Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bank BTN Proyeksikan Sektor Properti Tetap Cerah di Tahun Ini

Bank BTN Proyeksikan Sektor Properti Tetap Cerah di Tahun Ini

  • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis industri properti di 2024 cerah dan akan menjadi sektor yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut didukung masih berlanjutnya sejumlah stimulus dari pemerintah untuk mendorong permintaan rumah sejak 2023 lalu seperti pelonggaran rasio LTV/FTV kredit/pembiayaan properti menjadi maksimal 100% untuk semua jenis properti dan kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga harga rumah Rp5 miliar yang telah berlaku sejak November 2023.

“Besarnya dukungan pemerintah itu dapat terlihat pada pertumbuhan KPR nasional hingga triwulan III-2023 yang tumbuh mencapai 12,66% (year on year), sehingga pertumbuhan KPR terus mencapai dua digit sejak triwulan II-2023. Hal ini menjadikan sektor properti pada 2024 kami yakini mampu memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,” kata Wakil Direktur Utama BTN, Oni Febriarto Rahardjo dalam acara BTN Economy Outlook 2024, di Jakarta, Kamis (25/1).

Menurut Oni, beberapa langkah stimulus yang diberikan oleh pemerintah sebagai countercyclical buffer untuk mengatasi dampak penurunan perekonomian masyarakat telah dijalankan dengan baik oleh perbankan dan pemulihan ekonomi telah menunjukkan perbaikan yang signifikan ke arah yang lebih baik.

Kendati menghadapi sejumlah gejolak ekonomi dunia pasca pandemi Covid-19 dan dampak perang antar negara, sebutnya, perekonomian Indonesia relatif terkendali sepanjang tahun 2023 lalu. Dengan capaian ini, Indonesia tetap optimistis menghadapi tantangan perekonomian global 2024 yang masih penuh ketidakpastian.

Diakui Oni, BTN telah melakukan berbagai transformasi untuk mewujudkan visi mereka untuk menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia di tahun 2025. Adapun transformasi tersebut meliputi transformasi kantor cabang, pengembangan low cost funding dengan implementasi produk tabungan baru yang menyasar segmen bisnis, pembentukan Regional Loan Processing Center dan Commercial Banking Center, perluasan jangkauan bisnis perumahan khususnya segmen emerging affluent, one stop financial solution melalui pengembangan super apps BTN Mobile dan Digital Mortgage Ecosystem.

“Transformasi ini merupakan inisiatif strategis yang kami lakukan untuk mendongkrak kinerja serta dapat memenuhi kebutuhan nasabah BTN,” jelasnya.

Dengan kinerja yang baik pada 2023 lalu, BTN berhasil mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak dalam dan luar negeri diantaranya AAA Company dari Pefindo, Juara 1 Kategori Perusahaan BUMN Keuangan (Annual Report Award untuk tahun 2022), The Greatest Champions of GRC Excellence 2023, The Highest Financial Intergrity Rating untuk kelompok KBMI 3, KBMI 4 maupun nilai rata2 Bank Umum, The World’s Best Islamic Project Finance House – Euromoney Awards, The Best Mortgage Loan Conventional Bank (KBMI) 3, Best Mid Cap – Gold FinanceAsia’s 23rd dan ESG Disclosure Transparency Awards 2023 (Leadership AA).

Komisaris Utama BTN, Chandra M Hamzah juga memuji prestasi yang diperoleh perseroan sepanjang 2023. Menurutnya, transformasi yang masif pada berbagai bidang dan inisiatif strategis yang disusun dalam menyongsong tahun 2024 diyakini mampu membawa BTN tetap tangguh.

Chandra menilai, meskipun Indonesia dibayangi peningkatan risiko global namun ekonomi Indonesia diproyeksikan mampu bertumbuh yang didorong oleh data fundamental ekonomi yang baik. Pertumbuhan ekonomi juga akan ditopang oleh aktivitas pemilu yang diperkirakan ikut mendorong lonjakan konsumsi masyarakat.

Fundamental Kuat

Hal senada diungkapkan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti. Dia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di 2024 akan jauh lebih baik ketimbang 2023.

