Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Banjir Jabodetabek Ibarat Tim Sepakbola, Kebobolan Terus…

Banjir Jabodetabek Ibarat Tim Sepakbola, Kebobolan Terus…

  • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sejumlah wilayah Ibu Kota Jakarta terendam banjir dalam beberapa hari terakhir. Banjir juga melanda kota-kota penyangga di sekitarnya, yakni Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, atau biasa disebut Jabodetabek.

Melihat fenomena banjir yang berulang, Ketua Umum Pengurus Nasional Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Hendricus Andy Simarmata menganalogikan banjir Jadetabek ini seperti permainan sepakbola yang dibiarkan kebobolan terus-menerus. “Ada pemain belakang yang sering kebobolan, pemain tengah yang mudah kecolongan bola, dan pemain depan yang tumpul tidak bisa mencetak gol,” tukas Andy kepada redaksi industriproperti.com, Minggu  21 Februari 2021.

Pemain belakang (kiper dan bek) yang dimaksud Andy adalah wilayah di bagian hulu, yang sering kebobolan akibat perubahan pemanfaatan lahan yang tidak terkendali. “Hulu sebagai lini pertahanan sudah sering kebobolan. Konservasi lahan masih berjalan lamban hingga lahan utk serapan air sangat minim, yang pada akhirnya memicu banyak limpasan,” tegas Andy.

Sedangkan analogi pemain tengah adalah wilayah seperti Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan sering kali kehilangan bola. Perumpamaan ini akibat banyaknya setu alam yang tidak terlindungi, hingga minimnya pembangunan polder untuk mengantisipasi banjir.

“Harusnya, daerah-daerah tersebut bisa melindungi dan memperkuat fungai setu-setu alam yang sudah ada. Keberadaan setu akan bermanfaat saat hujan deras terjadi, karena bisa menjadi tempat penampungan air yang sangat efektif,” ungkap Andy yang juga merupakan Urban Reader pada Thamrin School of Sustainability and Climate Change.

Lebih lanjut menurut Andy, daerah-daerah bagian tengah itu juga harus bisa menambah sempadan setu melalui penghijauan maupun polder yang dilakukan secara rutin dan terencana untuk mengurangi risiko terjadinya banjir.

Adapun Jakarta ibaratkan pemain depan yang tumpul. “Giant sea wall belum terbangun, polder dan sungai masih harus terus dikeruk sehingga kita juga kesulitan mencegah banjir rob,” tukas Andy.

Andy juga melihat bahwa early warning system (sistem peringatan dini) banjir di Jakarta tidak berjalan baik. Pun dengan kesiapan infrastruktur pengendalian banjir yang kapasitasnya tidak cukup menghadapi cuaca ekstrim.

“Wilayah metropolitan Jakarta lebih banyak memperhatikan aspek ekonomi ketimbang aspek lingkungan. Kita lebih banyak membangun infrastruktur untuk kepentingan ekonomi, daripada infrastruktur ekologis untuk kepentingan lingkungan,” kritik pengajar perkotaan di Universitas Indonesia.

“Genangan bisa terjadi, yang paling penting ialah bagaimana meminimalisasi dampak kerugian yang terjadi pada masyarakat. Kalau kita tidak pernah mau belajar, maka siap-siap saja setiap awal tahun akan terus terjadi banjir seperti saat ini,” tegas Andy.

Masih dalam analogi permainan sepakbola, sebenarnya taktik untuk tidak banjir lagi sudah ada termuat dalam tata ruang Jabodetabek. “Gameplan sudah ada, walaupun belum terbukti siap terhadap kondisi curah hujan terburuk. Hanya dengan konsistensi menjalankan gameplan tersebut, kita bisa siap menghadapi risiko banjir,” tegas penulis buku berjudul ‘Phenomenology in Adaptation Planning: An Empirical Study of Flood-Affected People in Kampung Muara Baru Jakarta‘. (BRN)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • fit-out perkantoran

    Ini Tiga Tren Fit Out Perkantoran di 2022

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam dua tahun terakhir, praktik kerja mengalami fleksibilitas akibat masalah kesehatan global. Kondisi ini menjadikan fit-out perkantoran di seluruh dunia menalami perubahan. Setidaknya ada tiga tren fit-out perkantoran yang mengadopsi perubahan pola kerja saat ini. “Kami telah melihat perubahan dalam cara perusahaan merencanakan kebutuhan ruang mereka, yang pada akhirnya berpengaruh pada pengambilan keputusan […]

  • btn qatar

    BTN Salurkan KPR untuk Hunian yang Dibangun AlQilaa Group

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • 0Komentar

    DOHA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan investasi asal Qatar yakni AlQilaa International Group terkait implementasi program perumahan nasional melalui pembangunan satu juta unit hunian bagi masyarakat Indonesia. Kemitraan strategis ini diimplementasikan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara BTN dengan AlQilaa International Group di Doha, Qatar, Selasa […]

  • Proyek Hunian MBR di Sumbar Terganjal Regulasi

    Proyek Hunian MBR di Sumbar Terganjal Regulasi

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2020 hanya tercapai 7.300 unit. Angka itu jauh dari kebutuhan rumah di Sumbar yang kini diperkirakan mencapai 120 ribu unit. Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sumatera Barat, Ardinal menyatakan, ketimpangan antara rantai pasok […]

  • Kendaraan Listrik Tanpa Awak Segera Di Uji Coba di BSD City

    Kendaraan Listrik Tanpa Awak Segera Di Uji Coba di BSD City

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corp akan melakukan uji coba autonomous electric vehicles atau kendaraan listrik tanpa awak di BSD City pada kuartal kedua tahun 2022 mendatang. Uji coba ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis kedua perusahaan terkait manajemen tata kota dan pengembangan smart city di BSD City. Proyek tersebut semakin menunjukkan prioritas […]

  • PSU Dipangkas, Komitmen Kabinet untuk Rumah MBR Dipertanyakan

    PSU Dipangkas, Komitmen Kabinet untuk Rumah MBR Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Publik kembali mempertanyakan prioritas Kabinet Indonesia Maju dalam Program Sejuta Rumah, khususnya di bidang perumahan bersubsidi. Hal ini menyusul Pagu Indikatif Kementerian PUPR Tahun 2024 untuk bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang dipangkas dari Rp 382 miliar di tahun 2023 menjadi Rp 9 miliar atau setara 820 unit. “Pemerintah semakin menurunkan skala […]

  • REI – PLN Kalselteng Teken MoU Penyediaan Listrik

    REI – PLN Kalselteng Teken MoU Penyediaan Listrik

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng), di Banjarmasin, Kamis, 17 Desember 2020. Nota kesepahaman ini ditempuh demi memastikan ketersediaan infrastruktur listrik di proyek perumahan yang dibangun anggota REI Kalsel. […]

Translate »
expand_less