelas Juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana sebagaimana dikutip dari bangkokpost.com, baru-baru ini.

Thailand selama beberapa dekade telah menjadi tujuan populer bagi ekspatriat untuk investasi, pensiun dan untuk memulai usaha kecil. Namun, ada pembatasan kepemilikan tanah bagi orang asing.

“Tunduk pada persetujuan kabinet, warga negara asing akan diizinkan untuk memiliki hingga satu rai (0,16 hektar) mulai September. Syaratnya, mereka menginvestasikan 40 juta baht atau lebih di properti, sekuritas, atau dana Thailand selama tiga tahun,” kata Wangboonkongchana.

Pemerintah Negeri Gajah Putih ini ingin menarik lebih banyak pekerja terampil dan pensiunan. Aturan tersebut nantinya akan mencakup beberapa manfaat pajak dan visa 10 tahun.

Setelah lima tahun, skema ini akan ada peninjauan kembali. Tujuannya adalah untuk menambah satu triliun baht ke perekonomian. Selain itu, bertujuan pula untuk meningkatkan investasi sebesar 800 miliar baht.

Pemerintah Thailand mengharapkan ekonomi tumbuh 3,5% tahun ini dan mencapai tingkat pra-pandemi pada 2023.

Pro dan Kontra

Kalangan akademisi, sektor swasta dan organisasi non-pemerintah menyatakan reaksi beragam terhadap rencana pemerintah tersebut.

Sanan Angubolkul, Ketua Kamar Dagang Thailand, mengatakan visa penduduk jangka panjang akan memberikan keuntungan bagi sektor konstruksi dan pengembangan real estat.

Adapun nilai tahunan sektor properti mencapai 800-900 miliar baht. Menurut perkiraan, nilainya akan meningkat dua kali lipat mencapai sekitar 8% -9% dari PDB. Jika 100.000 orang asing terpikat oleh skema tersebut, mereka akan menghasilkan investasi senilai setidaknya 4 triliun baht.

Sementara itu, Nipon Puapongsakorn, peneliti dari Thailand Development Research Institute (TDRI), mengatakan negara itu tidak kekurangan dana. Tetapi, perlu adanya kebijakan yang komprehensif untuk menopang kepercayaan investor.

“Modal asing… jadi apa? Ini jangka pendek. Pemerintah harus menciptakan lingkungan investasi dan memperbaiki undang-undang agar investor merasa layak berbisnis di sini,” tegas Nipon. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Diperkenalkan, Ruko Vienna Grande Langsung Sold Out

    Baru Diperkenalkan, Ruko Vienna Grande Langsung Sold Out

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Land mengumumkan proyek Vienna Grande, sebuah area komersial terbaru berupa unit rumah toko (ruko) di Gading Serpong, Tangerang, sudah terjual habis (sold out). Padahal, Vienna Grande baru diperkenalkan pada 21 Maret lalu dan belum dipromosikan secara masif. Vienna Grande berada di lokasi strategis karena dikelilingi lebih dari 12 klaster terhuni dan area […]

  • Asyik, BRI Fasilitasi Bunga KPR 6,7% untuk Konsumen Hunian Ini

    Asyik, BRI Fasilitasi Bunga KPR 6,7% untuk Konsumen Hunian Ini

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Upaya pemerintah untuk mendorong minat masyarakat untuk membeli properti direspon PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan menyediakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang lebih terjangkau. Antara lain dengan memberikan fasilitas KPR dengan suku bunga mulai dari 6,7% fix 4 tahun dengan tenor maksimal 20 tahun. “Program ini berlaku untuk karyawan swasta, pegawai […]

  • BP Tapera Diminta Gencar Salurkan Subsidi Perumahan

    BP Tapera Diminta Gencar Salurkan Subsidi Perumahan

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) diminta meningkatkan penyaluran subsidi perumahan bagi masyarakat. Upaya itu untuk memastikan penyelenggaraan Program Sejuta Rumah pada tahun 2022. “Saya yakin BP Tapera bisa mendorong bantuan pembiayaan perumahan melalui KPR Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan (FLPP) tahun 2022,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat […]

  • MK Batalkan UU Tapera, Berlaku Masa Transisi Dua Tahun

    MK Batalkan UU Tapera, Masa Transisi Dua Tahun

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi membatalkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Dalam amar Putusan Nomor: 96/PUU-XXII/2024, 96/PUU-XXIII/2025, MK menyatakan dalam seluruh ketentuan dalam UU Tapera bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dilakukan penataan ulang sebagaimana amanat Pasal 124 UU Nomor 1 Tahun […]

  • Dialog Solusi Pendanaan Program 3 Juta Rumah

    Ini Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kunci sukses penyelenggaraan Program 3 Juta Rumah adalah dukungan skema pendanaan yang terjangkau dan berkelanjutan dari ekosistem pembiayaan perumahan. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah merumuskan sejumlah kebijakan terkait pembiayaan kreatif dan alternatif melalui skema baru seperti agunan tanah, insentif pajak, dan peningkatan FLPP hingga 500 ribu unit rumah per tahun dengan […]

  • granito

    Granito Perkenalkan Produk Ubin Premium Terbaru di IndoBuildTech

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – Granito, produsen granite tile terkemuka di Indonesia, sukses menggelar National Conference Granito Business Partner di ajang IndoBuildTech 2025 di ICE BSD. Event ini adalah bentuk apresiasi Granito bagi mitra setianya di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi. Di acara itu, Granito juga memperkenalkan inovasi terbarunya, Inskrib. Produk ubin granit terbaru ini menyasar segmen premium […]

Translate »
expand_less