Bank Indonesia, lanjut Destry, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di 2024 akan tumbuh mendekati angka 5 persen dengan target inflasi 2,5 persen plus minus 1 persen.

“Pertumbuhan kredit sepanjang 2023 tumbuh sebesar 10,6 persen. Artinya, ruang untuk tumbuh di 2024 masih ada. Terlebih lagi fundamental kita cukup kuat, ekonomi domestik juga bagus walaupun kita tidak bisa berharap banyak dengan ekonomi global yang masih dibanyangi ketidakpastian,” tukasnya.

Terkait sektor properti, Destry juga melihat peluangnya di 2024 masih sangat tinggi, dimana Indonesia diuntungkan dengan bonus demografi kelompok milenial yang mulai banyak mengambil KPR dengan NPL yang tetap terjaga.

Sementara Pengamat Properti Panangian Simanungkalit menilai penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), milenial dan Gen Z merupakan potensi yang bisa mendongkrak pertumbuhan sektor properti di 2024.

“Permasalahan backlog (kekurangan perumahan) saat ini masih belum teratasi bahkan jumlahnya semakin meningkat. Karena itu, kita berharap pemerintah yang akan datang dapat lebih memerhatikan hunian rakyat, terutama bagi milenial dan MBR,” katanya.

Apalagi, kata Panangian, pemerintah memiliki program yang cukup bagus yakni menargetkan zero backlog pada tahun 2045. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • asuransi properti

    Industri Properti Sokong Pendapatan Premi Asuransi Umum

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri properti yang mulai menggeliat di paruh pertama tahun ini menjadi penyokong utama pertumbuhan lini usaha properti asuransi umum. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, premi lini usaha properti tumbuh sebesar 36,4% pada Triwulan II/2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan sebesar itu paling tinggi ketimbang lini usaha lainnya pada bisnis asuransi […]

  • Jokowi Resmikan Layanan OSS Berbasis Risiko

    Jokowi Resmikan Layanan OSS Berbasis Risiko

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo meluncurkan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dalam perizinan berusaha, bertempat di Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin, 9 Agustus 2021. Presiden berharap agar iklim kemudahan berusaha di Indonesia menjadi semakin baik. “Hari ini kita meluncurkan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. […]

  • permasalahan perizinan

    BKPM Ungkap Permasalahan Umum Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Permasalahan umum perizinan berusaha berbasis risiko berkaitan dengan tiga hal, yaitu regulasi, sistem dan sumber daya manusia (SDM). “Secara umum kita melihat permasalahan umum perizinan berbasis risiko. Yang pertama adalah terkait dengan regulasi. Untuk regulasi sendiri ini ada ketidaksesuaian regulasi di PP5/2021  dengan peraturan pelaksanaan baik yang diatur dalam Peraturan Presiden maupun Peraturan […]

  • Ilustrasi Hunian TOD

    Hunian Berbasis TOD Dianggap Kemahalan bagi Milenial

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan seiring dengan kehadiran transportasi massal, seperti MRT (Moda Raya Terpadu) dan LRT (Lintas Rel Terpadu). Namun sayangnya, harga hunian berbasis TOD ini dirasa terlalu mahal bagi kalangan milenial yang memiliki mobilitas tinggi di daerah perkotaan. “Dari sisi harga yang tidak ramah […]

  • Proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Seksi 1 Rampung Tahun Depan

    Proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Seksi 1 Rampung Tahun Depan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menuntaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo. Pengerjaan proyek ini dikebut guna meningkatkan konektivitas dan mengurai kemacetan di Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Untuk pengerjaan Seksi 1 Kartosuro hingga Simpang Susun (SS) Purwomartani, Kabupaten Sleman […]

  • Tol Trans Sumatera Tumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

    Tol Trans Sumatera Tumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah berharap proyek Tol Trans Sumatera dapat menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru serta menjadi akses utama dalam menghubungkan seluruh provinsi yang ada di pulau Sumatera. Rencananya, proyek tol Sumatera akan terbangun sepanjang 2.812 km membentang hingga ujung Pulau Sumatera dengan nilai investasi sebesar Rp 538 triliun. “Manfaat pembangunan tol Sumatera tentu saja meningkatkan konektivitas, menyambungkan […]

Translate »
expand_less