Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BI: Harga Properti Residensial Tumbuh

BI: Harga Properti Residensial Tumbuh

  • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer tumbuh meningkat pada triwulan I-2022. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I-2022 yang tercatat 1,87% (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,47% (yoy).

“Sementara itu, harga properti residensial di pasar primer diprakirakan akan tumbuh terbatas pada triwulan II-2022 sebesar 1,16% (yoy),” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Rabu, 18 Mei 2021.

Erwin menjelaskan, Kenaikan IHPR terjadi pada seluruh tipe rumah yaitu tipe kecil, tipe menengah, dan tipe besar. Masing-masing tumbuh sebesar 2,37% (yoy), 2,22% (yoy) dan 1,01% (yoy). Angka tersebut lebih tinggi dari 1,99% (yoy), 1,48% (yoy, dan 0,93% (yoy) pada triwulan sebelumnya. Secara spasial, pertumbuhan IHPR tertinggi terjadi di Kota Manado (5,66%, yoy). Kemudian diikuti oleh Pontianak (5,01%, yoy) dan Yogyakarta (4,01%, yoy).

Dari sisi penjualan, hasil survei triwulan I-2022 mengindikasikan adanya perbaikan penjualan properti residensial di pasar primer meskipun masih terkontraksi. Perbaikan tersebut tercermin dari penjualan properti residensial yang terkontraksi sebesar 10,11% (yoy). Pada triwulan I-2022, lebih baik dari kontraksi triwulan sebelumnya sebesar 11,60% (yoy).

Perbaikan Penjualan

Perbaikan perkembangan penjualan pada Triwulan I-2022 didorong oleh membaiknya penjualan pada tipe besar yang tumbuh sebesar 4,01% (yoy). Selain itu, perbaikan penjualan tipe rumah kecil sebesar -8,27% (yoy) yang sebelumnya mengalami kontraksi lebih dalam sebesar -23,79% (yoy).

Sementara itu, penjualan tipe rumah menengah pada Triwulan I-2022 tercatat sebesar -18,28% (yoy), atau mengalami penurunan ketimbang penjualan pada Triwulan IV-2021. Responden menyampaikan bahwa belum optimalnya penjualan properti residensial primer karena beberapa faktor antara lain kenaikan harga bahan bangunan (22,14% jawaban responden). Kemudian, masalah perizinan/birokrasi (14,40%) dan Suku bunga KPR (11,70%). Lalu, proporsi uang muka yang tinggi dalam pengajuan KPR (12,33%), dan v) Perpajakan (8,62%).

Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan nonperbankan masih menjadi sumber pembiayaan utama untuk pembangunan properti residensial. Pada triwulan I-2022, sebesar 65,50% dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana internal. Sementara itu, dari sisi konsumen, pembiayaan perbankan dengan fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama dalam pembelian properti residensial dengan pangsa sebesar 69,54% dari total pembiayaan. (SAN)

 

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • btn nixon

    BTN Optimis Tambahan Likuiditas Habis di Akhir Tahun

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • 0Komentar

    BANDUNG –  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memproyeksikan tambahan likuiditas Rp25 triliun yang telah resmi ditempatkan pemerintah akan terserap habis pada akhir 2025, seiring dengan terjaganya permintaan kredit di sektor perumahan. Perseroan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan penyerapan dana tersebut. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan langkah pemerintah untuk membantu […]

  • REI: Konsep TOD Jabodetabek Perlu Diperjelas!

    REI: Konsep TOD Jabodetabek Perlu Diperjelas!

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembangan perkotaan berbasis transportasi massal atau Transit Oriented Development (TOD) diyakini akan memacu pertumbuhan bisnis properti di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). Namun, konsep pengembangan kawasan TOD di Jabodetabek saat ini belum didukung aturan regulasi yang jelas. Pengembangan kota berbasis TOD sudah diterapkan di kota-kota besar dunia seperti Tokyo di Jepang, Seoul di Korea, Hongkong, Singapura, […]

  • Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

    Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencetak laba bersih secara konsolidasi sepanjang triwulan I-2022 mencapai Rp10 triliun atau tumbuh hingga 70 persen (year on year/yoy). Kinerja yang baik tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit yang secara konsolidasi naik 8,93 persen (yoy) menjadi Rp1.072,9 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengungkapkan dalam tiga bulan pertama […]

  • Smart City

    Kembangkan Smart City, Sinar Mas Land Gandeng Perusahaan UEA

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land dan Group 42 menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam mentransformasi Kota Bumi Serpong Damai (BSD) menjadi smart city di Indonesia. Penandatanganan dilakukan di Dubai pada Senin (1/11/2021) oleh Michael Widjaja selaku Group CEO Sinar Mas Land dan Peng Xia selaku Group CEO G42, sebuah perusahaan Artificial Intelligence (AI) dan […]

  • Dukung Pariwisata, REI Jakarta Minati Sektor Perumahan di Labuan Bajo

    Dukung Pariwisata, REI Jakarta Minati Sektor Perumahan di Labuan Bajo

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertumbuhan investasi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kian menggembirakan. Sejak ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia, pembangunan sarana pendukung pariwisata seperti hotel dan resort di Labuan Bajo terus bergeliat. Kawasan yang banyak diminati investor adalah sisi utara Kota Labuan Bajo yang menjadi lokasi sejumlah […]

  • Greenwoods Group Luncurkan Dua Proyek Baru dan Rebranding Logo Citaville

    Greenwoods Group Luncurkan Dua Proyek Baru dan Rebranding Logo Citaville

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Pengembang properti Greenwoods Group resmi memperkenalkan dua brand proyek terbarunya yakni Greenwoods Country dan Damara Estate pada ajang BCA Expo 2024 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (17/8) lalu. Di acara tersebut, pengembang yang telah menyelesaikan 51 proyek properti di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Semarang, dan Bali tersebut juga melakukan re-branding logo proyek Citaville […]

Translate »
expand_less