Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rumah Tapera Jadi Top of Mind Konsumen Rumah Subsidi

Rumah Tapera Jadi Top of Mind Konsumen Rumah Subsidi

  • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Program Rumah Tapera diharapkan menjadi top of mind atau yang pertama kali terlintas dalam benak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ketika hendak membeli rumah subsidi. Progam yang dibangun dengan sistem kontrol umpan balik (closed loop) ini mengubah supply driven menjadi deman driven untuk mewujudkan ekosistem ideal antara konsumen, developer dan bank penyalur.

“Rumah Tapera adalah program dari BP Tapera, diharapkan menjadi top of mind dari MBR dalam mencari hunian yang memenuhi ketentuan green building dan bermanfaat bagi pengembang yang ingin membangunnya,” ujar Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Eko Ariantoro, dalam keterangan persnya, Selasa, 16 Mei 2023.

Program Rumah Tapera bertujuan menciptakan ekosistem yang berkesinambungan antara BP Tapera bersama pengembang dan bank penyalur. BP Tapera berharap, pembangunan rumah sesuai tuntutan kebutuhan kalangan MBR. Selain itu, tingkat keterhunian rumah bisa meningkat karena rumah dari pengembang bisa tepat sasaran dengan kualitas sesuai spesifikasi, luas, lokasi dan bangunan rumah yang memperhatikan kebijakan bidang perumahan dan kawasan permukiman.

Bersama 18 asosiasi pengembang perumahan dan Perumnas, BP Tapera menyelenggarakan diskusi dengan tema, ‘Rumah Tapera, Rumah Tepat Kualitas dan Tepat Sasaran’ di penghujung pekan kedua Mei di Tangerang Selatan.

Direktur Pembiayaan Perumahan BP Tapera, Hari Sundjojo yang ikut hadir sebagai narasumber menyampaikan pengembang yang akan membangun Rumah Tapera mendapatkan manfaat yang menarik. Misalnya akses informasi ke data demand yang terdiri dari lokasi kebutuhan, profiling dan preferensi rumah MBR. Selain itu, pengembang akan mendapatkan akses ke modal kerja yang bersumber dari dana kelolaan BP Tapera.

Modal kerja dari bank dan sumber dananya dapat berasal dari penempatan dalam bentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) tanah untuk pengadaan tanah, KIK konstruksi untuk pembangunan unit rumah dan berkesempatan untuk mengakses KPR belum siap huni yang sedang disiapkan oleh BP Tapera saat ini.

“Selain benefit di atas, kami juga akan memberikan privileges kepada pengembang yang membangun rumah tapera dengan pencantuman (flagging) pada aplikasi Si Kumbang, SiKasep dan Tapera Mobile. BP Tapera akan memfasilitasi akses demand, rating kualitas bangunan serta kegiatan pemasaran bersama dengan corporate identity (CI) dan branding,” ungkap Hari Sundjojo.

Kriteria Pengembang

Dalam diskusi itu, BP Tapera mengajukan kriteria pengembang dan meminta masukan dari asosiasi atas usulan tersebut. Contoh kriteria persyaratan tersebut, misalnya pengembang yang akan membangun Rumah Tapera telah membangun rumah subsidi selama tiga tahun terakhir minimal 500 unit. Pernah menerima fasilitas pembiayaan perumahan dari bank minimal Rp10 miliar dengan kualitas lancar. Pengembang juga tidak masuk dalam perusahaan yang menjadi temuan dari pihak eksternal serta memiliki rencana pembangunan rumah subsidi minimal 100 unit. Sedangkan bagi pengembang baru cukup dengan mengajukan proposal proyek penyediaan rumah tapera.

“Kami menunggu respons dari asosiasi perumahan setelah diskusi ini. Semoga ke depan ada kesepakatan antara BP Tapera dan asosiasi pengembang perumahan mengenai hal ini,” ujar Hari.

Asosiasi pengembang perumahan akan mendata anggotanya yang berminat dan memenuhi persyaratan. Selanjutnya pihak asosiasi akan mengajukan secara resmi kepada BP Tapera. Tahapan berikutnya, pengembang harus memenuhi seluruh persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudian BP Tapera akan melakukan verifikasi seluruh persyaratan tersebut.

