Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kuartal I 2022, Penyaluran FLPP Lampaui Target

Kuartal I 2022, Penyaluran FLPP Lampaui Target

  • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang kuartal I tahun 2022 oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melampaui target yakni sebanyak 45.777 unit atau Rp5,08 triliun. Nilai ini setara dengan 20,26% dari total target yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan tahun 2022.

“Kuartal I tahun 2022, target penyaluran dana FLPP sebesar 19 persen dari total 226 ribu unit. Alhamdulillah penyalurannya mampu melebihi target dari Kementerian Keuangan,” ungkap Komisioner BP Tapera Adi Setianto, dalam keterangannya, Selasa, 5 April 2022.

Provinsi Jawa Barat menempati urutan teratas yakni sebanyak 14.864 unit atau setara 33,09 persen dari total penyaluran dana FLPP kuartal I tahun 2022. Dari sisi pendapatan, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan gaji Rp 3 juta hingga Rp 4 juta adalah penerima tertinggi yakni 16.451 unit atau 35,49 persen. Dari sisi usia, kelompok 26 – 30 tahun menjadi penerima tertinggi sebanyak 15.303 unit atau 33,45 persen.

Adi Setianto menyadari pencapaian kuartal I 2022 tidak terlepas dari dukungan 39 bank penyalur dan pengembang perumahan. “Titik fokus kami tidak hanya banyaknya jumlah penyaluran. Tapi juga kualitas bangunan dan ketepatan sasaran. Ini menjadi konsen kami sehingga kami harapkan dukungan penuh dari mitra kerja,” ungkap Adi Setianto.

Gelar Gelegar Rezeki Tapera

Tak berpuas dengan hasil yang dicapai melalui penyaluran dana FLPP, BP Tapera juga berupaya keras untuk meningkatkan pemutakhiran data Peserta Tapera di portal kepesertaan Sitara.

Mulai 1 April 2022 bagi peserta yang telah melakukan pemutakhiran data, maka otomatis akan mengikuti program reward “Gelegar Rezeki Tapera”. Peserta itu berhak memperoleh satu nomor undian untuk mendapatkan 156 hadiah senilai miliaran rupiah.

Sebagai informasi, per akhir Februari 2022 data seluruh peserta Tapera (saat ini adalah ASN) yang telah melakukan pemutakhiran data sebanyak 1. 030.278 peserta. Sedangkan jumlah peserta yang tercatat aktif sebanyak 3.882.122 orang.

Adi Setianto berharap dengan adanya upaya ini, sisa peserta aktif dapat segera melakukan pemutakhiran data di portal kepesertaan Sitara. Hal ini sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat, Pemberi Kerja dan Peserta Pekerja wajib melakukan pemutakhiran data kepegawaian dan data individunya.

“Kami menargetkan 80 persen dari peserta yang tercatat aktif bisa melakukan pemutahiran data,” ungkap Adi Setianto.

Dengan pemutakhiran data, peserta dapat menikmati manfaat seperti pengecekan saldo tabungan beserta imbal hasil dan menentukan prinsip pengelolaan dana baik secara konvensional maupun syariah. Selanjutnya, bagi peserta yang eligible dapat mengajukan minat pembiayaan untuk kepemilikan rumah (KPR), pembangunan rumah dan renovasi rumah dengan suku bunga kompetitif.

“Langkah ini sebagai upaya mendorong peserta segera melakukan pemutakhiran data. Tujuannya agar mereka bisa menikmati manfaat yang ada demi mewujudkan rumah pertama bagi MBR. Silakan kunjungi website resmi kami untuk informasi lebih lanjut terkait dengan program Gelegar Rezeki Tapera ini,” tutup Adi Setianto. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • TOD

    PPN DTP Diperpanjang, Segmen Properti Berbasis TOD Makin Diminati

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kebijakan perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) hingga 50% untuk pembelian rumah baru sampai September 2022 diperkirakan akan memperkuat bisnis pengembang properti khususnya di segmen residensial. Apalagi, pengembang dengan kekhususan model bisnis dan diversifikasi produk yang baik, misalnya properti berbasis TOD. Kondisi ini semakin ditopang dengan sentimen pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun […]

  • Bisnis Pembiayaan Rumah Diprediksi Tumbuh Positif di 2023

    Bisnis Pembiayaan Rumah Diprediksi Tumbuh Positif di 2023

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menilai generasi milenial yang mendominasi populasi masyarakat Indonesia saat ini sebagai salah satu captive market pasar properti di Indonesia. BTN mencatat ada sebanyak 5,8 juta generasi milenial (mengacu pada populasi berusia 21-40 tahun) di Indonesia yang belum memiliki rumah. Hal tersebut menjadi salah satu potensi bisnis […]

  • Publik Nikmati Relaksasi Aturan Sektor Properti

    Publik Nikmati Relaksasi Aturan Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Tak hanya pelaku usaha, masyarakat juga ikut menikmati beragam insentif atau kemudahan yang berlaku bagi sektor industri properti nasional. Relaksasi aturan ini diharapkan akan mempercepat upaya kebangkitan industri properti yang akhirnya dapat mengungkit pemulihan ekonomi nasional. “Begitu banyak perubahan untuk memudahkan investasi sekaligus juga memberikan kepastian hukum. Adanya kepastian investasi kepada kita semua termasuk […]

  • KPR FLPP

    Kementerian PUPR: Realisasi KPR FLPP Capai 103.749 Unit

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, realisasi KPR FLPP hingga Juli 2023 mencapai 47,15%, yaitu sebanyak 103.749 unit. “Hingga 7 Juli 2023, realisasi FLPP mencapai 47,15% yaitu sebanyak 103.749 unit, SSB sebesar Rp1,41 triliun, SBUM mencapai 42,59% atau 93.701 unit, dan Tapera sebanyak 21,73% atau […]

  • Ketentuan LVC Jangan Tambah Beban Pengembang

    Ketentuan LVC Jangan Tambah Beban Pengembang

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha berharap rancangan ketentuan terkait Land Value Capture (LVC) tidak menambah beban pengembang properti. Apabila skema baru untuk pendanaan infrastruktur itu dikenakan pada awal pembangunan proyek, tentu saja akan mengerek harga jual unit properti. “LVC ini sangat penting dalam mendukung pembiayaan penyediaan infrastruktur di Indonesia. Idealnya, kebijakan LVC hanya berlaku untuk pembangunan […]

  • intiland tierra

    Intiland Hadirkan Hunian Eksklusif Tierra Residence di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang properti PT Intiland Development Tbk atau Intiland menghadirkan Tierra Residence, sebuah pengembangan perumahan di kawasan superblok modern Tierra, Surabaya Barat. Dibangun di lahan seluas 1,5 hektar, Tierra Residence dirancang dengan lingkungan yang hijau, teduh, dan asri untuk gaya hidup yang seimbang dan berkualitas. Berlokasi di Surabaya Barat, Tierra Residence dikelilingi berbagai pusat […]

Translate »
expand_less