Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » IKN Mega Proyek untuk Sebaran Sentra Pertumbuhan Ekonomi

IKN Mega Proyek untuk Sebaran Sentra Pertumbuhan Ekonomi

  • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi solusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Pasalnya, dengan adanya pemindahan IKN, akan menciptakan sebaran sentra pertumbuhan ekonomi baru.

“Pembangunan IKN dapat dipandang sebagai Mega Proyek Strategis yang akan membuka peluang investasi masif serta berimplikasi pada pembukaan lapangan kerja,” papar pemerhati pembiayaan infrastruktur dari Masyarakat Infrastruktur Indonesia (MII) Arnold Mamesah, saat dihubungi industriproperti.com, Rabu, 9 Juni 2021.

Model mega proyek dalam perspektif infrastruktur, kata Arnold, menjadi resep sejumlah negara untuk keluar dari depresi ekonomi. Sejarah mencatat, Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelet dengan proyek Interstate HIghway System untuk menghindarkan negerinya dari ancaman krisis mendalam pasca Great Depression pada 1929.

“Strategi serupa juga ditempuh oleh Adolf Hitler di Jerman dengan menginisiasi autobahn untuk mengoneksikan inner Jerman dengan berbagai sentra ekonomi,” kata Arnold.

Pasca Perang Dunia II di Eropa Barat dengan bantuan US melalui Marshall Plan juga dilakukan pembangunan masif yang menjadi bangkitan perekonomian Eropa Barat yang luluh lantak akibat perang.

Berbagai skema pembiayaan seperti recycle assets dari aset yang idle pasca pemindahan ibu kota dari Jakarta dapat menjadi sumber pembiayaan.

Lantas pertanyaan yang timbul kemudian, bagaimana dengan Jakarta setelah IKN berpindah?

Arnold meyakini bahwa Jakarta tidak akan terkena dampaknya. “Jakarta dengan kawasan Jabodetabek-Punjur (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur) tetap akan menjadi sentra ekonomi dan keuangan Indonesia. Dengan populasi secara kawasan mencapai 40 juta jiwa, Jabodetabek-Punjur akan menjadi kawasan urban terbesar di dunia,” bebernya.

Sebagai pembanding Ibu Kota Australia, Canberra, tapi sentra ekonomi dan keuangan tetap berada di Sydney. Demikian juga dengan New York dan Washington serta Rio de Janeiro dengan Ibu Kota Brasilia atau juga Ibu Kota China Beijing dengan sentra bisnis Shanghai.

Arnold menyebut, pemahaman ekonomi infratruktur pada era Presiden Soeharto yang kental dengan Widjojonomics, juga melakukan pembangunan infrastruktur dengan dukungan pinjaman Kelompok Antarpemerintah bagi Indonesia (Intergovernmental Group on Indonesia/IGGI sebagai pembangkit awal perekonomian pasca Orde Lama.

“Landasan pemikiran pembangunan infrastruktur dengan ketersediaan atau kelebihan dana hanya terjadi pasca Great Recession 2008 saat China menggelontorkan dana sekitar USD 580 miliar untuk pengembangan infrastruktur secara masif sebagai anticyclic kondisi perekonomian,” ujarnya.

Arnold menegaskan bahwa dalam perspektif ekonomi infrastruktur butuh wawasan jangka panjang bukan sekadar investasi dengan rentang waktu pendek, misalnya lima tahun. “Wawasan jangka panjang tersebut selaras dengan tekad agar Lolos Perangkap Pendapatan Menengah (Middle Income Trap) serta Visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • ppn dtp

    PUPR Beri Sinyal Insentif PPN DTP Tak Diperpanjang

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan sinyal bahwa pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas penyerahan rumah tapak dan unit hunian rumah susun tidak akan diperpanjang dan akan berakhir di bulan September 2022. “Kepada Anda semua saya mengingatkan bahwa sampai dengan bulan September ini program PPNDTP walaupun itu […]

  • Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid (kanan) saat jumpa pers di Istana Negara (Foto: BPMI Setpres) Ibu Kota

    Kadin Dukung Penuh Pemindahan Ibu Kota Negara

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung penuh rencana Presiden Joko Widodo akan pemindahan Ibu kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Menurut Kadin pemindahan IKN ini dapat menjadi showcase transformasi di bidang lingkungan, cara kerja, basis ekonomi, teknologi dan lain-lain, termasuk pelayanan kesehatan serta pendidikan yang lebih berkualitas. Kadin Indonesia melihat pembangunan IKN Nusantara […]

  • anggota REI

    Pemprov Lampung Gelar “Karpet Merah” untuk Anggota REI

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak para pengembang anggota REI (Realestat Indonesia) untuk berinvestasi dan menjadi mitra strategis pembangunan di provinsi dengan semboyan Sai Bumi Ruwa Jurai tersebut. Pemprov berharap ada kerja sama investasi konkrit yang datang dari anggota asosiasi pengembang tertua dan terbesar di Tanah Air tersebut. “Pemprov Lampung siap berkolaborasi dengan […]

  • Webinar Jaduman Mataraman Tlatah Ngawi

    REI Siap Bangun Kabupaten Ngawi, Asalkan …

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan kesiapannya untuk membangun Kabupaten Ngawi. Namun, kepastian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus jelas sehingga akan menarik investor untuk berusaha di Kabupaten Ngawi. “Iya. Karena di manapun ada opportunity itu pasti kita siap dan memang pengusaha itu orientasinya bukan hanya profit. RTRW kalau […]

  • Bangun Jembatan Batam-Bintan, PUPR Tawarkan Skema KPBU

    Bangun Jembatan Batam-Bintan, PUPR Tawarkan Skema KPBU

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong inovasi pembiayaan untuk pembangunan Jembatan Batam-Bintan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Alternatif pembiayaan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi sarana terbaik untuk mewujudkan pembangunan suatu wilayah atau daerah dengan tanpa membebani anggaran negara. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan pembiayaan pembangunan infastruktur dengan skema KPBU […]

  • BP Tapera – JHF Agency Jalin Kerjasama Bidang Perumahan

    BP Tapera – JHF Agency Jalin Kerjasama Bidang Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan Japan Housing Finance Agency (JHF) menandatangani kerjasama terkait program pembiayaan perumahan bersubsidi di Langham Hotel Jakarta, Jumat (15/12). Kerjasama ini berlaku hingga dua tahun ke depan. Penandatanganan nota kerjasama dilakukan Komisioner BP Tapera, Adi Setianto dan Senior Executive Director JHF, Yoshida Hideo, yang disaksikan Dirjen […]

Translate »
expand_less