April 2022, Kredit Sektor Properti Capai Rp1.135,4 T

0
193
kredit properti

Jakarta – Pada April 2022, Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit sektor properti tumbuh 6,1 persen secara tahunan (year on year/yoy), yakni sebesar Rp1.135,4 triliun. Demikian tertuang dalam Publikasi BI yang bertajuk Analisis Uang Beredar April 2022.

“Sejalan dengan pertumbuhan total kredit, penyaluran kredit sektor properti pada April 2022 tumbuh 6,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (5,9 persen, yoy), terutama pada Kredit Konstruksi,” tulis laporan tersebut yang diakses pada Sabtu, 28 Mei 2022.

Publikasi tersebut juga meyebutkan, kredit KPR/KPA tumbuh melambat, dari 10,6 persen (yoy) menjadi 10,5 persen (yoy) pada bulan laporan. Terutama kredit untuk pemilikan rumah tinggal tipe 22 sampai dengan tipe 70 di Jawa Timur dan Jawa Barat. Kredit KPR/KPA di April 2022 tercatat Rp590,1 triliun, sedangkan pada Maret 2022 sebesar Rp584,9 triliun.

Demikian pula kredit Real Estate tumbuh 4,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,6 persen (yoy). Pertumbuhannya seiring peningkatan penyaluran kredit Real Estate Perumahan Flat/Apartemen.

Adapun kredit konstruksi berbalik arah dari terkontraksi 0,1 persen (yoy) menjadi tumbuh positif sebesar 0,5 persen (yoy) pada April 2022. Pertumbuhan terutama pada sub sektor Konstruksi Bangunan Jalan Tol di Jawa Barat.

Kredit Total

Penyaluran kredit oleh perbankan pada April 2022 terus menunjukan tren positif. Penyaluran kredit pada April 2022 tercatat sebesar Rp5.969,1 triliun, atau tumbuh 8,8 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi daripada bulan sebelumnya (6,4 persen, yoy).

“Penyaluran kredit pada April 2022 tumbuh 8,8 persen (yoy). Angka ini meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,4 persen (yoy),” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono dalam keterangannya.

Akselerasi pertumbuhan kredit bersumber baik dari golongan debitur korporasi maupun perorangan. Kredit kepada perorangan tumbuh meningkat dari 8,4 persen (yoy) pada Maret 2022 menjadi 8,9 persen (yoy) pada bulan laporan. Sementara itu, kredit kepada korporasi meningkat dari 5,9 persen pada Maret 2022 menjadi 10,3 persen (yoy) pada bulan laporan. (SAN)