Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Polemik RUU Daerah Khusus Jakarta, Mau Dibawa ke Mana Jakarta?

Polemik RUU Daerah Khusus Jakarta, Mau Dibawa ke Mana Jakarta?

  • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Rancangan Undang-Undang (RUU) No. 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Jakarta telah disetujui Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Beberapa pasal dalam RUU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) tersebut dikritisi banyak kalangan yang salah satunya mengenai pemilihan gubernur. Dalam RUU tersebut disebutkan bahwa gubernur Daerah Khusus Jakarta dipilih dan diangkat langsung oleh presiden.

“Ketika secara resmi menjadi draf usulan DPR RI, ada perubahan. Perubahannya itu bahwa provinsi Daerah Khusus Jakarta di Pasal 10 dipimpin oleh Gubernur dan dibantu oleh wakil gubernur yang ditunjuk diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan memperhatikan usul atau pendapat DPRD,” ungkap Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta Masinton Pasaribu Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta dalam Webinar Urban Dialogue #10 bertema “Kupas Tuntas Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta”, Kamis, 25 Januari 2024.

Lebih jauh Masinton mengatakan, draft awal RUU DKJ menyebutkan bahwa kepala daerah Jakarta akan dipilih langsung oleh rakyat. Perubahan mengenai pemilihan kepala daerah ini menjadi catatan di badan legislasi ketika hendak dijadikan sebagai rancangan undang-undang.

“Draf RUU ini menurut saya menjadi seperti diburu-buru karena mandat dari undang-undang IKN itu dua tahun setelah disahkan Undang-Undang IKN, harus terbit undang-undang tentang mengatur tentang Jakarta,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) DKI Jakarta, Adhamaski Pangeran mengatakan, RUU DKJ memiliki peran penting untuk menentukan posisi Jakarta selepas tidak lagi menjadi ibu kota negara.

“RUU DKJ ini kita lihat juga satu hal yang sangat penting karena setelah berlaku undang-undang IKN harus ditetapkan tentang Jakarta itu sendiri. Jakarta itu sendiri tuh posisinya seperti apa? Apa jadi daerah provinsi seperti biasa. Kalau provinsi seperti biasa dia harus apa? Walikota itu nanti dipilih rakyat juga atau daerah khusus. Atau mungkin wilayah provinsinya bukan lagi hanya sebatas Jakarta bisa juga Jabodetabekpunjur satu provinsi tersendiri,” jelasnya.

Catatan RUU DKJ

Sementara Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Herman N. Suparman menjelaskan, beberapa ketentuan di dalam RUU DKJ masih membutuhkan masukan dan sejumlah catatan. Salah satunya mengenai posisi Ketua Dewan Anglomerasi Jabodetabekpunjur yang kini di diketuai oleh Menteri ATR/BPN.

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Usaha Pertamina Gandeng Hyet Solar Kembangkan Panel Surya

    Anak Usaha Pertamina Gandeng Hyet Solar Kembangkan Panel Surya

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pertamina Power Indonesia, Subholding Power & New Renewable Energy (Pertamina NRE) menggandeng Hyet Solar Netherlands BV (Hyet Solar) dalam pengembangan manufaktur photovoltaic (PV) foil. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kedua belah pihak sejalan dengan Visi Indonesia 2045 dan Presidensi G20 menuju kedaulatan energi dan sustaibanle energy transition di Indonesia. Acara penandatanganan MoU pada […]

  • Menteri PKP groundbreaking rumah subsidi PNS Polri

    Menteri PKP Groundbreaking 14.419 Rumah Subsidi PNS Polri

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan 14.419 unit rumah bersubsidi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau untuk pegawai negeri di lingkungan Polri. Menteri Maruarar Sirait menegaskan bahwa penyediaan perumahan bagi PNS Polri adalah […]

  • Bank BTN dan Gred Group Lakukan Prosesi Akad Kredit Massal

    Bank BTN dan Gred Group Lakukan Prosesi Akad Kredit Massal

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • 0Komentar

    BEKASI – Memanfaatkan program KPR “Ramadhan Berfaedah” yang ditawarkan PT Bank Tabungan Negara Tbk atau Bank BTN, perusahaan properti Gred Group melakukan proses akad kredit massal. Kegiatan yang dilakukan di Gred Tower, Bekasi, Jawa Barat, ini dihadiri 106 debitur yang merupakan konsumen perumahan yang dikembangkan Gred Group. Senior Vice President (SVP) Non-Subsidized Mortgage and Personal […]

  • Jelang Akhir Tahun, Grand Wisata Luncurkan Water Terrace Tahap 2

    Jelang Akhir Tahun, Grand Wisata Luncurkan Water Terrace Tahap 2

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • 0Komentar

    BEKASI – Sinar Mas Land (SML) bersiap meluncurkan kembali klaster hunian premium di Grand Wisata Bekasi. Setelah sukses memasarkan Water Terrace tahap 1, kini segera dipasarkan Water Terrace tahap 2 yang akan diluncurkan pada Desember 2022. Marketing & Promotion Department Head Grand Wisata, Handoyo Lim mengatakan Klaster Water Terrace 2 dikembangkan di lahan seluas 3,4 […]

  • Kenaikan Pendapatan Berulang Topang Laba Bersih Metland

    Kenaikan Pendapatan Berulang Topang Laba Bersih Metland

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland mencatatkan laba bersih pada laporan keuangan tahun 2022 sebesar Rp395,3 miliar atau tumbuh sebesar 6,26% dibandingkan periode yang sama sebesar Rp372 miliar dan pendapatan usaha sebesar Rp1,38 triliun miliar atau tumbuh sebesar 15,5% dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp1,19 triliun. Pendapatan berulang (recurring […]

  • Menteri perumahan yang dipercaya presiden nantinya adalah sosok yang memahami kondisi pasar perumahan saat ini

    Jangan Salah Pilih Menteri Perumahan, Ini Kriteria Idealnya!

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembentukan Kementerian Perumahan merupakan langkah konkrit pemerintah baru mendatang untuk meningkatkan penyediaan rumah nasional. Namun karena persoalan perumahan sangat kompleks, banyak pihak berharap Presiden Prabowo Subianto tidak salah pilih dalam menunjuk menteri perumahan. Bagaimana sosok idealnya? Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengatakan dibutuhkan sosok menteri perumahan yang benar-benar sudah memahami […]

Translate »
expand_less