Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Insentif Ini Bakal Dorong Swasta Bangun RTH

Insentif Ini Bakal Dorong Swasta Bangun RTH

  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Swasta perlu mendapat dorongan lebih untuk turut membangun ruang terbuka hijau (RTH). Salah satu bentuk dorongannya dapat berupa insentif pemerintah, seperti  pajak, subsidi, pinjaman, potongan biaya, bonus KDB, bonus percepatan peizinan dan green building.

“Swasta perlu didorong dengan mekanisme insentif dan disinsentif. Insentif mulai dari pajak, subsidi, pinjaman, potongan biaya, bonus KDB, bonus percepatan peizinan dan green building,” terang Kaprodi Magister Arsitektur Lanskap, SAPPK ITB,  Budi Faisal dalam Webinar Indeks Hijau-Biru Sebagai Terobosan Dalam Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, Senin, 30 November 2021.

Budi menjelaskan, setidaknya pemerintah dapat memberikan tujuh insentif yang kepada pihak swasta dalam rangka meningkatkan RTH di Indonesia. Pertama, insentif pajak berupa pemotongan pajak bangunan per tahun. Kedua, insentif berupa pemberian subsidi pembangunan atap hijau baik untuk bangunan baru maupun lama.

“Subsidinya bisa berupa uang atau kemudahan perizinan, dibolehkan untuk mentransfer hak mereka dalam membangun atau transfer develompment right, KLB-nya bisa naik dan sebagainya,” ucap Budi.

Insentif ketiga adalah pemberian kredit bunga rentah atau 0 persen untuk banguan yang menerapkan pronsip teknologi hijau. Keempat, pemerintah dapat memberikan insentif potongan biaya/tagihan dasar (air, listrik, dan utilitas lainnya) jika menggunakan sistem bangunan hijau.

Kelima, insentif berupa penambahan luas bangunan dari ketentuan dasar yang berlaku sejumlah luas lantai atap hijau. Penambahan luas bangunan tidak mengurangi ketentuan KDH. Insentif keenam adalah percepatan proses penurunan dan pengurangan biaya perizinan. Terakhir, insentif dalam bentuk penerapan atap hijau bernilai maksimal 19 poin pada ratifikasi LEED.

Berkaca Negara Lain

Melihat negara tetangga, kata Budi, Singapura telah lebih dahulu memberikan insentif kepada pihak swasta dalam pembangunan RTH. Sejak 2009, pemerintah Singapura menerapkan aturan Skyrise Greenery Incentive Scheme (SGIS) untuk insentif kalangan swasta.

“Mereka (Singapura) sudah punya Skyrise Greenery Incentive Scheme (SGIS) untuk insentif kalangan swasta. Gedung yang menerapkan dinding hijau akan mendapatkan insentif $500/m2 (Rp7,2 juta/m2).  Kalau atapnya juga hijau, ini juga dengan menggunakan Skyrise Greenery Incentive Scheme, mereka mendapatkan Rp2,8 juta per m2 diberikan oleh pemerintah,” jelas Budi.

Indonesia juga memerlukan Skema Indeks Hijau – Biru dalam rangka memenuhi RTH di sejumlah daerah. Skema Indeks Hijau – Biru Indonesia (IHBI) merupakan indeks ekologi termasuk indeks sosial sehingga indeks ini menggabungkan antara ruang terbuka hijau.

“Selama ini kita kenal dengan ruang terbuka nonhijau (RTNH) yang punya fungsi sosial juga ruang terbuka biru yang juga berfungsi ekologi selama RTNH-nya punya fungsi ekologis dan kontribusi hidrologis salah satunya menggunakan permeable material,” pungkas Budi. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viona Karawaci

    Viona Karawaci Fokus Pembangunan, Kejar Manfaat PPN DTP

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – Perusahaan properti, PT Purinusa Jayakusuma terus mengejar pembangunan sebanyak 70 unit rumah di Viona Karawaci, Tangerang. Hal itu dilakukan agar konsumen dapat memanfaatkan program stimulus pemerintah yaitu Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Diluncurkan pada akhir Maret 2025 lalu, proyek ini merupakan produk terbaru dari Aryana Karawaci mengusung konsep private cluster. Direktur […]

  • amesta living

    Amesta Living Surabaya Hadirkan Fasilitas Komunal bagi Penghuni

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kawasan perumahan terpadu di Surabaya Timur, Amesta Living, menghadirkan Setara Community Center dan produk baru unit rumah-usaha Verge Space. Peluncuran kedua produk-layanan properti ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kawasan hunian yang seimbang dan terintegrasi di Surabaya Timur. David Hosea Direktur PT Graha Abdael Sukses (GAS) menjelaskan, Setara Community Center hadir sebagai […]

  • Dukung Sekuritisasi Aset KPR di Indonesia, Perbankan Butuh Insentif

    Dukung Sekuritisasi Aset KPR di Indonesia, Perbankan Butuh Insentif

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mendukung langkah pemerintah dalam mendorong sekuritisasi aset kredit pemilikan rumah (KPR) guna menekan angka backlog perumahan di Tanah Air. Namun, diperlukan insentif bagi perbankan atas rencana strategis tersebut agar maksimal dalam pelaksanaan sekuritisasi di Indonesia Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo menilai sejauh ini peran pemerintah sudah […]

  • 7 Langkah Cara Memulai Bisnis Properti untuk Pemula

    7 Langkah Cara Memulai Bisnis Properti untuk Pemula

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • 0Komentar

    Memulai bisnis properti adalah langkah yang menjanjikan bagi siapa saja yang ingin mencapai kebebasan finansial dan meningkatkan portofolio investasi mereka. Namun, bagi pemula, industri ini mungkin tampak rumit dan penuh tantangan. Artikel ini akan membantu Anda memahami cara memulai bisnis properti untuk pemula dengan langkah-langkah yang jelas dan praktis, dari persiapan awal hingga strategi pengelolaan […]

  • Penandatanganan PKS KPR FLPP Tahun 2025

    7 Ribu Unit KPR FLPP Disalurkan Awal Januari 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank pelaksana dapat menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sebanyak 7 ribu unit rumah bersubsidi di awal Januari 2025. Hal ini sebagaimana ketersediaan dana kelolaan Badan Pelaksana Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) di awal tahun sebelum terbitnya DIPA Tahun Anggaran 2025. Komitmen itu sebagaimana tertuang dalam surat Direktorat Jenderal […]

  • prospek properti

    Paruh Kedua, Prospek Properti Copy-Paste Semester I

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Prospek properti Tanah Air di Semester II/2022 diprediksi akan tak jauh berbeda dengan 6 bulan pertama tahun ini. Upaya untuk mem-booster kinerja sektor properti paruh kedua tahun ini memerlukan usaha yang tinggi. “Semester II ini kecenderungannya akan tetap meng-copy apa yang terjadi di Semester pertama karena memang untuk membangkitkan Semester II ini akan […]

Translate »
expand_less