Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Begini Cara Ciputra Group Hadapi Pandemi

Begini Cara Ciputra Group Hadapi Pandemi

  • account_circle Oki Baren
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2021

Memaknai hari jadi REI, industriproperti.com selaku Official Broadcasting Partner HUT REI ke-49, hadir menyapa pembaca setia di seluruh Tanah Air. Silakan menikmati beragam berita melalui gawai Anda, dalam bingkai kenduri HUT REI ke-49 ditengah keterbatasan pandemi…

Agar tidak ketinggalan, berikut ini berita sebelumnya dan di sini. Anda pun bisa mengikuti berita lainnya di sini, di sini, di sini, di sini juga di sini

Jakarta – Industri properti komersial jadi segmen usaha realestat yang paling terpukul dalam kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Subsektor yang paling terdampak pelemahan ekonomi antara lain perhotelan dan properti pendukung pariwisata, perkantoran, retail, dan pusat perbelanjaan.

“Properti residensial untuk segmen kelas atas juga ikut terkena, tapi masih lebih kecil ketimbang segmen lainnya. Portofolio proyek properti residensial di grup kami memang lebih besar ketimbang properti komersial lainnya sehingga tidak terlalu terdampak,” ucap Managing Director Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata, saat berbicara di webinar memperingati HUT REI ke-49, Kamis, 11 Februari 2021.

Budiarsa menuturkan, sebelum pandemi pusat perbelanjaan sebenarnya sudah mengalami kontraksi. Hal ini seiring kemajuan teknologi digital sehingga semakin banyak orang yang menggemari belanja secara virtual, baik di toko online, online shop, maupun marketplace.

“Pusat perbelanjaan terpengaruh dengan lifestyle masyarakat. Sebelum krisis sudah terlihat, bahwa era teknologi yang maju pesat, sudah tidak banyak orang yang pergi ke mal. Untunglah, sebelum krisis pun, kami sudah mengurangi persentase toko-toko, dan meningkatkan gerai-gerai untuk food and beverages dan lifestyle experience,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI periode 1989 – 1992.

Budiarsa Sastrawinata saat Rakernas REI Tahun 1993 (Foto: Dok DPP REI)

Digitalisasi Pemasaran Properti

Berbekal keyakinan bahwa teknologi digital marketing adalah masa depan dunia. Dari situ, Ciputra Group sudah mulai menyiapkan infrastruktur teknologi digital guna menunjang pemasaran produk propertinya. Bahkan, upaya tersebut sudah mulai berjalan sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia.

“Dengan dukungan teknologi IT, sebelum krisis kita sudah mulai digitalisasi karena semua akan mengarah ke sana. Saat krisis, pematangan infrastruktur digital marketing kita percepat,” ucap Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) periode 2018 – 2022.

Ternyata pasar merespons positif strategi Ciputra Group yang mengandalkan digitalisasi pemasaran properti. Respons pasar luar biasa, karena selama aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), tidak ada kunjungan ke lokasi proyek. “Calon konsumen bisa cek produk kita melalui virtual sehingga bisa melihat jelas tanpa harus datang ke lokasi proyek. Hal itu akhirnya menjadi kebiasaan konsumen, bahkan hingga memilih unit dan membayar uang muka rumah tanpa perlu datang secara fisik,” tutur suami Rina Ciputra, putri pertama almarhum Ir. Ciputra.

Konsep Hijau

Jauh sebelum pandemi menerpa, kelompok dengan label Ciputra sudah memberlakukan konsep pembangunan berkelanjutan. Adalah PT Ciputra Residence, anak usaha PT Ciputra Development Tbk yang telah mengantongi sertifikasi Excellence in Design for Greater Efficency (EDGE). Sertifikasi ini merupakan pengakuan dari International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok World Bank, kepada perusahaan yang berhasil menerapkan konsep ‘hijau’.

“Kami harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain 20 persen penghematan dalam pemanfaatan air, 20 persen hemat penggunaan listrik, dan 20 persen hemat pemakaian bahan bangunan. Memang menambah sedikit biaya pembangunan, tapi itu semua akan mengarah ke sana,” tegas lulusan Teknik Sipil University of Plymouth, Inggris.

Potensi Daerah

Pada kesempatan itu, Budiarsa juga menyoal perkembangan industri properti di sejumlah kota besar di Indonesia. Menurut dia, wilayah kota-kota besar di Indonesia relatif memiliki resistensi terhadap krisis secara lebih baik daripada daerah lainnya. “Secara umum, kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar lebih dapat bertahan dari ancaman krisis ketimbang daerah lain. Ibu Kota Jakarta dan kota-kota di sekelilingnya punya resiliensi lebih baik,” ujar Wakil Ketua Umum III DPP REI periode 1995-1998.

