Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Edy Rahmayadi Tantang REI Sumut Genjot Penyediaan Papan

Edy Rahmayadi Tantang REI Sumut Genjot Penyediaan Papan

  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pelaku usaha properti yang tergabung di asosiasi REI untuk menggenjot kontribusinya dalam penyediaan perumahan di daerah. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan papan akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Saya ingin rakyat punya rumah yang layak. Itu harus kita perjuangkan,” ujar Edy Rahmayadi saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Utara, di Kota Medan, Senin, 31 Mei 2022.

Dia menyebut, kecukupan sandang, pangan dan papan buat masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah. Namun, untuk itu pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. “Mari kita bergandengan tangan, tidak bisa kita bekerja sendiri sendiri. Kita harus bersinergi,” cetus Eddy.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut mencatat, sepanjang kuartal I-2022 perekonomian wilayah ini tumbuh sebesar 3,9 persen (year on year/yoy).

“Saya berharap pertumbuhan ekonomi Sumut pada akhir tahun 2022 bisa mencapai 5 persen. Ini yang perlu sama-sama kita upayakan. Tak boleh ada ego. Pelaku usaha properti bisa berikan kemudahan seperti apa untuk rakyat bisa memiliki rumah,” tukas Edy.

Pangkas Margin

Lebih jauh Edy berharap pelaku usaha pembangunan perumahan bersedia memangkas margin keuntungan. Hal ini seiring upaya pemulihan ekonomi. “Kalau pengusaha masih pakai parameter seperti situasi normal, rakyat tidak bisa beli rumah,” tegasnya.

Edy menjamin, pihaknya akan memberikan segala kemudahan bagi pelaku usaha properti agar penyediaan papan untuk rakyat dapat terpenuhi. “Saya tidak akan pernah wani piro. Laporkan apabila terjadi hal semacam ini di pemerintahan kabupaten/kota di Sumut. Sektor papan harus saya perjuangkan,” tegas Edy.

Edy juga mengajak kalangan perbankan untuk mengucurkan pendanaan ke sektor properti. “Pelaku usaha butuh cepat. Silakan perbankan jemput bola, jangan sulit-sulit. Perbankan bisa periksa, kalau bisa segera jangan menunda” ujarnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNI

    BNI Akad KPP dan FLPP untuk 200 Debitur Singkawang

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berpartisipasi dalam sosialisasi dan akad Kredit Program Perumahan (KPP) serta Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Kegiatan bertajuk Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Balairung Pemerintah Kota Singkawang, Selasa, 3 Maret 2026, menjadi […]

  • Majalah REI Maret 2022

    Majalah REI Edisi Maret 2022

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • 0Komentar

    Majalah REI Edisi Maret 2022 Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Tren pasar dan investasi properti global terus menuju arah positif sejak akhir tahun lalu. Kondisi tersebut membawa optimisme baru bagi industri properti dunia termasuk Indonesia setelah melambat akibat pandemi dalam dua tahun terakhir. Teranyar, lembaga riset Knight and Frank mengeluarkan laporan yang […]

  • Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yang berlaku sejak 2 November 2020 memberikan dampak pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Setidaknya ada 10 pasal dalam UU Rusun yang terdampak UUCK. “Pasal-pasal yang terdampak Undang-Undang Cipta Kerja dari Undang-Undang No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, misalnya Pasal 16 ayat 2 […]

  • sentul city

    Sentul City Pasarkan Hunian Menghadap Gunung Pancar

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • 0Komentar

    SENTUL CITY – Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) atau Sentul City menghadirkan produk residensial Spring Valley Extension di kawasan Spring City. Peluncuran produk ini melanjutkan sukses Spring Valley yang telah melakukan serah terima pada Mei 2022 lalu. Spring Valley Extension menawarkan hunian eksklusif dengan view Gunung Pancar. Direktur Marketing dan Sales Sentul City, […]

  • uji kompetensi

    LSP REI Uji Kompetensi 53 Pengembang Banten

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kabupaten Serang – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) REI menyelenggarakan sertifikasi uji kompetensi bagi 53 pengembang anggota REI Banten. Pemangku kepentingan berharap kegiatan tersebut dapat menaikkan kemampuan dan kompetensi pengembang sehingga bermuara pada peningkatan kualitas produk hunian buatan anggota REI Banten. “Sertifikasi uji kompetensi yang terangkaikan dengan Sekolah Developer ini merupakan hasil pengamatan yang kami lakukan […]

  • Arief Sabaruddin Direktur Utama PPDPP (Foto BSSN)

    Mantul, Per Akhir Juni 2021 Penyaluran FLPP Sudah 54 Persen

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) per 28 Juni 2021, telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 86.331 unit senilai Rp9,39 triliun atau setara dengan 54,81% dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 157.500 unit. Dengan hasil tersebut, maka total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 sampai dengan 2021 ialah sebanyak […]

Translate »
expand_less