Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditargetkan Rampung Juli

Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditargetkan Rampung Juli

  • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah mempercepat pembangunan jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat di Sumatera Utara. Kehadiran jalan tol sepanjang total 143,25 kilometer (km) ini akan meningkatkan konektivitas di Sumatera Utara serta mempermudah akses menuju Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengatakan ruas tol Tebing Tinggi-Indrapura-Kisaran dan ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Tebing Tinggi dengan Pelabuhan Kuala Tanjung sehingga dapat mendukung pengembangan kawasan industri dan wisata di Sumatera Utara.

Endra S. Atmawidjaja /Foto Ist

“Tol Tebing Tinggi – Indrapura – Kisaran adalah bagian dari backbone jalan logistik, jalan utama di samping jalan-jalan lintas Trans Sumatra yang sudah kita bangun sebelumnya. Jadi selain kita membangun jalan backbone sebagai jalan logistik, kita juga bangun feeder-nya. Feeder pertama dari Indrapura ke Kuala Tanjung, feeder kedua dari Tebing Tinggi ke arah pariwisata Parapat,” kata Endra dikutip dari keterangan pers Kementerian PUPR, Senin (29/5).

Pembangunan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat terbagi menjadi 6 seksi dengan nilai investasi Rp13,4 triliun. Seksi 1-4 dikerjakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan PT Waskita Karya untuk seksi 2 dan 3 serta PT Hutama Karya untuk seksi 1 dan 4. Sedangkan untuk seksi 5 dan 6 menjadi porsi pemerintah.

Progres Fisik

Progres pembangunan Seksi 1 Tebing Tinggi – Indrapura sepanjang 20,4 km saat ini sudah selesai 100%, Seksi 2 Indrapura – Kuala Tanjung sepanjang 18,05 km mencapai 87,2%, Seksi 3 Tebing Tinggi – Serbelawan sepanjang 30 km sudah 79,3%, dan Seksi 4 Serbelawan – Pematang Siantar sepanjang 28 km telah mencapai 63,7%.

Sementara Seksi 5 Pematang Siantar – Seribudolok sepanjang 22,30 km dan Seksi 6 Seribudolok – Parapat sepanjang 16,70 km yang merupakan dukungan pemerintah masih dalam tahap finalisasi desain.

“Untuk seksi 1 hingga 3 sekarang ini sedikit lagi selesai, tinggal pekerjaan MCB, guard rail, penanganan jalan, gate, pekerjaan tebing, dan marka jalan. Saya kira tinggal perapian saja, mudah-mudahan 3 ruas tersebut semua bisa selesai dan pada bulan Juli,” ujar Endra.

Endra menambahkan, ruas Tebing Tinggi – Serbelawan tersebut akan segera dibuka dan diresmikan setelah uji laik fungsi pada Juli 2023 sehingga bisa segera dimanfaatkan karena kehadirannya sangat ditunggu oleh masyarakat.

“Kita sudah lihat manfaat dari jalan tol ini waktu kita fungsionalkan di Desember 2022 untuk libur Natal dan bulan April kemarin untuk libur Lebaran. Traffic yang biasa macet di Tebing Tinggi bisa kita urai karena ada jalan ini yang kemarin kita fungsionalkan. Mudah-mudahan Juli sudah bisa dilaksanakan uji laik fungsinya semua agar bisa kita usulkan untuk diresmikan serentak 3 ruas,” pungkas Endra. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Pembelian Rumah

    BPJAMSOSTEK Pastikan Peserta Bisa KPR Bunga Ringan

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kini memastikan anggotanya bisa memiliki rumah dengan bunga yang ringan dengan Manfaat Layanan Tambahan (MLT). Keuntungan ini didapatkan seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Permenaker Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis MLT Dalam Program Jaminan Hari Tua. […]

  • Arief Sabaruddin Direktur Utama PPDPP (Foto BSSN)

    Tambah Lagi, Delapan Bank Salurkan FLPP!

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Delapan Bank Pembangunan Daerah (BPD) menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebagai bank pelaksana penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Selasa 19 Januari 2021. Dilakukan secara virtual, tambahan delapan bank pelaksana yang ikur serta dalam penyaluran FLPP pada tahun 2021 ialah Bank Sulselbar, Bank Sulselbar Syariah, […]

  • Ini Syarat Jakarta Jadi Kota Global

    Ini Syarat Jakarta Jadi Kota Global

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • 0Komentar

    Tangerang – Menyusul pemberlakuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ), ada sejumlah kriteria yang mesti dipenuhi agar Jakarta naik kelas menjadi kota global. Hal ini mengemuka dalam Elevee Media Talk yang menghadirkan praktisi perkotaan Soelaeman Soemawinata, di Tangerang, Senin, 29 April 2024. “Setidaknya ada delapan syarat bagi sebuah kota […]

  • Dua Tahun Bergulir, PUPR Akui Program BP2BT Gagal

    Dua Tahun Bergulir, PUPR Akui Program BP2BT Gagal

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah dua tahun bergulir, program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) ternyata kurang diminati masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dari total alokasi anggaran yang bersumber dari pinjaman World Bank senilai USD 205 juta atau setara Rp 2,7 triliun, dalam dua tahun terakhir hanya tersalurkan USD 18,1 juta atau setara Rp 238,4 miliar (6.534 unit […]

  • Pengembang Keluhkan SiKumbang Belum Terkoneksi ke LPJK

    Pengembang Keluhkan SiKumbang Belum Terkoneksi ke LPJK

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang mengeluhkan belum terkoneksinya aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) ke sistem Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Akibatnya, proses pengajuan Sertifikasi Badan Usaha (SBU) dari developer ke LPJK menjadi terhambat. Padahal, SBU itu menjadi salah satu persyaratan dalam proses pengajuan akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi di bank pelaksana. “Saat developer hendak melakukan […]

  • perumahan nasional

    Pengamat: Fundamental Pasar Perumahan Nasional Rentan

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Fundamental pasar perumahan nasional saat ini dirasa masih rentan. Setidaknya ada empat sebab mengapa hal tersebut bisa terjadi, seperti belum adanya grand strategy atau blueprint perumahan nasional. “Kalau kita lihat sebetulnya fundamental housing regulasi kita itu masih sangat rentan. Pertama, ada ngga sih grand strategy atau blueprint perumahan nasional? Saya rasa belum. Ini […]

Translate »
expand_less