Jika semua syarat sudah terpenuhi maka akan ada pembahasan mengenai skema kebutuhan pembiayaan oleh pengembang. Selanjutnya adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera bersama asosiasi pengembang perumahan.

Dalam waktu dekat BP Tapera akan melaksanakan pilot project #Rumah Tapera di Kabupaten Brebes. Penyelenggaraan Rumah Tapera ini akan melibatkan stakeholder ekosistem perumahan antara lain Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Badan Bank Tanah, Perumnas, Bank BTN dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Hadir dalam diskusi tersebut 18 asosiasi pengembang perumahan, yakni REI, Apersi, Himperra, Apernas, Pengembang Indonesia, Appernas Jaya, Asprumnas, Asperi, Perwiranusa, Apperindo, Deprindo, Perpesma, Parsindo, Perkumpulan Apersi, Ap2ersi, Apsi, Hipnu dan Srideppi dan Perumnas. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soultan Island, klaster super mewah di Summarecon Bekasi

    Summarecon Luncurkan Soultan Island, 2 Jam Cetak Penjualan Rp150 M

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Bekasi meluncurkan klaster super mewah Soultan Island yang dirancang khusus memenuhi permintaan rumah besar berkualitas tertinggi di kota terpadu ke-3 yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk. Hanya dalam tempo 2 jam, unit rumah termahal senilai Rp 29,5 miliar di klaster super mewah tersebut berhasil meraup penjualan sebesar Rp 150 miliar.   “Antusiasme calon konsumen […]

  • Tol Pekanbaru – Padang Genjot Daya Saing Produk Lokal

    Tol Pekanbaru – Padang Genjot Daya Saing Produk Lokal

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan proyek Tol Pekanbaru – Padang diyakini akan mendongkrak daya saing produk lokal di kedua daerah. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi proyek tol yang menjadi bagian dari Tol Trans Sumatera, Rabu, 19 Mei 2021. Dengan terhubungnya berbagai wilayah di Sumatera, Presiden Joko Widodo berharap akan muncul kecepatan dari mobilitas orang […]

  • REI Banten

    Kualitas Anggota dan Kaderisasi Jadi Prioritas REI Banten

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    SERPONG – Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia atau DPD REI Banten memprioritaskan program kerjanya di tahun 2026 untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat kaderisasi menuju organisasi yang modern. Hal itu dibuktikan melalui pembentukan The Youth Club dan Banten Real Estat Institute. Ketua DPD REI Banten, Roni H. Adali menyebutkan pengembangan sumber daya […]

  • Gandeng Riyadh Group, Koperasi Kopassus Bangun Perumahan Prajurit

    Gandeng Riyadh Group, Koperasi Kopassus Bangun Perumahan Prajurit

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kelompok usaha properti, Riyadh Group Indonesia melalui anak usahanya PT Saputra Internasional Realty (SIR) telah menjalin kerjasama dengan Premier Koperasi Tribuana VI Korps Pasukan Khusus (Kopassus) untuk membangun perumahan prajurit dan aparatur sipil Kopassus di Hambalang, Bogor. Perumahan yang diberinama Tribuana Garden City itu persisnya berlokasi di Jalan Babakan Sirkuit, Hambalang, Kecamatan Citeureup, […]

  • Ilustrasi Pencarian Properti (Foto Adang Sumarna)

    Ekonom CORE: Dirut BTN Definitif Harus Berintegritas

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Posisi Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memiliki peran penting dalam pembangunan perumahan. Diharapkan figur yang bakal terpilih sebagai orang nomor satu di bank pelat merah penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi terbesar itu, berintegritas tinggi dengan jejak rekam yang baik dan profesional di bidang terkait sektor perumahan. “Saya kira untuk […]

  • Sukses Rights Issue, BTN Mampu Lipatgandakan Pembiayaan Perumahan

    Sukses Rights Issue, BTN Mampu Lipatgandakan Pembiayaan Perumahan

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sukses meraup dana segar senilai Rp 4,13 triliun dari hasil penambahan modal melalui perdagangan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Dengan suksesnya rights issue itu, Bank BTN mampu melipatgandakan kemampuan pembiayaan perumahan hingga 1,32 juta unit. Hasil rights issue itu mampu memperkuat struktur permodalan […]

Translate »
expand_less