Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Soal Pembiayaan IKN, Ini Saran Pakar

Soal Pembiayaan IKN, Ini Saran Pakar

  • account_circle Adi Guru Mahendra
  • calendar_month Sel, 16 Feb 2021

Jakarta – Pemerintah dipastikan akan terus melanjutkan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di provinsi Kalimantan Timur. Bappenas memperikirakan dari total pembiayaan proyek IKN sebesar Rp 466 triliun, pembiayaan dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) akan mencapai 54,6% atau Rp 254 triliun. Adapun pembiayaan IKN melalui APBN porsinya hanya 19,2% atau Rp 89,472 triliun dan yang berasal dari investasi langsung swasta ataupun BUMN dipatok 26,2% atau sebesar Rp 122,092 triliun.

Khusus untuk pembiayaan perumahan dan perkantoran, Pemerintah akan menggunakan dengan pola KPBU build, lease, and transfer (BLT). Hal ini diutarakan oleh Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Rudy Prawiradinata, saat konferensi pers di Kantor Bappenas, Selasa, 9 Februari 2021. “Kalau swasta mengerjakan dengan pola build, lease, and transfer, itu nanti bisa kita jadi seperti mencicil,” ucap Rudy

Namun demikian, fasilitas yang ada pada IKN bukan hanya perumahan dan perkantoran, sehingga membutuhkan skema pembiayaan lainnya untuk membangun IKN. Dihubungi secara khusus oleh redaksi industriproperti.com, pakar pembiayaan infrastruktur Arnold Mamesah mengusulkan pembiayaan pembangunan IKN melalui recycling assets dan pemanfaatan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF).

“Sebenarnya ada skema yang disebut Recycling Assets dengan ‘menukar’ asset yang ada di Jakarta untuk waktu tertentu misalnya 40-50 tahun dan ‘dibayar’ dengan penyediaan bangunan di IKN,” pungkas Arnold.

Agar recycling assets ini dapat berjalan lancar, Arnold juga menyarankan agar Bendahara Umum Negara atau Menteri Keuangan untuk dapat memberikan konsensi penggunaan dan pengelolaan asset Negara. “Sederhananya memberikan konsesi penggunaan dan pengelolaan aset,” usul Arnold yang juga aktif di Masyarakat Infrastruktur Indonesia (MII).

“Yang jadi masalah skemanya KPBU dan prosesnya panjang berbelit,” pungkas Arnold menyoroti skema dan proses yang dari KPBU. Lebih lanjut Arnold juga menekankan pentingnya private initiative atau prakarsa badan usaha, yang diyakini akan mempercepat proses tersebut.

“Sangat diharapkan muncul skema kreatif dari private dalam memanfaatkan barang (aset) milik negara terutama yang akan idle karena ibukota pindah dan bentuk ini merupakan private initiative atau prakarsa badan usaha umumnya akan lebih smart & agile (cerdas dan lincah) dalam melihat peluang dan mendapatkan terobosan; sehingga secara keseluruhan mempercepat proses dan tentunya memberikan keuntungan yang wajar bagi dunia usaha,” pungkas Arnold.

Meski demikian, Arnold meyakini bahwa  melanjutkan pembangunan IKN adalah pilihan yang tepat untuk mempercepat masuknya investasi dan mendorong pemulihan ekonomi nasional. “Pembangunan investasi infrastruktur jadi (red- jalan) exit from crisis,” jawab Arnold yang juga merupakan Ketua IV The Housing and Urban Development (HUD) Institute. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • kinerja hunian tapak

    Prospek Hunian Tapak Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Paruh pertama tahun 2025, kinerja hunian tapak tetap mencatat kinerja yang solid dengan 6.429 unit baru diluncurkan di wilayah Jabodetabek dan Karawang. Sementara hingga akhir 2025, prospek pasar hunian tapak diperkirakan tetap relatif stabil. “Para pengembang diperkirakan akan lebih memfokuskan diri pada segmen menengah bawah, yang dinilai menjanjikan, didukung oleh meningkatnya daya beli, […]

  • Selamat! Rusmin Lawin dan Rafi Haikal berhasil membawa nama harum FIABCI Indonesia di Panama

    Selamat! Rusmin Lawin dan Rafi Haikal Berhasil Membawa Nama Harum FIABCI Indonesia di Panama

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Bidang Hubungan Luar Negeri Rusmin Lawin resmi terpilih sebagai FIABCI Elected Board 2026-2029. Bersamaan pula dengan terpilihnya Rafi Haikal sebagai 2nd Vice President of Prix D’Excellence Award Committee pada tanggal 5 December di FIABCI Global Leadership Summit 2025 di Panama. “FIABCI, federasi real estat internasional kita, […]

  • Gelar Rakernas, REI Gaungkan Kebangkitan Industri Properti

    Gelar Rakernas, REI Gaungkan Kebangkitan Industri Properti

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2022 di Jakarta dari 12-13 Desember 2022. Rakernas REI 2022 untuk tahun kedua diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19 yang belum mereda sepenuhnya. Kegiatan ini mengusung tema “Momentum Bangkitnya Industri Properti Indonesia”. Ketua Umum DPP REI, Paulus […]

  • REI Lega, Syarat Wajib PBG di SiKumbang Direlaksasi

    REI Lega, Syarat Wajib PBG di SiKumbang Direlaksasi

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyambut baik dan mengapresiasi terbitnya kebijakan pelonggaran (relaksasi) terhadap syarat Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk perumahan bersubsidi. REI terus memperjuangkan adanya relaksasi syarat PBG dalam aplikasi SiKumbang, bahkan sejak tahun lalu. Asosiasi berharap aturan tersebut dapat segera dimplementasikan di lapangan, sehingga salah satu kendala dalam penyaluran dana Fasilitas […]

  • Tipe Hunian Teranyar di Giantara Serpong City Tawarkan DP 0%

    Tipe Hunian Teranyar di Giantara Serpong City Tawarkan DP 0%

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Giantara Group, pengembang proyek Giantara Serpong City mulai memasarkan produk terbarunya. Kegiatan product knowledge kepada para agen properti telah dilakukan di Hall Mall Living World Alam Sutera, awal Februari lalu. Giantara Serpong City dibangun di atas lahan seluas 109 hektar dan menawarkan produk perdananya di District 1 yang diberinama Astera. Zico Machriebie, Marketing […]

  • Kementerian PUPR Masih Matangkan Skema Rent to Own

    Kementerian PUPR Masih Matangkan Skema Rent to Own

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mematangkan skema baru pembiayaan perumahan secara sewa beli atau rent to own. Saat ini sejumlah bank bahkan sudah mengajukan produk terbaru berbasis skema rent to own. Skema kepemilikan rumah secara sewa beli merupakan perjanjian khusus yang memungkinkan konsumen dapat membeli rumah setelah beberapa tahun menyewa […]

Translate »
expand_less