Budiarsa menjelaskan, pada daerah yang sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) berasal dari sumberdaya alam seperti pertambangan dan perkebunan, sudah mengalami kontraksi ekonomi sejak sebelum pandemi. “Tentunya setelah adanya pandemi, tekanan ekonomi kepada daerah-daerah tersebut akan semakin terasa,” tukas Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2004 – 2009.

Untuk wilayah Kalimantan, imbuh Budiarsa, pengembang tentunya berharap banyak dari rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). “Kelihatannya saat ini agak tertunda karena Pemerintah Pusat masih konsentrasi ke penanganan Covid-19. Namun, yang pasti rencana itu jadi harapan besar, khususnya bagi para pengembang, teman-teman kita di Kalimantan Timur,” pungkas Presiden INTA (International Urban Development Association). (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernland Realty Resmikan New Marketing Jakarta Garden City

    Modernland Realty Resmikan New Marketing Jakarta Garden City

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA–Perusahaan properti PT Modernland Realty, Tbk. melalui anak usahanya PT Mitra Sindo Sukses, secara resmi menggelar acara Relaunching New Marketing Lounge Jakarta Garden City (JGC) yang berlokasi di area lobi utama pusat perbelanjaan AEON Mall JGC, Jakarta Timur, Rabu (12/4). Seremonial peresmian kembali marketing lounge tersebut turut dihadiri Jajaran dan Management PT Modernland Realty Tbk. […]

  • Ilustrasi Penataan Ruang (Foto: ADH)

    Menteri ATR/BPN Sebut Pemanfaatan Ruang yang Fit for Purpose

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Tata ruang saat ini menjadi sangat penting untuk digunakan sebagai dasar acuan pelaksanaan pembangunan, perizinan, investasi dan juga menjadi penyelamat lingkungan. Namun, selama ini terdapat kondisi dan kendala yang dihadapi sehingga dirasa belum optimal. Untuk itu, Pemerintah Indonesia pada tahun lalu telah melakukan terobosan dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta […]

  • Bank dan Pengembang Manjakan Milenial dengan Beragam Kemudahan

    Bank dan Pengembang Manjakan Milenial dengan Beragam Kemudahan

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    TANGERANG – Potensi pasar milenial di Tanah Air cukup tinggi. Dari total 275 juta jiwa masyarakat Indonesia, 25% diantaranya adalah usia produktif dengan rentang usia 22 hingga 39 tahun. Sebanyak 15 juta jiwa milenial tersebut berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dengan pendapatan yang bervariatif. Generasi ini memiliki kebiasaan berbeda terutama dari […]

  • Pinhome Perluas Layanan Properti Digital, Ini Program Terbarunya

    Pinhome Perluas Layanan Properti Digital, Ini Program Terbarunya

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pinhome, pionir e-commerce jual, beli, sewa properti, dan layanan jasa rumah tangga terus tumbuh dengan misi memberikan akses luas bagi masyarakat untuk memiliki hunian dengan inklusi keuangan yang baik. Pinhome telah meluncurkan berbagai program layanan utama yang menyasar berbagai kalangan sebagai komitmen untuk memajukan industri properti digital. Dani Budianto, Head of Marcomm & […]

  • BP Tapera bekerjasama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia (Foto: Dok BP Tapera)

    Kerjasama BP Tapera, KSEI, dan BRI dinilai Positif

    • calendar_month Jum, 11 Jun 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan bekerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI), bekerja sama mengelola dana Tapera, terutama untuk proses penyimpanan dan administrasi dana yang transparan, akuntanbel, dan efisien. Bentuk kerjasama tersebut dilaksanakan melalui Kontrak Pengelolaan Dana Tapera atau KPDT dan […]

  • Pengelolaan Dana Tapera Dilakukan Secara Hati-Hati dan Profesional

    Pengelolaan Dana Tapera Dilakukan Secara Hati-Hati dan Profesional

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sesuai dengan amanah dari Undang-Undang No. 4 tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) ditegaskan bahwa pengelolaan dana Tapera dikelola berasaskan kegotongroyongan, kemanfaatan, nirlaba, kehati-hatian, keterjangakauan dan kemudahan, kemandirian, keadilan, keberlanjutan, akuntabilitas, keterbukaan, portabilitas, dan dana amanat. Sebagai lembaga yang menganut asas nirlaba, pengelolaan Tapera tidak untuk mencari keuntungan, tetapi mengutamakan penggunaan hasil […]

Translate »
expand_less