Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BKPM Ungkap Permasalahan Umum Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

BKPM Ungkap Permasalahan Umum Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Permasalahan umum perizinan berusaha berbasis risiko berkaitan dengan tiga hal, yaitu regulasi, sistem dan sumber daya manusia (SDM).

“Secara umum kita melihat permasalahan umum perizinan berbasis risiko. Yang pertama adalah terkait dengan regulasi. Untuk regulasi sendiri ini ada ketidaksesuaian regulasi di PP5/2021  dengan peraturan pelaksanaan baik yang diatur dalam Peraturan Presiden maupun Peraturan Menteri. Tentu ini perlu dilakukan penyempurnaan regulasi,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Yuliot dalam acara Rapat Koordinasi DPP REI dan DPD REI Seluruh Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, 19 April 2022.

Lebih jauh Yuliot mengatakan, permasalahan juga tampak pada ketidakjelasan regulasi. Contohnya, terdapat KBLI yang multi pengampu dan KBLI tanpa pengampu.

Kemudian kekosongan regulasi, misalnya perda RDTR dan PBG yang belum terbit. Ada pula permasalahan regulasi yang menyulitkan, seperti kewajiban konsultan komputer untuk berlokasi di kawasan industri.

Kemudian, permasalahan umum yang berkaitan dengan perizinan berusaha berbasis risiko terkait. Contohnya, aliran data antar subsistem OSS dengan sistem Kementerian/Lembaga (K/L) masih belum stabil.

“Kalau kita lihat sistem OSS yang kita bangun di Kementerian/Lembaga secara sistem kualitasnya tidak begitu bagus karena standar sistem yang dibangun dahulu dengan sistem yang di kembangkan di OSS perlu penyesuaian-penyesuaian,” imbuh Yuliot.

Permasalahan lainnya terkait sistem adalah kemampuan kustomisasi sistem terbatas sehingga banyaknya sistem. Lalu, variasi proses bisnis di K/L tidak terakomodir dengan sempurnya. Berikutnya, permasalahan terkait monitoring sistem belum komprehensif sehingga kendala sistem tidak dapat terdeteksi lebih dini. Terakhir, belum adanya redundansi sistem dan belum optimalnya backup system.

“Kalau ada persoalan ini juga berdasarkan monitoring system yang kita buat akan sangat membantu dalam proses yang cepat terhadap kendala-kendala yang ada,” ucap Yuliot.

SDM

Permasalahan berikutnya adalah terkait dengan SDM yang baik dari kualitas maupun kuantitas dapat menghambat perizinan berbasis risiko.

“Pada kelompok yang ketiga, ada yang terkait dengan SDM adalah kualitas pemahaman SDM aparatur terhadap regulasi dan sistem yang belum merata. Kemudian, kuantitas SDM di beberapa unit verifikasi masih belum memadai,” pungkas Yuliot. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Tegaskan Tak Ada Penghapusan Pelanggan Listrik 450 VA

    Jokowi Tegaskan Tak Ada Penghapusan Pelanggan Listrik 450 VA

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memastikan tidak menghapus dan mengalihkan golongan pelanggan listrik daya 450 Volt Ampere (VA) ke 900 VA. Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat tidak perlu merasa resah terkait hal tersebut. “Tidak ada penghapusan untuk yang 450 VA. Tidak ada juga perubahan dari 450 ke 900 VA,” tegas Presiden Joko Widodo saat meresmikan Tol Cibitung – […]

  • Pemerintah Dukung Pembentukan Induk Usaha dan Transisi Energi PLN

    Pemerintah Dukung Pembentukan Induk Usaha dan Transisi Energi PLN

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mendukung pembentukan induk perusahaan (holding) dan anak usaha (subholding) PT PLN (Persero). Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dan membangun platform dalam rangka mendukung BUMN Kelistrikan itu untuk melaksanakan transisi energi. “Jadi untuk pembentukan holding-subholding, menurut saya tidak ada halangan dari sisi perpajakan. Bahkan kita akan mendukung,” ujar Menteri Keuangan Sri […]

  • Hunian segmen menengah atas pendukung target pertumbuhan ekonomi

    Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Kelas Menengah Jadi Andalan

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah harus mengawal penguatan daya beli masyarakat, khususnya di segmen kelas menengah, guna mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 8%. “Ketika Presiden menegaskan untuk mengejar target ekonomi tahun 2025 sebesar 8%, kami yakin properti dapat menyumbang pertumbuhan itu. Sepanjang segmen middle market diberi kesempatan untuk bertumbuh,” tegas President Director PT Summarecon Agung Tbk, […]

  • Lakukan Rebranding, Ini Arti Logo Baru Bank BTN

    Lakukan Rebranding, Ini Arti Logo Baru Bank BTN

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Memasuki usia yang ke-74, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan rebranding, salah satunya dengan meluncurkan logo baru. Logo baru yang dirilis merupakan simbol keberhasilan dan komitmen perseroan dalam melanjutkan transformasi menjadi bank yang lebih modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi. Langkah rebranding ini juga sejalan dengan transformasi perusahaan menjadi The Best […]

  • Buntut Investasi Bodong di BTN, Ombudsman RI Bertemu OJK dan LPS

    Buntut Investasi Bodong di BTN, Ombudsman RI Bertemu OJK dan LPS

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ombudsman Republik Indonesia mengimbau masyarakat agar tidak tergoda iming-iming investasi yang menawarkan imbal hasil atau bunga super tinggi yang melebihi ketentuan yang diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Imbauan ini disampaikan Ombudsman menyikapi adanya kasus sejumlah orang yang tertipu oleh oknum mantan pegawai BTN yang viral beberapa hari lalu […]

  • Presiden Joko Widodo Nyatakan KTT G20 Tidak Boleh Gagal

    Presiden Joko Widodo Nyatakan KTT G20 Tidak Boleh Gagal

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo secara resmi membuka puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hotel Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa, 15 November 2022. Kepala Negara menekankan pentingnya KTT G20 dimana Indonesia sebagai tuan rumahnya harus menghasilkan sesuatu yang konkret bagi dunia. “Hari ini mata dunia tertuju pada pertemuan kita. Apakah kita akan […]

Translate »
expand_less