Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kementerian PUPR Segera Garap Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

Kementerian PUPR Segera Garap Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

  • account_circle Oki Baren
  • calendar_month Rab, 9 Mar 2022

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan konektivitas di Pulau Bali dengan mengembangkan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi pada pertengahan tahun 2022. Untuk itu, Kementerian PUPR bersama pihak terkait melakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dimulainya rencana pembangunan jalan tol.

“Tadinya kita akan membangun tol di tengah Pulau Bali. Tapi itu pasti akan banyak merusak lingkungan, sehingga kita ambil jalur pantai,” ucap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan pers, Rabu, 9 Maret 2022.

Jalan tol ini akan menjadi ruas tol pertama yang memiliki jalur sepeda di Indonesia. “Sebab ini merupakan daerah pariwisata maka kita harus sesuaikan,” kata Basuki.

Penandatanganan perjanjian ini oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo serta Direktur Utama PT Tol Jagat Kerthi Bali Tito Sulistio.

Basuki juga mengingatkan untuk selalu menjaga tata kelola bagi dari sisi pendanaan maupun pelaksanaannya. “Tujuannya hanya satu, kualitas dan tata kelola yang baik. Tata kelola harus kita jaga betul. Biasanya penyimpangan terjadi saat pengadaan barang dan jasa, mohon cermati betul-betul,” pesan Menteri Basuki.

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan proyek strategis nasional. “Hal ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional,” kata Danang.

Tahap Konstruksi

Danang menambahkan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi akan mulai konstruksi pada Juni 2022 seiring proses pembebasan lahan dengan target operasionalisasi pada November 2024. Hadirnya tol ini akan memangkas waktu tempuh Pelabuhan Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari semula enam jam menjadi dua jam.

Infrastruktur ini merupakan yang kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 km yang telah beroperasi sejak 2013.  Proyek tol ini memiliki panjang 96,84 km terdiri dari 3 seksi, yakni Seksi 1 Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 54,7 km, Seksi 2 Pekutatan-Soka sepanjang 23,17 km dan Soka-Mengwi 18,9 km.

Jalan tol ini akan memiliki enam simpang susun yaitu simpang susun Cekik, simpang susun Banyubiru dan simpang susun Negara. Selanjutnya, simpang susun Pekutatan, simpang susun Soka dan simpang susun Warnasari. Jalan tol ini juga akan memiliki lajur khusus untuk pengguna kendaraan roda 2 pada SS Pekutatan-Mengwi sepanjang 40 km.

Pelaksana proyek Tol Gilimanuk-Mengwi adalah PT Tol Jagat Kerthi Bali selaku konsorsium pemenang lelang. Masa pengusahaan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi selama 50 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan nilai investasi sebesar Rp 24,6 triliun dan IRR sebesar 11,46%.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Menteri PUPR atas pembangunan jalan tol ini. “Saya sangat mengapresiasi karena tol ini memiliki jalur untuk mobil, motor, sepeda dan pejalan kaki. Terdapat enam simpang susun dan delapan rest area yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Gubernur Koster mengusulkan nama tol ini menjadi Tol Jagat Kerthi Bali. Makna nama itu yakni pembangunan jalan tol ini merupakan infrastruktur ekonomi yang memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakat Bali. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Smart CIty

    Ini Tantangan Pengembangan Smart City

    • calendar_month Ming, 26 Des 2021
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan smart city alias kota cerdas menghadapi sejumlah tantangan, seperti dalam hal ketersediaan dan manajemen data informasi. Selain itu, pentingnya sosialisasi smart city ke masyarakat, aturan yang tegas dalam implementasinya dan literasi digital yang masih rendah. “Dibutuhkan sosialisasi tentang pentingnya smart city mengingat belum ada aturan yang tegas serta rendahnya literasi digital,” terang […]

  • Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yang berlaku sejak 2 November 2020 memberikan dampak pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Setidaknya ada 10 pasal dalam UU Rusun yang terdampak UUCK. “Pasal-pasal yang terdampak Undang-Undang Cipta Kerja dari Undang-Undang No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, misalnya Pasal 16 ayat 2 […]

  • Summarecon Crown Gading

    Summarecon Crown Gading Usung Konsep Inovatif Adaptif

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Summarecon Crown Gading mengusung konsep inovasi berkelanjutan yang mengadaptasi dinamika perubahan kebutuhan pasar terhadap hunian dan kawasan terpadu. Sejak diluncurkan 12 November 2022, kawasan pengembangan ke-8 PT Summarecon Agung Tbk ini tumbuh sebagai kawasan terbaru, gemerlap, dinamis dan bernilai tinggi sekaligus mengedepankan keberlanjutan yang membuat Summarecon Crown Gading sebagai New Kelapa Gading. “Keselarasan […]

  • Edisi Mei 2020

    Majalah REI Edisi Mei 2020

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle adminpro
    • 0Komentar

    #SAVEPROPERTY Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah saat ini nasib industri properti nasional. Pasar properti terseok-seok dalam empat tahun terakhir. Permintaan yang menurun, daya beli masyarakat yang lemah, serta masih kurangnya dukungan regulasi pemerintah termasuk di bidang perizinan dan perpajakan menjadi dilema bagi keberlangsungan industri realestat […]

  • KPR FLPP

    Pasca Idul Fitri, PUPR Optimis PSR Bakal Meningkat

    • calendar_month Ming, 8 Mei 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap optimis pelaksanaan Program Sejuta Rumah (PSR) akan semakin meningkat usai hari raya Idul Fitri. Semakin meningkatnya kebutuhan rumah layak huni serta adanya kebijakan pemerintah untuk mendorong perekonomian di berbagai sektor industri diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap properti di Indonesia. “Kami (Kementerian PUPR-red) tetap […]

  • Ini Komentar REI Soal Kebijakan Pembiayaan Perumahan di 2024

    Ini Komentar REI Soal Kebijakan Pembiayaan Perumahan di 2024

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) terus menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) mengenai strategi pembiayaan perumahan untuk mendukung pembangunan 3 juta unit rumah yang menjadi prioritas pemerintahan baru mendatang di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto mengatakan sejalan dengan pendekatan propertinomic pihaknya selalu mengambil sikap […]

Translate »
expand_less