Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BTN Bidik KPR Pegawai di Kementerian PUPR

BTN Bidik KPR Pegawai di Kementerian PUPR

  • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar akad perdana KPR Subsidi bagi Pegawai Honorer di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini bisa terlaksana setelah Bank BTN dan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama penyediaan fasilitas pengelolaan pembayaran gaji dan tunjangan kinerja serta layanan kredit dan pembiayaan konsumer kepada pegawai pada bulan Oktober 2020 lalu.

“Selama ini pegawai honorer kesulitan mengakses pembiayaan perumahan, kami harap dengan kerja sama kali ini, BTN bisa membantu pegawai honorer memiliki rumah impian dengan skema Fasilitas Lunak Pembiayaan Perumahan (FLPP) maupun Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT),” kata Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar, pada hari Rabu 23 Juni 2021, sesuai dengan keterangan pers yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Hirwandi mengatakan, dari kerja sama yang dijalin dengan Kementerian PUPR ini, BTN membidik sekitar 2.000 KPR baru dari pegawai honorer yang bekerja di lingkungan PUPR. Adapun syarat yang dibutuhkan bagi pegawai honorer tersebut untuk mendapatkan fasilitas KPR subsidi baik dengan skema FLPP maupun BP2BT adalah memiliki KTP, mendapat rekomendasi dari atasan yang bersangkutan, menyertakan daftar gaji, dan lama bekerja sesuai ketentuan.

“Untuk FLPP aturannya sesuai dengan yang ditetapkan Kementerian PUPR, namun bagi yang tertarik skema BP2BT, BTN menjanjikan diskon provisi dan administrasi, selain fitur seperti suku bunga fixed yg lebih panjang yaitu selama 10 tahun,” jelas Hirwandi.

Menurut Hirwandi, membidik pegawai honorer ataupun kontrak merupakan salah satu strategi Bank BTN menggenjot penyaluran KPR Subsidi menjelang akhir semester I tahun 2021. Bank BTN pun membidik kerja sama dengan instansi lain baik swasta maupun instansi pemerintah untuk dapat memberikan fasilitas KPR Subsidi kepada pegawai honorer ataupun kontrak. “Program ini bisa dimasukkan sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai honorer yang berkinerja baik,” papar Hirwandi.

Dengan penambahan pegawai honorer sebagai sasaran KPR Subsidi, lanjut dia, Bank BTN berharap dapat menghabiskan kuota KPR subsidi yang digelontorkan Pemerintah lewat Bank BTN. Adapun pada tahun 2021, Bank BTN yang mendapatkan kuota FLPP sebanyak 86.000 unit telah merealisasikan KPR FLPP sebanyak 53.000 unit hingga Mei 2021.

“Kami optimistis dapat menyerapnya dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR termasuk ketentuan terkait kualitas perumahan yang ditawarkan pengembang,” paparnya.

Hirwandi menuturkan, selain FLPP, Bank BTN juga menyalurkan KPR BP2BT yang kuotanya mencapai 11.000 unit dan juga KPR Tapera yang telah melangsungkan akad perdananya pada akhir Mei 2021 lalu.

Adapun berdasarkan penelusuran dari redaksi industriproperti.com, berdasarkan data dari surat minat yang disampaikan melalui Surat Sekretaris Direktorat Jendral Perumahan No.RU 1102-Rs/1020, dari 585 responden di lingkungan Kementerian PUPR, 57 persen responden masih tinggal di rumah orang tua, 34 persen lainnya masih tinggal di rumah kontrak, dan 8 persen lainnya tinggal di rumah kos dan lainnya.

Berdasarkan profil pendapatannya, 43 persen responden memiliki gaji per bulan lebih dari Rp 5 juta, 50 persen lainnya berpendapatan Rp 4 sampai 5 juta, dan 8 persen lainnya berpendapatan kurang dari Rp 4 juta.

Dari hasil survey tersebut juga, 55 persen pegawai di Kementerian PUPR yang disurvey memilih lokasi di Kabupaten Bogor. Adapun pemilihan lokasi ini didasarkan dari pertimbangan lokasi dan akses tol, kedekatan dengan fasilitas umum, desain dan kualitas bangunan, akses ke transportasi umum, fasilitas kawasan, dan reputasi pengembang. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • sinar mas land

    Sinar Mas Land Hadirkan Kembali Program Move in Quickly

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • 0Komentar

    BSD CITY – Sektor hunian diprediksi masih akan menjadi sektor utama pendorong pertumbuhan properti nasional di 2025. Memanfaatkan momentum tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan program national sales bertajuk Move in Quickly (MIQ) yang diluncurkan pada 22 Januari 2025 di ICE BSD City. Program MIQ memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memiliki properti siap huni di tahun […]

  • Gelar Diklat, REI Kalsel Pacu Kualitas SDM dan Kinerja Pengembang

    Gelar Diklat, REI Kalsel Pacu Kualitas SDM dan Kinerja Pengembang

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Pengembang harus mampu bertumbuh dengan menghadirkan sejumlah aspek supaya tetap bisa bertahan dalam kondisi beratnya tantangan dunia usaha. Aspek itu antara lain pemahaman akan peluang pasar, peningkatan kualitas dan kemampuan SDM tenaga kerja, serta menumbuhkan motivasi seluruh komponen dunia usaha. Pelaku usaha properti harus meningkatkan perspektif atau cara pandang agar bisa bergerak ke […]

  • Gubernur Minta REI Sulteng Pasok Hunian Penyintas Bencana

    Gubernur Minta REI Sulteng Pasok Hunian Penyintas Bencana

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta menyediakan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi 28 September 2018 silam. Pemerintah Provinsi Sulteng telah menyediakan anggaran senilai Rp 61 miliar guna pengalihan kepemilikan tanah. “Ada beberapa skema yang dapat dilakukan dalam penyelesaian masalah huntap bagi […]

  • kendala rumah subsidi

    REI Banten Suarakan Kendala Pengembangan Rumah Subsidi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Banten menyuarakan sejumlah kendala dalam pengembangan rumah subsidi. Program swasembada pangan menjadi salah satu kebijakan pemerintah yang memicu tantangan besar dalam upaya realisasi Program 3 Juta Rumah. Ketentuan terkait ketersediaan Lahan Baku Sawah (LBS) untuk program swasembada pangan berdampak mempersempit penyediaan lahan untuk program rumah subsidi. “Kami […]

  • Pengembang Bisa Ikut Kompetisi BTN Housing Preneur 2025, Begini Caranya

    Pengembang Bisa Ikut Kompetisi BTN Housing Preneur 2025, Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali menggelar BTN Housing Preneur 2025. Ajang kompetisi inovasi perumahan ini bisa diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, umum, developer, dan pengusaha dengan total hadiah hingga miliaran rupiah. Untuk anggota Realestat Indonesia (REI), akan diberikan keistimewaan pada saat pendaftaran. “Eksklusif untuk anggota REI. Bagi […]

  • Begini Cara Ciputra Group Hadapi Pandemi

    Begini Cara Ciputra Group Hadapi Pandemi

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • 0Komentar

    Memaknai hari jadi REI, industriproperti.com selaku Official Broadcasting Partner HUT REI ke-49, hadir menyapa pembaca setia di seluruh Tanah Air. Silakan menikmati beragam berita melalui gawai Anda, dalam bingkai kenduri HUT REI ke-49 ditengah keterbatasan pandemi… Agar tidak ketinggalan, berikut ini berita sebelumnya dan di sini. Anda pun bisa mengikuti berita lainnya di sini, di sini, di sini, di sini juga di sini.  Jakarta […]

Translate »
expand_less