Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Ini Rahasia Kota Surakarta Tata Kawasan Kumuh

Ini Rahasia Kota Surakarta Tata Kawasan Kumuh

  • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta –Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Surakarta membagikan tips sukses dalam melakukan sejumlah inovasi penataan kampung kumuh. Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Surakarta, sekaligus Sekretaris Pokja PKP Surakarta, Gunawan Adi Pratio, menjelaskan berbagai tips tersebut dalam acara Training of Trainer (TOT) Pelatihan Tim Koodinator Kota dan Fasilitator Lokasi Non-Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) National Slum Upgrading Project (NSUP) atau yang lebih dikenal dengan Kotaku (Kota tanpa Kumuh).

Adapun Kota Surakarta memang telah mencapai beberapa kemajuan dalam penanganan kawasan kumuh, antara lain penataan kampung kumuh di bantaran Kali Pepe yang menjadi kampung yang layak huni dengan metode kampung deret. Kemudian ada juga penataan permukiman ilegal menjadi permukiman yang legal dan layak huni di Kelurahan Mojo dan di Kelurahan Tipes.

Begitu pula dengan penataan Kawasan Semanggi di Kota Surakarta, dimana Pokja PKP memperjuangkan kepastian status lahan. “Warga yang ber-KTP Solo diberikan ongkos bongkar-angkut, sedangkan warga ber-KTP non-Solo ditempatkan di hunian sementara,” jelas Gunawan, sebagaimana dilansir dari kotaku.pu.go.id.

Dalam penataan kawasan kumuh di Kawasan Semanggi, direncanakan akan dibangun rumah yang diperuntukkan bagia 569 kepala keluarga, dimana 253 rumah tangga akan mendapatkan kompensasi di tahun 2021 dan 316 sisanya dijanjikan akan mendapatkan bantuan serupa pada tahun 2022. Adapun lahan masing – masing rumah ialah sebesar 6 x 6,5 meter dengan luas bangunan 32 m2. Rumah dibangun dengan konsep Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN), yang terdiri dari kamar tidur, kamar mandi, dapur dan ruang tamu.

Dalam penanganan kumuh tersebut, Pokja PKP dinilai memiliki peranan yang vital. Dalam skala kawasan, Pokja PKP berperan dalam penyusunan siteplan dan DED (Detail Engineering Design). Begitu pula pada saat pelaksanaan, Pokja PKP mengusulkan dan mengawal sumber pendanaan baik dari APBD Kota, APBD Provinsi, maupun Pemerintah Pusat.

Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan bahwa Pokja PKP Kota Surakarta telah berdiri sejak tahun 2017 dengan anggota dari berbagai bidang. Secara rinci, beberapa bidang tersebut ialah bidang penataan ruang, bidang pengembangan perumahan dan permukiman, bidang regulasi dan perizinan, bidang pembiayaan dan kemitraan, bidang pemberdayaan masyarakat, hukum dan pengaduan masyarakat, serta bidang pendataan dan informasi.

Sektor dalam bidang di atas adalah Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (IPW) Bappeda, Kabid Ekonomi Bappeda, Kabid Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pembedayaan Masyarakat (DPPPAPM), dan Kabid Aset Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

Pokja PKP di Kota Surakarta juga melakukan inovasi melalui kerjasama  dengan perguruan tinggi Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), baik untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan melakukan pengabdian masyarakat di kawasan kumuh.

Selain itu, Pokja PKP di Kota Surakarta juga telah berhasil membentuk Forum PKP. Dimana Forum PKP ini diketuai oleh Koordinator Solo Kota Kita (lembaga donor), dan Koordinator Kotaku sebagai Sekretaris Forum PKP. Anggota Forum ini ialah Pokja PKP, dunia usaha, perguruan tinggi/akademisi, BUMN/BUMD, kementerian/Lembaga, asosiasi profesi, pelaku Program Perumahan, Sanitasi dan Kumuh, serta lembaga berbasis masyarakat.

Adapun Forum PKP ini akan berkontribusi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh. Salah satu target yang ditetapkan Pokja PKP adalah penyelesaian Kawasan Semanggi. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • okupansi hotel

    Libur Imlek dan Isra Miraj, Okupansi Hotel Capai 80 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Selama masa libur panjang Imlek dan Isra Mi’raj 2024, okupansi hotel mencapai hingga 80 persen di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Jakarta. “Momentum liburan ini mendongkrak okupansi hotel. Kami […]

  • RI-Korsel Perkuat Kerja Sama Sektor Pariwisata

    RI-Korsel Perkuat Kerja Sama Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Indonesia bersama Korea Selatan (Korsel) akan memperkuat kerja sama bilateral di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama Pemerintah Korsel melakukan perpanjangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Ekonomi Kreatif dan pembentukan MoU Pariwisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga […]

  • Ini Dia 6 Tantangan Sektor Properti di Tahun Kuda Api

    Ini Dia 6 Tantangan Sektor Properti di Tahun Kuda Api

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor properti akan menghadapi sejumlah tantangan di tahun 2026. Berdasarkan Survei Proyeksi Pasar Properti Indonesia Tahun 2026 yang dipaparkan Lembaga Konsultan Properti Knight Frank Indonesia, tantangan sektor properti diantaranya pelemahan daya beli, harga tanah dan inflasi yang tinggi. “Properti adalah sektor yang yang harus punya engine generator, economic generator. Jadi, jika engine of […]

  • Kemenperin Pacu Penerapan Industri Hijau

    Kemenperin Pacu Penerapan Industri Hijau

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri nasional terus bertransformasi menuju industri hijau. “Kami berharap sektor industri berkontribusi menurunkan emisi karbon dan transisi energi hijau menuju karbon netral dan ekonomi hijau di bumi Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022. Agus menuturkan, upaya pembangunan industri hijau dapat bergulir melalui […]

  • Utamakan Rumah Rakyat, BTN Gelar Akad Kredit Massal 21.000 Unit

    Utamakan Rumah Rakyat, BTN Gelar Akad Kredit Massal 21.000 Unit

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jelang akhir semester I-2022, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menggenjot realisasi penyaluran KPR bersubsidi demi mencapai target penyaluran KPR subsidi di tahun ini yang dipatok sebesar 200.000 unit. Salah satu upayanya adalah menggelar acara Akad Kredit Massal KPR Subsidi yang akan dilaksanakan secara nasional selama bulan Juni 2022 di seluruh […]

  • Kementerian Keuangan Tekankan Pentingnya Sektor Perumahan

    Kementerian Keuangan Tekankan Pentingnya Sektor Perumahan

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan dukungannya pada pengembangan sekuritisasi di Indonesia, khususnya untuk menekan gap kepemilikan dan kepenghunian rumah di Indonesia dan angka kekurangan (backlog) perumahan yang terus meningkat. Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara mengatakan sekuritisasi juga dapat menciptakan sumber likuiditas baru bagi perbankan maupun lembaga keuangan melalui perubahan aset yang tidak likuid seperti […]

Translate »
expand_less