Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bank Indonesia Rayu Investor Tiongkok, Prioritas Investasi di 3 Sektor Ini

Bank Indonesia Rayu Investor Tiongkok, Prioritas Investasi di 3 Sektor Ini

  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Bagi Tiongkok, Indonesia secara konsisten menjadi salah satu negara tujuan investasi yang menjanjikan. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) mengajak investor Tiongkok dapat memanfaatkan peluang investasi di Indonesia.

“Beberapa hal penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Pertama, stabilitas Rupiah yang terjaga dan likuiditas yang memadai,” ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono dalam keterangannya, Kamis, 26 September 2024.

Doni menjelaskan, stabilitas Rupiah didukung langkah mendorong penggunaan transaksi mata uang lokal (local currency settlement/LCT) untuk perdagangan dan investasi bilateral. Sejak diimplementasikan pada tahun 2021 hingga Juli 2024, nilai transaksi antara Indonesia dan Tiongkok dengan menggunakan mata uang lokal mencapai USD1,2 miliar, dengan rata-rata pengguna bulanan telah mencapai lebih dari tiga ratus perusahaan.

Kedua, kondisi fundamental makroekonomi Indonesia yang kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ketiga, komitmen penuh pemerintah Indonesia pada reformasi struktural, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif untuk hilirisasi industri dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian.

Keempat, pertumbuhan digitalisasi yang signifikan. Selama setahun terakhir, pertumbuhan transaksi pembayaran digital berbasis QR code mencapai 200% dengan total lebih dari 52 juta pengguna dan 33 juta merchants. Kelima, komitmen Indonesia untuk mendorong ekonomi yang inklusif dan hijau. Dalam hal ini, Bank Indonesia memainkan peran penting dalam memberikan dukungan kerangka kebijakan makroprudensial yang pro-growth.

Ajakan Bank sentral Indonesia terhadap investor Tiongkok disampaikan pada Indonesia-China Business Forum (ICBF) 2024 yang digelar pada 25-27 September 2024 di Tiongkok, sebagai forum untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Negeri Tirai Bambu, dan mempromosikan investasi di sektor-sektor strategis.

Forum strategis tersebut mengusung tema “Navigating New Horizons: Seizing Investment Opportunities in Indonesia for Stability and Sustainable Growth” ini. Beberapa sektor yang ditawarkan kepada investor asal Negeri Tirai Bambu adalah peluang tersebut di Indonesia khususnya pada proyek strategis energi terbarukan, teknologi digital, serta hilirisasi industri.

Proyek Investasi Investor Tiongkok

Lebih detailnya, BI mempromosikan proyek investasi strategis Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) di Candi Umbul Telomoyo, Jawa Tengah, kepada kalangan Investor dan asosiasi bisnis/industri, serta perwakilan pemerintah yang menangani kebijakan ekonomi, investasi manufaktur dan ekonomi hijau di Tiongkok.

Tak hanya itu, Forum ICBF 2024 membahas isu diantaranya terkait peluang investasi di sekuritas BI serta peran LCS dalam mengurangi ketergantungan pada valuta asing lain seperti USD, untuk meminimalsir risiko fluktuasi nilai tukar dan meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara.

Selain itu, BI juga menerima beberapa pernyataan minat, baik langsung kepada Bank Indonesia maupun Bank perantara, untuk membeli Sekuritas Bank Indonesia. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Ungkap Potensi KPR Hijau bagi Milenial

    Menkeu Ungkap Potensi KPR Hijau bagi Milenial

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan skema kredit pemilikan rumah (KPR) hijau (green mortgage) berpotensi sebagai opsi pembiayaan yang sejalan dengan isu lingkungan. Kendati belum begitu populer, Menkeu optimistis instrumen pembiayaan perumahan tersebut bakal menarik bagi generasi muda. “Green mortgage adalah satu opsi pembiayaan yang inovatif dan sejalan dengan isu lingkungan dan […]

  • Akhir Mei 2023, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Penuh

    Akhir Mei 2023, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Penuh

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi 4 – seksi 6 (Cimalaka – Dawuan) sepanjang 29,165 kilometer (km) sudah siap untuk fungsional dalam mendukung arus mudik Lebaran 2023. “Sedangkan untuk titik yang longsor di seksi 5 sedang diselesaikan penanganannya, dan akan dibuka dua lajur agar […]

  • Banyak yang Belum Tahu! Ruko HGB Bisa Jadi Hak Milik, Ini Caranya

    Banyak yang Belum Tahu! Ruko HGB Bisa Jadi Hak Milik, Ini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Status hak atas tanah kerap menjadi aspek penting yang menentukan nilai dan kepastian hukum sebuah properti, termasuk rumah toko (ruko). Dalam praktiknya, sebagian besar pemilik ruko masih memegang status Hak Guna Bangunan (HGB). Berbeda dengan Hak Milik yang bersifat lebih kuat dan permanen, Status HGB memiliki jangka waktu tertentu. Sejatinya, status kepemilikan ruko […]

  • MoU Tripartit, REI Kalsel Gelar Akad Massal 150 KPR Subsidi

    MoU Tripartit, REI Kalsel Gelar Akad Massal 150 KPR Subsidi

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar akad massal bagi 150 nasabah KPR subsidi skema FLPP dan Tapera. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tripartit antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel serta Dewan Pengurus Daerah […]

  • BP Tapera

    BP Tapera Gandeng Pemprov Kalsel Petakan Kebutuhan dan Pasokan Hunian

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal pemetaan kebutuhan dan pasokan hunian. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) deng Pemprov Kalsel yang lebih memahami kondisi dan masyarakat setempat. “Kami ucapkan apresiasi kepada Pemda Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung acara ini. Hal ini […]

  • BP Tapera Sosialisasikan Konsep Rumah Tapera

    BP Tapera Sosialisasikan Konsep Rumah Tapera

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menghadirkan pembiayaan perumahan dengan konsep ‘Rumah Tapera’. Pembiayaan itu mencakup kredit pemilikan rumah (KPR), kredit bangun rumah (KBR) dan kredit renovasi rumah (KRR) untuk rumah pertama. Rumah Tapera bertujuan menciptakan ekosistem berkesinambungan antara BP Tapera, peserta Tapera, pengembang perumahan dan bank penyalur. Pengembangan rumah secara tepat sasaran […]

Translate »
expand_less