Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » AHY Ungkap Mafia Tanah di Jawa Tengah, Kerugian Negara Rp3,4 Triliun

AHY Ungkap Mafia Tanah di Jawa Tengah, Kerugian Negara Rp3,4 Triliun

  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membongkar praktik mafia tanah yang terjadi di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pengungkapan tindak kejahatan itu berhasil menyelamatkan objek tanah seluas 82,66 hektare serta potensi kerugian negara dan masyarakat senilai Rp3,42 triliun.

“Negara merugi. Padahal kita sangat membutuhkan investasi. Mafia tanah membelenggu potensi investasi kita. Bukan hanya mengejar investasi semata, kami juga selalu menekankan operasi pemberantasan mafia tanah ini benar-benar untuk menegakkan keadilan,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, dalam konferensi pers di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah, Senin, 15 Juli 2024.

Para mafia tanah melakukan tindak pidana dengan modus menggunakan akta autentik palsu dan melakukan penipuan atau penggelapan. “Pemberantasan mafia tanah penting karena semangat kita untuk bisa menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang di negeri kita. Sekaligus kita ingin meyakinkan kepastian hukum untuk menghadirkan iklim investasi yang semakin kompetitif dan menjanjikan kepada para investor,” kata dia

Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, pengungkapan kasus mafia tanah berarti menjamin kepastian hukum sehingga meningkatkan keamanan investasi dan mendukung ekonomi nasional. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah membantu melaporkan kejahatan pertanahan.

“Ini semua berkat komitmen kerja sama yang kokoh dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah serta kejaksaan dan anggota sekalian. Ini menjadi motivasi bagi Polda Jawa Tengah dalam rangka ikut serta menegakkan hukum serta membangun perekonomian Indonesia,” tutur Kapolda Jawa Tengah.

Potensi Kerugian

Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah, Arif Rachman yang juga Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Kementerian ATR/BPN melaporkan, praktik kejahatan pertanahan di Jawa Tengah berasal dari semua lini termasuk dari tokoh intelektual. Kerugian tidak hanya dari nilai tanah, namun juga nilai pajak dan potensial tanah yang berada dalam kawasan industri.

“Kita juga mengembalikan pajak bahkan potential lost. Ini yang paling penting kalau dari objek tanah mungkin terlihat Rp100 miliar. Tapi pajak juga besar, belum lagi ini yang paling penting, berdasarkan Perpres Nomor 60 Tahun 2022 bahwa Grobogan akan menjadi kawasan industri. Investasi ini yang akan menyerap ribuan pekerja, namun mati karena mafia pertanahan,” papar Arif Rachman.

Didik Parwoto, korban mafia tanah di Kabupaten Grobogan menyampaikan, tanah seluas 86 hektare miliknya sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 12 Tahun 2021 peruntukannya untuk kawasan industri. “Beberapa tahun ini kami mendapat gangguan mafia tanah yang luar biasa melakukan perlawanan. Namun semua selesai dan tidak terbukti. Mafia tanah sudah inkracht, sudah vonis. Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri dan jajaran. Mudah-mudahan tanah itu cepat bisa bermanfaat seperti fungsi dan perizinannya,” ungkap Didik.

Didik Prawoto dalam kesempatan ini juga mengajak Feri, investor yang telah menanamkan investasinya senilai Rp1,7 triliun dengan peluang serapan tenaga kerja mencapai 2.000 orang. Selama setahun belakangan, ia mengaku kesulitan untuk memilih lahan industri yang baik. Namun ketika sudah mendapatkannya, ia justru mengalami kejahatan pertanahan.

“Investasi kami harus tertunda karena masalah mafia tanah ini. Kami juga mengalami kerugian, harus segera berproduksi. Pak Didik terus meyakinkan kami, dan hari ini melihat sendiri pemerintah hadir menyelesaikan masalah mafia tanah dan juga untuk mendukung investasi. Tanpa tanah investasi tidak bisa masuk. Tanpa tanah tidak ada industri yang bisa beroperasi. Jadi, tanah adalah pintu masuk dari sebuah investasi,” tutup Feri. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • penerimaan pajak

    Menkeu: Penerimaan Pajak Capai Rp279,98 T per Februari 2023

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerimaan pajak hingga Februari 2023 mencapai Rp279,98 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerimaan pajak tersebut 16,3% dari target APBN 2023 atau tumbuh tumbuh 40,35%. Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik pada dua bulan pertama tahun 2023 ini dipengaruhi oleh harga komoditas yang masih lebih tinggi dibandingkan Januari-Februari 2022, aktivitas ekonomi […]

  • sarana jaya

    Konsisten Bangun Jakarta, Sarana Jaya Peroleh Penghargaan

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pembangunan Sarana Jaya kembali menorehkan pencapaian prestisius di kancah industri properti nasional. Dalam ajang bergengsi Indonesia Property & Bank Award XIX 2025 yang diselenggarakan oleh Journalist Media Network (JMN), Sarana Jaya dianugerahi penghargaan sebagai “Regional-Owned Real Estate Developer with a Commitment to Sustainable Innovation”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mulia Jakarta, Rabu […]

  • Ilustrasi Infrastruktur

    Kementerian PUPR Ajak Swasta dalam Pengembangan Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan proyek infrastruktur melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Hal ini penting mengingat gap pendanaan non-APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebesar 70 persen atau setara Rp 1.435 triliun. APBN hanya mampu menyediakan 30 persen ekuivalen Rp 623 triliun […]

  • Daya Saing Ekonomi Nasional Terus Diperkuat

    Daya Saing Ekonomi Nasional Terus Diperkuat

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sektor industri, perdagangan, dan investasi memiliki peran yang mendalam sebagai katalisator dalam mewujudkan perekonomian nasional yang resilien dan berdaya saing. Penguatan sektor industri akan berdampak pada peningkatan nilai tambah input aktivitas produksi, sehingga mampu menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan nasional dan menjaga stabilitas neraca perdagangan. Di sisi lain, penguatan industri perlu didorong […]

  • The First Stone

    The First Stone Pasarkan Hunian 3 Lantai di Cluster Emerald

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – PT Mentari Abadi Sentosa (MAS), pengembang perumahan The First Stone Tangerang menawarkan rumah dengan konsep tiga lantai di produk terbaru mereka, Cluster Emerald. Produk ini merupakan cluster ketiga yang dikembangkan The First Stone dengan jumlah rumah sebanyak 377 unit yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar. Direktur Utama PT MAS, Indrawan Soemarko […]

  • Edisi Juni 2020

    Majalah REI Edisi Juni 2020

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • 0Komentar

    Survival of The Fittest Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Di tahun 1800-an, di dalam bukunya On the Origin of Species, Charles Darwin menggunakan istilah “survival of the fittest” yang sebenarnya dicetuskan pertama kali oleh seorang ekonom asal Inggris Herbert Spencer yang menganalisis teori seleksi alam Darwin dengan sebuah prinsip ekonomi. Ya dua […]

Translate »
expand_less