Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Duh! Upaya Pemerintah Bangun Perumahan Terjangkau Dinilai Masih Kurang

Duh! Upaya Pemerintah Bangun Perumahan Terjangkau Dinilai Masih Kurang

  • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temuan survei Rumah.com Consumer Sentiment Survey H2 2022 menunjukkan indeks sentimen properti menjadi 59 poin naik 2 poin dari semester sebelumnya. Namun sayangnya, persepsi konsumen terhadap upaya pemerintah untuk membuat perumahan terjangkau justru menurun dari sebelumnya 56 persen responden survei menjadi 53 persen.

“Hal ini bisa dilihat bahwa kebijakan Pemerintah dirasakan konsumen masih kurang kondusif apalagi bagi kelas menengah yang tidak terjangkau fasilitas subsidi namun penghasilannya masih pas-pasan untuk mencicil rumah non-subsidi,” ungkap Country Manager Rumah.com, Marine Novita dalam keterangan resmi yang diterima industriproperti.com, Selasa, 13 September 2022.

Lebih jauh Marine menjelaskan persepsi konsumen terhadap upaya pemerintah yang memadai untuk membuat perumahan terjangkau mengalami penurunan. Ini terlihat dari 16 persen responden survei saja yang menganggap langkah-langkah pemerintah untuk mengatasi situasi saat ini menguntungkan konsumen properti. Angka ini merupakan penurunan cukup drastis dari 22 persen pada semester sebelumnya.

Sementara kenaikan indeks sentimen properti menjadi 59 poin berasal dari kepuasan konsumen terhadap beberapa kondisi. Utamanya pada semester ini adalah tersedianya pilihan pembiayaan yang baik tersedia. Hal ini seperti terlihat dari 34 persen responden survei yang merupakan kenaikan dari 28 persen pada semester sebelumnya.

Hasil survei juga menunjukkan mayoritas responden berpikir tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan harga properti akan naik di tahun depan. Adanya kenaikan tingkat inflasi maupun tingkat suku bunga di tahun depan terlihat dari 70 persen responden survei. Sementara adanya kenaikan harga rumah terlihat dari 80 persen responden.

Kurang Manfaat

Marine menambahkan bahwa adanya berbagai kebijakan dan stimulus pemerintah untuk mendorong kepemilikan rumah di Indonesia ternyata masih kurang dirasakan manfaatnya oleh para konsumen. Hasil survei menunjukkan hanya 1 dari 6 responden atau 17 persen yang menyatakan telah mendapatkan manfaat tersebut.

“Sementara 47 persen responden menyatakan belum pernah merasakan manfaat dari skema subsidi pemerintah. Dan tidak mengajukan permohonan untuk mendapatkan skema subsidi tersebut. Selain itu 14 persen responden menyatakan tidak mengetahui sama sekali tentang adanya skema subsidi dari Pemerintah,” pungkas Marine. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK batalkan UU Tapera

    UU Tapera Dibatalkan, BP Tapera Hormati Putusan MK

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan menghormati dan menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Pada Putusan Nomor: 96/PUU-XXII/2024 yang dibacakan Senin, 29 September 2025, Mahkamah Konstitusi menilai bahwa sejumlah ketentuan dalam UU Tapera itu perlu ditata ulang agar selaras dengan amanat […]

  • Ramadan, Bisnis Pasar Hunian Sewa Melempem, Ini Alasannya

    Ramadan, Bisnis Pasar Hunian Sewa Melempem, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Selama periode Ramadan, bisnis pasar hunian sewa alias bisnis kost atau co-living mengalami performa terendah. Keperluan perayaan maupun mudik telah mendorong masyarakat untuk menunda pengeluaran yang tergolong komitmen finansial besar, termasuk sewa kost. “Setiap tahunnya, Cove melihat pola yang relatif konsisten di mana Ramadan menjadi periode dengan transaksi terendah dalam satu tahun,” kata […]

  • Pemerintah Waspadai Risiko Keuangan Global

    Pemerintah Waspadai Risiko Keuangan Global

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kendati kondisi pemulihan ekonomi nasional terus berlanjut, Pemerintah harus mewaspadai eskalasi risiko global yang memicu tekanan pasar keuangan global. Upaya normalisasi perekonomian di Negeri Paman Sam serta memanasnya tensi Rusia versus Ukraina menjadi isu global yang patut diwaspadai. “Beberapa waktu lalu kita dengar adanya kemungkinan percepatan normalisasi moneter di Amerika Serikat. Kemudian, meningkatnya tensi […]

  • Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

    Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah menggelontorkan Rp 10,89 triliun pendanaan pengadaan lahan guna pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Salah satu ruas JTTS yakni Pekanbaru – Kandis – Dumai sepanjang 12 km, telah beroperasi sejak tahun 2020 lalu. “Pemerintah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi […]

  • Real Estat Asia Pasifik

    Persaingan Aset Jadi Tantangan Investasi Real Estat Asia Pasifik

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepercayaan investor terhadap industri real estat di Asia Pasifik tetap kuat. Tetapi persaingan aset yang meningkat akan menjadi tantangan tersendiri bagi investor di 2022 terkait penggunaan modal investasi. “Persaingan dalam memiliki aset akan muncul sebagai salah satu tema yang menentukan untuk pasar real estat komersial Asia Pasifik pada tahun 2022. Terlepas dari peningkatan […]

  • Warga Papua Barat Terima BSPS

    Warga Papua Barat Terima BSPS

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi warga yang bermukim di enam kabupaten di Provinsi Papua Barat. “Program BSPS untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Penyaluran bantuan tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya untuk warga enam kabupaten di Papua Barat,” papar […]

Translate »
expand_less