Breaking News
light_mode
Beranda » Regulasi » Wamenkeu: UU P2SK Dukung Reformasi Sektor Lain

Wamenkeu: UU P2SK Dukung Reformasi Sektor Lain

  • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Terbitnya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) sebagai upaya reformasi sektor keuangan diharapkan dapat mendukung reformasi di sektor lainnya. Antara lain UU Cipta Kerja, UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, dan UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.

UU P2SK tidak berdiri sendiri, melainkan sebagai serangkaian reformasi di Indonesia. Beleid ini menjadi satu kesatuan cara berpikir untuk mengubah lansekap sektor keuangan dan ekonomi Indonesia sehingga bisa tumbuh ke depan menjadi lebih kuat.

“Ada tiga the ultimate goals dalam mengubah lansekap sektor keuangan. Pertama, membuat sektor keuangan itu stabil. Kedua, membuat sektor keuangan itu lebih dalam. Ketiga, membuat sektor keuangan itu lebih inklusif,” terang Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, dalam keterangan persnya, Selasa, 21 Februari 2023.

Suahasil menjelaskan, Indonesia menggunakan episode krisis yang penuh dengan tekanan untuk melakukan reformasi di berbagai bidang. Krisis Asia pada tahun 1997-1998 memberikan pondasi bagi reformasi yang luar biasa bagi Indonesia. Termasuk, reformasi keuangan maupun reformasi hukum. Lalu, saat krisis global 2008-2009, bahkan ketika mengalami krisis Covid-19 yang sangat tinggi tekanannya, Indonesia tetap melakukan reformasi yang luar biasa.

Dengan pola pikir itu, imbuh Wamenkeu, desain UU P2SK berfokus pada lima pilar. Pertama, yaitu penguatan kelembagaan otoritas sektor keuangan dengan tetap memperhatikan indepedensi. Kedua, penguatan tata kelola dan peningkatan kepercayaan publik terhadap industri keuangan.

Ketiga, mendorong akumulasi dana jangka panjang sektor keuangan untuk kesejahteraan dan dukungan pembiayaan pembangunan yang berkesinambungan. Keempat, perlindungan konsumen, serta kelima adalah penguatan literasi, inklusi, dan inovasi sektor keuangan.

Metode Omnibus

Metode omnibus dalam UU P2SK menjadi lebih efektif dan komprehensif dalam mereformasi sektor keuangan sehingga konsisten dalam menciptakan ekosistem sistem keuangan yang baik, stabil, konsisten, dan terintegrasi.

“Pemerintah juga akan terus memperkuat koordinasi dengan BI, OJK, dan LPS melalui KSSK. KSSK betul-betul digunakan sebagai mekanisme stabilitas sistem keuangan. Kita melakukan sinergi, sinkronisasi kebijakan, pemantauan ekonomi sekaligus berdiskusi untuk memikirkan arah kebijakan sektor keuangan,” lanjut Wamenkeu.

UU P2SK menjadi penting untuk memperkuat sektor keuangan Indonesia sehingga dapat berjalan secara optimal untuk mendorong perekonomian Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Wamenkeu meyakini sektor keuangan yang lebih dalam, inklusif, dan stabil harus berlandaskan fundamental hukum dan tata kelola yang baik.

“Sektor keuangan bukan hanya sekadar sektor yang highly regulated. Namun ini adalah upaya untuk menumbuhkan sektor keuangan yang menciptakan kepercayaan publik dan lebih berkembang ke depan,” tukas Wamenkeu. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apriyani: Terima Kasih atas Apresiasi Rumah dari REI

    Apriyani: Terima Kasih atas Apresiasi Rumah dari REI

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pebulu tangkis Apriyani Rahayu menyampaikan apresiasi atas hadiah satu unit rumah yang diberikan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). Rumah tersebut merupakan hadiah atas perjuangannya bersama pasangannya, Greysia Polii yang menyabet medali emas cabang olahraga bulutangkis pada Olimpiade Tokyo 2020. “Terima kasih kepada Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida atas apresiasi berupa rumah. Mohon […]

  • Kementerian PUPR Kebut Proyek Tol Kutepat

    Kementerian PUPR Kebut Proyek Tol Kutepat

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mempercepat pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat) guna mendukung konektivitas menuju Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, Sumatera Utara. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Marga Waskita menargetkan konstruksi jalan tol mulai dari Kuala Tanjung – Tebing Tinggi hingga […]

  • Laba Bersih Summarecon Agung Tahun 2023 Tumbuh 27%

    Laba Bersih Summarecon Agung Tahun 2023 Tumbuh 27%

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk membukukan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar Rp 6,66 triliun atau tumbuh 14,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 27% dari Rp 772 miliar menjadi Rp 1,06 triliun sepanjang tahun 2023. “Berbekal pengalaman selama 49 tahun, Summarecon akan membuka proyek ke-9 yaitu Summarecon Tangerang pada akhir tahun […]

  • Tingkatkan Silaturahmi, REI Komisariat Bekasi Gelar Turnamen Golf

    Tingkatkan Silaturahmi, REI Komisariat Bekasi Gelar Turnamen Golf

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • 0Komentar

    CIKARANG – Untuk meningkatkan silaturahmi antar anggota Realestat Indonesia (REI) Bekasi, Komisariat REI Bekasi kembali menggelar “REI Komisariat Bekasi Golf Tournament” yang dihelat di Jababeka Golf & Country Club, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi, Rabu (4/10). Golf Tournament REI Bekasi ini merupakan yang kedua kali digelar, setelah turnamen yang pertama diadakan pada Maret 2023 lalu. Ketua […]

  • Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

    Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri perbankan nasional harus meningkatkan penyaluran kredit ke sektor usaha guna memastikan keberlangsungan program pemulihan ekonomi. Pertumbuhan kredit saat ini mencapai 5,2 persen, jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi. Saat ini dana pihak ketiga yang dikelola perbankan nasional mencapai Rp 7.250 triliun dengan loan to deposit ratio (LDR) hanya 77 […]

  • Penjualan Hunian Positif, Aryana Karawaci Bidik Pasar End-user

    Penjualan Hunian Positif, Aryana Karawaci Bidik Pasar End-user

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor properti berupa Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) terbukti sangat membantu penjualan pengembang residensial di 2022. Kondisi tersebut diprediksi menjadi pemacu optimisme dan pengungkit penjualan di tahun ini. Sianna Sutinah Rustanto, Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma, pengembang Perumahan Aryana Karawaci mengatakan selama dua tahun terakhir […]

Translate »
expand_less